Contoh Soal

Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup – Biologi SMA

Sampel materi untuk guru yang ingin cari soal latihan. Temukan bank soal lengkap dan update dengan cara mendaftar gratis. Kirim soal-soal ini ke murid di kelas Bapak/Ibu Guru lewat Google Classroom, dalam bentuk kuis online, tautan kuis, file kuis, atau cetak langsung!

    1.

    Selain pertumbuhan, makhluk hidup juga mengalami proses perkembangan. Perkembangan adalah ....

    A

    proses bertambahnya berat

    B

    proses bertambahnya jumlah sel

    C

    proses bertambahnya ukuran sel

    D

    proses menuju tercapainya kedewasaan

    E

    proses bertambahnya volume

    Pembahasan:

    Perkembangan merupakan proses menuju tercapainya kedewasaan. Perkembangan tidak dapat diukur secara kuantitatif melainkan dengan kualitatif. Perkembangan dicirikan dengan matangnya organ reproduksi makhluk hidup sehingga dapat berfungsi dengan baik. Pada manusia proses kedewasaan ditandai dengan menstruasi, tumbuhnya payudara, tumbuhnya jakun, kumis atau jenggot dan suara membesar. Sedangkan pada tumbuhan dicirikan dengan menghasilkan biji, bunga dan buah.

    *Proses bertambahnya berat, volume, ukuran dan jumlah sel merupakan proses dari pertumbuhan.

    2.

    sumber: idntimes.com

    Perubahan warna pada bunga hortensia merupakan respons tumbuhan terhadap pengaruh unsur eksternal tumbuhan, yaitu ....

    A

    kadar garam

    B

    air

    C

    keasaman

    D

    suhu

    E

    cahaya matahari

    Pembahasan:

    Pada tumbuhan hortensia terdapat hormon antosianin. Antosianin merupakan pigmen alami pada tumbuhan yang mengekspresikan warna oranye, merah, biru, dan ungu pada tanaman. Selain kandungan antosianin tersebut, perubahan warna pada bunga hortensia juga dipengaruhi unsur-unsur hara dalam tanah, yaitu unsur aluminium. Kandungan aluminium pada tanah tersebut sangat berhubungan dengan tingkat keasaman tanah. Oleh karena itu, warna pada bunga hortensia ini dapat dijadikan sebagai indikator keasaman tanah tempat dia tumbuh.

    • Kelopak bunga berwarna biru jika tanah bersifat asam (pH < 7).
    • Kelopak bunga berwarna merah jambu atau ungu jika tanah bersifat basa (pH > 8).
    • Kelopak bunga menjadi putih krem jika tanah bersifat netral (pH = 7).

    Jadi, jawaban yang tepat adalah keasaman.

    Ingin coba latihan soal dengan kuis online?

    Kejar Kuis
    3.

    Berikut ini pernyataan yang benar tentang pertumbuhan adalah ....

    A

    biji berkecambah

    B

    bunga mulai mekar

    C

    batang semakin menebal

    D

    perubahan embrio menjadi biji

    E

    kemampuan akar menyerap air

    Pembahasan:

    Pertumbuhan adalah perubahan pada tumbuhan yang mengakibatkan bertambahnya ukuran suatu organ. Pertumbuhan dapat diukur (kuantitatif) dan bersifat irreversible atau perubahahn yang sudah terjadi tidak dapat kembali lagi. Berikut ini beberapa contoh pertumbuhan pada tumbuhan.

    • Batang bertambah tinggi
    • Akar bertambah panjang
    • Batang bertambah tebal atau diameter batang bertambah
    • Akar bertambah tebal atau diameter akar bertambah
    • Volume buah semakin besar
    • Permukaan daun semakin luas

    Jadi, pernyataan yang benar tentang pertumbuhan adalah batang semakin menebal.

    4.

    Berikut ini pernyataan yang tepat mengenai fase blastulasi adalah ....

    A

    terbentuk tiga lapisan embrionik

    B

    terbentuk kutub animal dan kutub vegetal

    C

    terdapat rongga di antara kutub animal dan vegetal

    D

    embrio terdiri dari 16-64 sel

    E

    terbentuk arkenteron

    Pembahasan:

    Fase blastulasi merupakan lanjutan dari fase morulasi. Setelah terbentuknya bola padat berjumlah 64 sel pada fase morulasi, proses perkembangan embrio akan memasuki fase blastulasi dengan ciri-ciri sebagai berikut.

    • Lapisan luar dari blastula (tropoblas) membentuk lapisan yang mengelilingi embrio sebenarnya, membentuk suatu struktur yang disebut sebagai blastokista.
    • Embrio dibentuk dari bagian morulla (inner cells mass atau massa sel dalam)
    • Terjadi pembentukan rongga di antara kutub animal dan kutub vegetal. Rongga tersebut berisi cairan/sitoplasma yang disebut blastosol.
    • Embrio akan menempel dan menetap pada dinding uterus untuk periode waktu tertentu

    Jawaban yang tepat adalah terdapat rongga di antara kutub animal dan vegetal.


    *Terbentuk tiga lapisan embrionik --> terjadi pada fase gastrulasi.

    *Terbentuk kutub animal dan kutub vegetal --> terjadi pada fase pembelahan (cleavage).

    *Embrio terdiri dari 16-64 sel --> terjadi pada fase morulasi.

    *Terbentuk arkenteron --> terjadi pada fase gastrulasi.

    Ingin cari soal-soal HOTS?

    Soal HOTS
    5.

    Tahap embrio dibagi menjadi empat, yaitu morulasi, blastulasi, glastrulasi dan organogenesis. Pada fase morulasi terbentuk morula, yaitu ....

    A

    sel-sel hasil pembelahan zigot yang berukuran kecil dan masing-masing berinti

    B

    sel-sel di sekitar permukaan blastula yang berpindah ke lokasi yang lebih dalam

    C

    organ tubuh yang berkembang dari lapisan-lapisan embrionik

    D

    bola sel padat yang terbentuk dari blastomer-blastomer hasil pembelahan

    E

    rongga blastula yang berada di antara kutub animal dan kutub vegetal

    Pembahasan:

    Tahap embrio dibagi menjadi empat, yaitu morulasi, blastulasi, glastrulasi dan organogenesis. Pada fase morulasi terbentuk morula, yaitu bola sel padat yang terbentuk dari blastomer-blastomer hasil pembelahan. Pada fase morulasi, zigot mengalami pembelahan sel dari 1 menjadi 2, 4, 8, 16 dan seterusnya. Pembelahan membagi sitoplasma zigot yang besar menjadi lebih kecil dengan inti pada masing-masing sel yang disebut blastomer. Pembelahan terjadi secara cepat pada kutub animal dan vegetal. Hasil pembelahan blastomer-blastomer selanjutnya akan membentuk bola sel padat yang disebut morula. Proses terbentuknya morula disebut dengan morulasi. Gambar tahap-tahap embrio adalah sebagai berikut.

    sumber: dosenpendidikan.com

    6.

    Sebagian besar tumbuhan tidak dapat hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi. Sel-sel tumbuhan akan mengalami ....

    A

    plasmolisis

    B

    osmosis

    C

    imbibisi

    D

    difusi

    E

    absorpsi

    Pembahasan:

    Kadar garam NaCl dan garam lainnya memengaruhi proses penyerapan air yang dilakukan oleh rambut akar. Apabila kadar garam terlalu tinggi, maka sel-sel tumbuhan akan mengalami plasmolisis, yaitu lepasnya protoplasma ke luar sel karena sel tumbuhan kehilangan cairan. Hal ini membuat sebagian besar tumbuhan tidak dapat hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi, kecuali halofit seperti mangrove.

    Jadi saat kadar garam terlalu tinggi sel-sel tumbuhan akan mengalami plasmolisis. Plasmolisis merupakan lepasnya membran plasma dari dinding sel pada sel tumbuhan karena berada di lingkungan yang hipertonik. Berikut merupakan gambar sel tumbuhan yang mengalami plasmolisis jika dilihat dari mikroskop.

    sumber: unityofscience.org


    *Osmosis merupakan peristiwa perpindahan air melalui membran semipermeabel dari larutan encer (hipotonik) ke larutan pekat (hipertonik).

    *Imbibisi merupakan peristiwa masuknya air ke rongga jaringan, biasanya terjadi pada benih yang akan berkecambah.

    *Difusi merupakan peristiwa perpindahan molekul dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah.

    *Absorpsi merupakan peristiwa suatu zat cair masuk ke dalam suatu tubuh atau zat padat (proses penyerapan).

    Ingin cari soal-soal AKM?

    Hubungi Kami
    7.

    Perhatikan pernyataan berikut!

    1. Lebih terjamin dan bebas dari serangga dan hama penyakit
    2. Kurang efisien dalam teknis perawatan dan peralatan yang digunakan
    3. Tercemar pestisida, limbah, dan kotoran
    4. Tanaman akan lebih cepat layu dan mengalami stres
    5. Kualitas tanaman yang dihasilkan lebih bagus dan tidak kotor
    6. Membutuhkan ruang atau lahan yang luas

    Kelebihan dan kekurangan bertanam dengan sistem hidroponik ditunjukkan oleh nomor ....

    A

    1, 3, dan 5

    B

    1, 4, dan 5

    C

    2, 4, dan 6

    D

    2, 5, dan 6

    E

    2, 3, dan 5

    Pembahasan:

    Bertanam dengan sistem hidroponik yaitu budidaya tanaman tanpa tanah. Budidaya ini memanfaatkan air untuk media tanam. Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan sistem bertanam hidroponik.

    Kelebihan

    1. Dapat dilakukan pada ruang atau tempat yang terbatas dan higienis
    2. Tanaman tumbuh lebih cepat dan penggunaan pupuk bisa lebih hemat
    3. Lebih terjamin dan bebas dari serangga dan hama penyakit
    4. Tidak tercemar pestisida, limbah, dan kotoran
    5. Produksi tanaman lebih tinggi dibanding dengan menggunakan media tanam tanah biasa
    6. Efisien dalam teknis perawatan dan peralatan yang digunakan
    7. Kualitas tanaman yang dihasilkan lebih bagus dan tidak kotor

    Kekurangan

    1. Membutuhkan modal yang besar
    2. Pada kultur substrat, kapasitas menahan air media substrat lebih kecil daripada media tanah, sehingga akan menyebabkan tanaman lebih cepat layi dan mengalami stres.


    Jadi, jawaban yang tepat adalah pernyataan nomor 1, 4, dan 5.

    8.

    Perhatikan tabel berikut!

    Pasangan jaringan asal dan jaringan hasil setelah terjadi perkembangan yang benar adalah nomor ....

    A

    1, 2, dan 3

    B

    2, 3, dan 4

    C

    3, 4, dan 5

    D

    2, 4, dan 5

    E

    1, 3, dan 5

    Pembahasan:

    Jaringan primer akar terbentuk dari ketiga jenis jaringan berikut ini.

    • Protoderm, merupakan jaringan terluar yang akan berkembang menjadi epidermis.
    • Prokambium, yaitu jaringan yang terletak paling dalam. Jaringan ini akan membentuk stele (silinder pusat) yang terdiri dari perisikel dan berkas pembuluh xilem dan floem. Dari bagian perisikel dapat tumbuh akar lateral (akar samping).
    • Meristem dasar, yaitu jaringan yang terletak di antara protoderm dan prokambium. Meristem akan membentuk jaringan parenkim yang mengisi bagian korteks.


    Jadi, pernyataan yang benar ditunjukkan nomor 2, 3, dan 4.

    Ingin tanya tutor?

    Tanya Tutor
    9.

    Dewa melakukan praktikum dengan menggunakan kecambah. Kecambah diletakan pada posisi miring lalu didiamkan tumbuh. Setelah beberapa hari, Dewa datang untuk mengukur pertumbuhan tanaman, namun Dewa menemukan bahwa tunas kecambah tumbuh membengkok ke arah atas sedangkan akar tumbuh membengkok ke arah bawah. Mengapa hal ini terjadi?

    A

    Karena adanya pengaruh gravitasi sehingga muncul respons gravitasi positif pada akar dan gravitasi negatif pada tunas.

    B

    Karena adanya pengaruh sentuhan sehingga tunas dan akar tumbuh ke arah yang berlawanan.

    C

    Karena adanya pengaruh dari cahaya matahari sehingga tunas tumbuh ke arah atas (matahari) sedangkan akar tumbuh ke bawah.

    D

    Karena adanya pengaruh air sehingga akar akan bergerak ke bawah mencari sumber air.

    E

    Karena adanya pengaruh organisme parasit dan herbivora yang berbahaya bagi pertumbuhan.

    Pembahasan:

    Tumbuhan yang diletakan pada posisi miring oleh Dewa menghasilkan pertumbuhan tunas ke arah atas sedangkan akar tumbuh membengkok ke arah bawah karena adanya pengaruh gravitasi sehingga muncul respons gravitasi positif pada akar dan gravitasi negatif pada tunas. Pada tumbuhan terdapat pengendapan statolit di sel tudung akar sehingga mampu mengetahui gravitasi. Statolit merupakan plastida khusus yang mengandung butiran pati padat. Pengendapan statolit pada titik terendah tudung akar membuat auksin terdistribusi dan menyebabkan pemanjangan akar sehingga akar akan membengkok ke bawah.


    *Pengaruh sentuhan terjadi pada tanaman anggur dan tanaman mentimun yang diberikan penopang. Sulur pada tanaman akan memberikan respon berupa lilitan pada penopang tersebut.

    *Pengaruh cahaya pada tanaman dapat terlihat pada laju pertumbuhan tanaman. Jika tanaman diletakkan pada tempat yang gelap/kekurangan cahaya maka pertumbuhan akan lebih cepat (etiolasi).

    *Pengaruh air pada pertumbuhan tanaman dapat terlihat jelas pada kondisi tanaman. Apabila tanaman kekurangan air maka akan terlihat layu, begitupun sebaliknya.

    *Pengaruh organisme parasit dan herbivora dapat menjadi ancaman bagi tanaman karena keduanya dapat menyebabkan tanaman mati.

    10.

    Perhatikan gambar berikut!

    sumber: steemit.com

    Tumbuhan bakau merupakan salah satu tumbuhan yang dapat hidup di daerah kekurangan oksigen seperti rawa karena memiliki ....

    A

    daun

    B

    batang

    C

    bunga

    D

    biji

    E

    akar napas

    Pembahasan:

    Oksigen merupakan faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. Tumbuhan memerlukan oksigen untuk melakukan metabolisme di dalam sel yang menghasilkan energi. Jika tumbuhan kekurangan oksigen maka tumbuhan akan mengalami penuaan dan mati. Hal ini karena adanya hormon etilen yang diproduksi pada saat tumbuhan kekurangan oksigen. Oleh sebab itu, tumbuhan akan sulit bertahan hidup di daerah yang miskin oksigen.

    Akan tetapi hal itu tidak berlaku pada tumbuhan bakau. Tumbuhan bakau merupakan salah satu tumbuhan yang dapat hidup di daerah kekurangan oksigen seperti rawa karena memiliki akar napas. Akar napas dapat membantu tumbuhan bakau untuk mengambil oksigen langsung dari udara karena akarnya tidak terendam lumpur.

    Daftar dan dapatkan akses ke puluhan ribu soal lainnya!

    Buat Akun Gratis