Contoh Soal

Teks Eksposisi – Bahasa Indonesia SMP

Sampel materi untuk guru yang ingin cari soal latihan. Temukan bank soal lengkap dan update dengan cara mendaftar gratis. Kirim soal-soal ini ke murid di kelas Bapak/Ibu Guru lewat Google Classroom, dalam bentuk kuis online, tautan kuis, file kuis, atau cetak langsung!

    1.

    Di bawah ini merupakan contoh pola pengembangan paragraf eksposisi, kecuali ....

    A

    deduktif

    B

    induktif

    C

    campuran

    D

    analogi

    Pembahasan:

    Jenis pola pengembangan teks eksposisi dibagi menjadi tiga, yaitu

    1. Pola paragraf umum-khusus (paragraf deduktif) → Pola ini dikembangkan dengan posisi gagasan utama (utama) di awal lalu diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas (khusus) yang disertai fakta, bukti, atau contoh pendukung.
    2. Pola paragraf khusus-umum (paragraf induktif) → Pola ini dikembangkan dengan posisi kalimat-kalimat penjelas (khusus) yang disertai fakta, bukti, atau contoh pendukung di awal lalu disimpulkan dengan gagasan utama (umum) yang terletak di akhir.
    3. Pola paragraf campuran → Pola pengembangan ini menggunakan kalimat yang mengandung gagasan utama di awal dan akhir paragraf. Di tengah-tengahnya terdapat kalimat penjelas. Namun, kalimat yang terletak di akhir paragraf merupakan jenis kalimat penegasan, bukan pengulangan.

    Dari analisis tersebut, maka yang bukan termasuk pola pengembangan paragraf eksposisi adalah analogi.

    2.

    Di dalam teks eksposisi tidak boleh ada kata yang memiliki makna konotatif dan harus bermakna denotatif. Maksud dari makna denotatif adalah ....

    A

    arti secara harfiah dari sebuah kata

    B

    kata yang mengandung makna ganda

    C

    perumpamaan sesuatu istilah

    D

    perbandingan dari dua unsur yang berbeda

    Pembahasan:

    Denotatif adalah pengertian yang dimiliki sebuah kata secara objektif. Semisal kamar kecil maka apabila dalam makna denotatif nya berarti kamar yang kecil. Sehingga, makna denotatif adalah arti secara harfiah dari sebuah kata.

    Sedangkan makna konotatif adalah arti ambigu atau arti yang bukan sebenarnya yang dimiliki sebuah kata. Seperti contoh kata kamar kecil tersebut memiliki makna konotatif sebagai kamar mandi.

    Sehingga, maksud dari makna denotatif adalah arti secara harfiah dari sebuah kata.

    Ingin coba latihan soal dengan kuis online?

    Kejar Kuis
    3.

    Struktur teks eksposisi yang berisi penegasan ulang penulis mengenai topik yang diangkat merupakan isi struktur ....

    A

    simpulan

    B

    pembuka

    C

    argumen

    D

    judul

    Pembahasan:

    Teks eksposisi adalah teks yang berisi paparan suatu masalah yang bersifat penting. Struktur teks eksposisi dibagi menjadi 4, antara lain sebagai berikut.

    1. Judul atau kepala karangan. Bagian ini berfungsi sebagai penarik perhatian pembaca sekaligus memaparkan secara singkat isi dari teks tersebut.
    2. Tesis atau pembukaan. Bagian ini berisi gagasan penulis tersebut terhadap topik yang dibahas.
    3. Argumen atau isi. Bagian ini berisi alasan-alasan pendukung untuk memperkuat gagasan penulis. Penjelasan tambahan berupa data-data statistik, gambar, grafik, dan diagram sebagai ilustrasi yang diambil dari sumber terpercaya diletakkan di bagian ini.
    4. Simpulan atau penutup. Bagian ini berisi penegasan ulang dari inti teks. 


    Sehingga, dapat disimpulkan bahwa struktur teks eksposisi yang berisi penegasan ulang penulis mengenai topik yang diangkat merupakan isi struktur simpulan

    4.

    Perhatikan teks berikut!

    Bahaya Mengonsumsi Kopi secara Berlebihan bagi Kesehatan

    Mengonsumsi kopi secara berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius bagi tubuh. Walaupun beberapa penelitian mengatakan bahwa kopi memiliki manfaat bagi kesehatan, bukan berarti kita bisa menikmatinya sesuka hati. Terlalu banyak mengonsumsi kopi dapat membawa efek negatif bagi tubuh.

    Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi atau kafein dalam sehari tidak boleh lebih dari 400 mg atau dua cangkir. Konsumsi kopi secara berlebihan dikhawatirkan akan memicu beberapa masalah kesehatan seperti jantung berdetak kencang, menyebabkan osteoporosis dan melemahnya tulang. Selain itu, konsumsi kopi berlebih menyebabkan diare, meningkatnya asam lambung, menyebabkan sindrom iritasi pada usus, dan membuat tubuh mengalami dehidrasi.

    Kopi memang nikmat diminum dalam kondisi apa pun, terutama saat udara dingin atau saat sedang ngantuk. Namun, perlu diingat bahwa mengonsumsi kopi secara berlebihan membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

    (Sumber: https://www.alodokter.com, dengan penyesuaian)


    Teks di atas termasuk dalam teks ....

    A

    eksposisi

    B

    berita

    C

    cerita pendek

    D

    fabel

    Pembahasan:

    Menentukan jenis teks dapat dilihat dari struktur pembentuk teks tersebut.

    Bagian judul menunjukkan mengenai isi dari teks tersebut secara keseluruhan, yaitu mengenai bahaya mengonsumsi kopi secara berlebihan.

    Paragraf pertama menunjukkan mengenai gagasan penulis mengenai bahaya mengonsumsi kopi secara berlebihan bagi kesehatan.

    Paragraf kedua menunjukkan argumentasi penulis yang mendukung gagasannya mengenai bahaya mengonsumsi kopi secara berlebihan bagi kesehatan. Di paragraf ini, penulis menjelaskan efek yang terjadi pada tubuh ketika mengonsumsi kopi secara berlebihan.

    Di paragraf ketiga, penulis menegaskan ulang bahwa konsumsi kopi secara berlebihan membawa dampak buruk bagi tubuh.

    Dari paparan di atas, struktur yang kita dapatkan adalah judul, gagasan, argumentasi, penegasan ulang. Teks yang memiliki struktur seperti ini adalah teks eksposisi. Teks eksposisi adalah teks yang berisi paparan suatu masalah yang bersifat penting.

    Ingin cari soal-soal HOTS?

    Soal HOTS
    5.

    Cermati penggalan teks eksposisi berikut!

    Minat baca orang-orang di Indonesia sangat rendah. Rata-rata jumlah buku yang dibaca orang-orang di Indonesia adalah 3-4 buku per minggu dengan durasi rata-rata 30-59 menit. Berdasarkan Most Littered Nation In the World 2016, minat baca di Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara lainnya yang mengikuti penilaian. Sedangkan dari Programme for International Student Assessment (PISA) oleh OECD tahun 2015, Indonesia menempati peringkat 69 dari 76 negara, dengan skor membaca di bawah rata-rata.

    (Sumber: riri.id, dengan penyesuaian)


    Struktur teks eksposisi pada penggalan teks di atas adalah ....

    A

    argumentasi berdasarkan data peringkat

    B

    argumentasi berdasarkan pendapat para ahli

    C

    penegasan ulang

    D

    tesis

    Pembahasan:

    Apabila kita cermati paragraf tersebut, kalimat pertama diisi dengan kalimat-kalimat yang memberikan data mengenai rata-rata durasi dan banyaknya buku yang dibaca orang Indonesia per minggu. Selain itu, penulis juga menyertakan data peringkat Indonesia yang rendah dibandingkan negara lain di dunia dalam bidang peminatan membaca ini.

    Penulis mencantumkan data-data peringkat Indonesia sebagai tolak ukur rendahnya minat baca penduduk Indonesia, sehingga struktur pada penggalan teks di atas adalah argumentasi berdasarkan data peringkat.

    6.

    Cermati penggalan teks eksposisi berikut!

    (1) Jepang adalah negara modern yang kultur masyarakatnya masih bersifat patriarkis. (2) Ciri utamanya adalah masih maraknya anggapan bahwa perempuan harus didomestikasi. (3) Perempuan dibebani kewajiban mengurus anak dan rumah, sementara pekerjaan di luar diurus sepenuhnya oleh suami. (4) Pandangan seperti itulah yang melahirkan sikap bias gender dari para pejabat eksekutif di Tokyo Medical School soal karier dokter perempuan, ketakutan akan kekurangan staf kesehatan perempuan jika mereka memutuskan untuk punya anak, hingga munculnya praktik manipulasi skor ujian masuk.

    (Sumber: tirto.id, dengan penyesuaian)


    Kata teknis domestikasi pada kalimat kedua paragraf tersebut berarti ....

    A

    pembatasan ruang gerak perempuan ke area dalam bidang domestik saja atau bidang kerumah tanggaan

    B

    pemberian kebebasan bagi perempuan untuk berpendapat

    C

    dominasi wanita setelah emansipasi wanita

    D

    pembatasan ruang gerak laki-laki dalam bekerja di rumah

    Pembahasan:

    Kata teknis merupakan suatu istilah di dalam topik yang dibahas. Semisal kita memiliki topik mengenai media sosial, maka kata teknis yang bisa digunakan antara lain database, server, akun, hacker, dan sebagainya.

    Di soal ditanyakan mengenai kata teknis domestikasi. Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), domestikasi berarti penjinakan hewan liar atau hewan buas dan sebagainya. Namun, di dalam penggalan teks tersebut, kata domestikasi digunakan untuk menggambarkan kondisi housewifization atau pengiburumahtanggaan kaum perempuan. Istilah domestikasi yang berarti proses pembatasan ruang gerak perempuan ke area dalam bidang domestik perempuan saja. Istilah ini diperkenalkan oleh salah satu tokoh yaitu Maria Miez dan sudah jarang digunakan pada era saat ini. Menurut Mies, pengiburumahtanggaan merupakan proses pendefinisian sosial perempuan sebagai ibu rumah tangga terlepas dari apakah mereka memang ibu rumah tangga atau bukan. Implikasi pendefinisian semacam ini ialah bahwa mereka dianggap secara ekonomis tergantung pada suami. Hal ini sangat cocok dengan konteks budaya patriarki Jepang yang terdapat di dalam teks.

    Sehingga, kata teknis domestikasi pada kalimat kedua paragraf tersebut berarti pembatasan ruang gerak perempuan ke area dalam bidang domestik saja atau bidang kerumah tanggaan.

    Ingin cari soal-soal AKM?

    Hubungi Kami
    7.

    Kalimat di bawah ini tidak mengandung konjungsi kausalitas, kecuali ...

    A

    Bima merupakan salah satu korban kecelakaan tersebut, sehingga dia harus menjalani serangkaian wawancara sebagai saksi.

    B

    Pada akhirnya, aktivitas pagi itu dibubarkan dan kelas kembali berjalan seperti biasanya.

    C

    Beberapa tumpuk sandwich telah terhidang di meja setelah ibu mengemas makan siang mereka.

    D

    Lalu, masukkan saus sambal ke dalam adonan tepung terigu tadi.

    Pembahasan:

    Konjungsi kausalitas adalah kata hubung yang menghubungkan antara dua kalimat yang menguraikan tentang hubungan sebab akibat. Contoh konjungsi kausalitas, yaitu sebab, sehingga, karena, oleh karena itu, oleh sebab itu, maka dari itu, dan sebagainya.

    Apabila kita cermati pilihan jawaban tersebut, yang mengandung konjungsi kausalitas adalah pilihan jawaban berikut.

    Bima merupakan salah satu korban kecelakaan tersebut, sehingga dia harus menjalani serangkaian wawancara sebagai saksi.

    Kalimat tersebut mengandung kata sehingga yang menunjukkan hubungan sebab akibat seperti pengertian konjungsi kausalitas sebelumnya.

    8.

    Perhatikan teks berikut!

    Bahaya Mengonsumsi Kopi secara Berlebihan bagi Kesehatan

    Mengonsumsi kopi secara berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius bagi tubuh. Walaupun beberapa penelitian mengatakan bahwa kopi memiliki manfaat bagi kesehatan, bukan berarti kita bisa menikmatinya sesuka hati. Terlalu banyak mengonsumsi kopi dapat membawa efek negatif bagi tubuh.

    Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi atau kafein dalam sehari tidak boleh lebih dari 400 mg atau dua cangkir. Konsumsi kopi secara berlebihan dikhawatirkan akan memicu beberapa masalah kesehatan seperti jantung berdetak kencang, menyebabkan osteoporosis dan melemahnya tulang. Selain itu, konsumsi kopi berlebih menyebabkan diare, meningkatnya asam lambung, menyebabkan sindrom iritasi pada usus, dan membuat tubuh mengalami dehidrasi.

    Kopi memang nikmat diminum dalam kondisi apa pun, terutama saat udara dingin atau saat sedang ngantuk. Namun, perlu diingat bahwa mengonsumsi kopi secara berlebihan membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

    (Sumber: https://www.alodokter.com, dengan penyesuaian)


    Struktur argumentasi di dalam teks eksposisi tersebut ditunjukkan pada paragraf ke ....


    A

    dua

    B

    satu

    C

    tiga

    D

    tidak ada jawaban benar karena teks bukan termasuk teks eksposisi

    Pembahasan:

    Teks di atas termasuk jenis teks eksposisi dilihat dari strukturnya.

    Bagian judul menunjukkan mengenai isi dari teks tersebut secara keseluruhan, yaitu mengenai bahaya mengonsumsi kopi secara berlebihan.

    Paragraf pertama menunjukkan mengenai gagasan penulis mengenai bahaya mengonsumsi kopi secara berlebihan bagi kesehatan.

    Paragraf kedua menunjukkan argumentasi penulis yang mendukung gagasannya mengenai bahaya mengonsumsi kopi secara berlebihan bagi kesehatan. Di paragraf ini, penulis menjelaskan efek yang terjadi pada tubuh ketika mengonsumsi kopi secara berlebihan.

    Di paragraf ketiga, penulis menegaskan ulang bahwa konsumsi kopi secara berlebihan membawa dampak buruk bagi tubuh.

    Dari paparan di atas, struktur yang kita dapatkan adalah judul, gagasan, argumentasi, penegasan ulang. Sehingga, dapat kita simpulkan bahwa bagian teks eksposisi yang berisi argumentasi berada pada paragraf kedua.

    Ingin tanya tutor?

    Tanya Tutor
    9.

    Ada beberapa langkah dalam menyusun teks eksposisi, beberapa langkah-langkah tersebut antara lain ....

    (Pilih semua jawaban yang benar!)

    A

    memilih dan menemukan topik yang akan diangkat atau ditulis

    B

    mengumpulkan data untuk memperkuat gagasan

    C

    memperhatikan latar belakang penulis

    D

    menggunakan pandangan pribadi secara keseluruhan

    Pembahasan:

    Langkah-langkah menyusun teks eksposisi adalah sebagai berikut.

    1. Memilih dan menemukan topik yang akan diangkat atau ditulis.
    2. Menentukan tujuan penulisan topik tersebut.
    3. Mengumpulkan data untuk memperkuat gagasan.
    4. Menyusun kerangka tulisan.
    5. Membahas masalah dengan mengembangkan kerangka karangan.
    6. Membuat simpulan.


    Sehingga, pilihan jawaban yang benar dari beberapa langkah menyusun teks eksposisi yang benar adalah memilih dan menemukan topik yang akan diangkat atau ditulis; mengumpulkan data untuk memperkuat gagasan.

    10.

    Struktur teks eksposisi dibagi menjadi 4 bagian yang saling berurutan, yaitu ....

    A

    judul, tesis, argumen, dan simpulan

    B

    pembuka, isi, penutup, dan kesimpulan

    C

    judul, argumen, tesis, dan simpulan

    D

    tesis, argumen, kesimpulan, dan penutup

    Pembahasan:

    Teks eksposisi adalah teks yang berisi paparan suatu masalah yang bersifat penting. Struktur teks eksposisi dibagi menjadi 4 bagian, antara lain sebagai berikut.

    1. Judul atau kepala karangan. Bagian ini berfungsi sebagai penarik perhatian pembaca sekaligus memaparkan secara singkat isi dari teks tersebut.
    2. Tesis atau pembukaan. Bagian ini berisi gagasan penulis tersebut terhadap topik yang dibahas.
    3. Argumen atau isi. Bagian ini berisi alasan-alasan pendukung untuk memperkuat gagasan penulis. Penjelasan tambahan berupa data-data statistik, gambar, grafik, dan diagram sebagai ilustrasi dan diambil dari sumber yang terpercaya diletakkan di bagian ini.
    4. Simpulan atau penutup. Bagian ini berisi penegasan ulang dari inti teks. 


    Sehingga, dapat disimpulkan bahwa struktur teks eksposisi dibagi menjadi 4 yang saling berurutan, yaitu judul, tesis, argumen, dan simpulan.

    Daftar dan dapatkan akses ke puluhan ribu soal lainnya!

    Buat Akun Gratis