Contoh Soal TKA

Bahasa Indonesia

Persiapan TKA: Peta Terpercaya Menuju Sukses Ujian

Menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) tidak lagi harus membingungkan. Kejarcita menghadirkan program Persiapan TKA yang dirancang khusus sebagai "peta dan kompas" bagi sekolah untuk mempersiapkan ujian dengan akurat. Kami mengintegrasikan teknologi dan strategi untuk memastikan guru dan siswa melangkah dengan penuh keyakinan. Melalui program ini, Guru dapat mengoptimalkan strategi pengajaran dengan memahami tren pola soal dan tingkat kesulitan TKA secara mendalam. Di sisi lain, Siswa diajak untuk mengenal kekuatan diri melalui latihan yang terfokus pada area pengembangan yang paling krusial.

Keunggulan Utama Kami:

  • Bank Soal Komprehensif: Ribuan soal TKA asli dan terbaru dengan pembahasan mendalam untuk mengasah kemampuan analitis.
  • Simulasi Realistis: Platform tryout dengan sistem dan tampilan yang menyerupai ujian aslinya, membantu siswa beradaptasi dengan tekanan waktu.
  • Teknik & Strategi: Pelatihan khusus untuk menguasai manajemen waktu dan ketajaman dalam menjawab soal tanpa terjebak.
Lengkapi sekolah dengan persiapan yang terukur dan efektif. "Dengan mengetahui medan, langkah kita menjadi lebih mantap".

    1.

    Dalam cerpen tersebut, Safedi dijuluki guru kalera oleh seorang bapak. Julukan ini menggambarkan fenomena ….

    A

    tuduhan tak berdasar sebagai pelampiasan kekecewaan

    B

    kesalahpahaman si bapak mengenai kondisi guru

    C

    prasangka yang muncul akibat kesalahan informasi

    D

    anggapan si bapak terhadap perilaku guru honorer

    E

    keraguan si bapak terhadap kejujuran seorang guru

    Pembahasan:

    Untuk menjawab soal tersebut, kita perlu melihat hal yang melatarbelakangi munculnya julukan guru kalera dalam cerpen. Julukan tersebut muncul setelah seorang bapak mempertanyakan pungutan sekolah dan menuduh Safedi ikut makan uang murid.

    • tuduhan tak berdasar sebagai pelampiasan kekecewaan → tepat. Berdasarkan teks tersebut, si bapak memang menuduh Safedi ikut menikmati uang sekolah, yang menurutnya tidak semestinya dipungut. Si bapak merasa kecewa karena harus membayar uang sekolah padahal mengira itu gratis. Ia tidak tahu pasti duduk perkara uang sekolahnya, tetapi memilih untuk melampiaskan kekecewaannya pada Safedi yang kebetulan sedang lewat.
    • kesalahpahaman si bapak mengenai kondisi guru → tidak tepat. Si bapak kemungkinan tidak paham tentang masalah uang sekolah maupun kondisi atau perilaku Safedi. Ia merasa kecewa dan memilih untuk melampiaskan kekecewaannya pada Safedi.
    • prasangka yang muncul akibat kesalahan informasi → tidak tepat. Si bapak memang berprasangka pada pihak sekolah tanpa pandang bulu. Namun, informasi tentang pungutan uang sekolah belum tentu merupakan kesalahan informasi. Bisa saja si bapak yang salah paham atau salah ingat  informasi yang didengarnya.
    • anggapan si bapak terhadap perilaku guru honorer → tidak tepat. Si bapak menuduh Safedi secara pribadi, bukan guru honorer secara umum. Selain itu, ucapan si bapak lebih berupa pelampiasan kekecewaan dibandingkan persepsi negatif tentang guru secara umum.
    • keraguan si bapak terhadap kejujuran seorang guru → tidak tepat. Keraguan si bapak lebih bersifat pribadi dibandingkan guru secara umum. Mungkin memang si bapak meragukan kejujuran Safedi, tetapi tuduhannya lebih mencerminkan pelampiasan kekecewaan dibanding keraguannya.

    Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah tuduhan tak berdasar sebagai pelampiasan kekecewaan.

    2.

    Jika cerita dilanjutkan, kemungkinan yang akan terjadi adalah ...

    Tentukan Tepat dan Tidak Tepat untuk setiap penyataan berikut!

    Pembahasan:

    Untuk menjawab soal tersebut, kita perlu melihat masalah yang sedang dihadapi tokoh dan tindakan yang paling logis sesuai karakter dan situasi Safedi dalam teks.

    • Safedi mencari pekerjaan sampingan untuk membantu keluarganya → tepat. Berdasarkan teks tersebut, Aisia dengan jelas meminta Safedi mencari usaha tambahan. Safedi terkesan seperti orang yang bertanggungjawab, jadi ia mungkin akan berusaha memenuhi permintaan istrinya.
    • Murid-murid meminta maaf setelah menyadari kesulitan gurunya → tepat. Sebagai seorang guru, Safedi terkesan dihormati oleh murid-muridnya. Buktinya, mereka masih menanggapi sapaan Safedi. Jadi, jika mereka tahu kondisi Safedi, mereka mungkin akan merasa bersalah karena sudah mengejek pakaian Safedi.
    • Aisia memilih diam dan tidak pernah menyampaikan keluhannya lagi → tidak tepat. Pada teks di atas, Aisia berulang kali mengeluh karena kesulitan ekonomi yang mereka alami. Sepertinya memang sifat Aisia yang menyampaikan keluhan jika ada masalah yang dihadapinya. Jadi, Aisia berhenti mengeluh hanya jika kondisinya terpenuhi, misalnya dengan adanya gaji tambahan dari pekerjaan sampingan Safedi. Namun jika gaji tambahan Safedi masih belum cukup juga, atau sampingan Safedi menimbulkan masalah lain, maka Aisia bisa jadi masih menyampaikan keluhannya.
    • Safedi memilih berhenti mengajar karena tertekan dengan keadaan → tidak tepat. Safedi terkesan seperti orang yang bertanggungjawab pada keluarganya, jadi rendah kemungkinannya ia memilih untuk berhenti mengajar. Ini karena keluarganya bergantung pada upah kerjanya untuk biaya hidupnya. Jika ia berhenti mengajar, maka keluarganya akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

    Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah Tepat, Tepat, Tidak Tepat, dan Tidak Tepat.

    Ingin coba latihan soal dengan kuis online?

    Kejar Kuis
    3.

    Menurut teks di atas, alasan penyebaran hallyu di hampir seluruh dunia adalah …. (Pilih semua jawaban yang benar!)

    A

    adanya pengaruh dari Lingkaran Valeriepieris

    B

    upaya pemerintah dalam mendukung hallyu

    C

    budaya Korea memang relatif lebih menarik

    D

    Korea terletak di dekat pasar Jepang dan Cina

    E

    musik dan film Korea hadir di semua platform

    Pembahasan:

    Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita dapat mencermati kutipan berikut.

    Bagaimana hal ini bisa terjadi? Salah satu faktor penyebabnya yaitu keuntungan dari kondisi geografi dan sejarah. Korea terletak di dalam Lingkaran Valeriepieris. Ada lebih banyak orang yang tinggal dalam lingkaran tersebut daripada yang tinggal di luarnya. Artinya, Korea berada di tengah pasar besar negara-negara yang berpenduduk banyak dan sebagian sangat maju, seperti Jepang atau Cina. 

    Dari kutipan di atas, yang disebut sebagai faktor penyebab adalah kondisi geografi dan sejarah. Tidak disebut mengenai upaya pemerintah, budaya Korea, maupun kehadiran musik dan film Korea di semua platform

    Jadi, pilihan jawaban yang benar adalah adanya pengaruh dari Lingkaran Valeriepieris dan Korea terletak di dekat pasar Jepang dan Cina.

    4.

    Alasan Hukoo belum mau berhenti menjadi nelayan adalah ...

    A

    Hukoo masih belum tahu apa yang akan ia lakukan untuk mencari nafkah jika pada akhirnya ia berhenti menjadi nelayan di desanya.

    B

    Hukoo masih berpegang teguh pada petuah orang tuanya untuk menjaga ekosistem sungai dan kelestarian ikan di sungai tersebut.

    C

    Hukoo masih berharap sungai di daerahnya bisa tetap berlanjut menjadi sumber penghasilan dan keberkahan bagi keluarganya.

    D

    Hukoo meyakini kalau ekosistem sungai tersebut sebenarnya belum dirusak aktivitas pertambangan dan pembukaan lahan sawit.

    E

    Hukoo berhasil dibujuk oleh istrinya untuk tetap bertahan menjadi seorang nelayan yang mencari nafkah di sungai tersebut.

    Pembahasan:

    Pernyataan yang menjelaskan alasan Hukoo belum mau berhenti menjadi nelayan adalah Hukoo meyakini kalau ekosistem sungai tersebut sebenarnya belum dirusak aktivitas pertambangan dan pembukaan lahan sawit. 

    Hal ini dapat dicermati pada kutipan berikut.

    Kendati begitu, tidak pernah ada hasil penelitian yang memberikan kesimpulan secara serius bahwa aktivitas lalu-lalang tongkang batu bara dan pembukaan lahan sawit di daerah itu berdampak pada ekosistem dan keanekaragaman hayati ikan-ikan di sungai tersebut. Dan karena itulah, Hukoo belum menyerah jadi nelayan.

    Kutipan tersebut menunjukkan bahwa Hukoo berpegang pada hasil penelitian. Karena belum ada hasil penelitian yang memberikan kesimpulan secara serius kalau hasil sungai sudah terdampak aktivitas manusia, Hukoo  memutuskan untuk bertahan menjadi nelayan. Ia masih berharap kalau aktivitas tongkang dan pembukaan lahan tidak berdampak negatif pada hasil tangkapan ikan di sungai, sehingga ia bisa terus berprofesi sebagai nelayan.

    Ingin cari soal-soal HOTS?

    Soal HOTS
    5.

    Usaha yang dilakukan untuk menemukan Sukri adalah ....

    (Pilih semua jawaban benar!)

    A

    menyusur tepi sekitar bengawan

    B

    merapalkan doa-doa untuk Sukri

    C

    meminta bantuan pihak luar

    D

    berenang menyusur bengawan

    E

    melakukan ritual adat daerah

    Pembahasan:

    Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita dapat melihat kutipan berikut ini.

    • Malam hari setelah Sukri terbawa arus di waktu sore, Salim, bapaknya diminta untuk pergi ke hulu bengawan oleh kakek Sukri.
    • Tepat di hari kelima belas, orang-orang kampung masih merapal doa bersama kakek Sukri.

    Kutipan tersebut menunjukkan upaya-upaya yang dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar untuk dapat menemukan Sukri.

    Jadi pilihan jawaban yang tepat adalah menyusur tepi sekitar bengawan dan merapalkan doa-doa untuk Sukri.

    6.

    Nyi memperlakukan topeng-topengnya secara istimewa karena topeng-topeng tersebut ....

    A

    adalah barang langka

    B

    perlu dijaga kondisinya

    C

    warisan dari ibunya

    D

    memiliki kekuatan magis

    E

    bagian dari Nyi sendiri

    Pembahasan:

    Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita dapat mencermati kutipan berikut.

    Akhirnya Ibu memintaku untuk membuka kardus yang berisi topeng. Bau apak menguar. Aku terbatuk.

    “Ritual yang Nyi lakukan pada topeng-topeng itu bukan perkara mistis.” Ibu sedang menguliti kebodohanku. Ibu menjabarkan satu per satu dari delapan perintah Nyi, mengingatkanku pada wasiat Nyi yang kuabaikan.

    “Tidak dijemur di bawah terik matahari dan cukup angin-anginkan agar cat topeng tidak cepat rusak. Topeng itu harus diangin-anginkan karena lembap terkena keringat, uap air, dan riasan saat pentas. Jika engkau menjemur hari Minggu, tentulah badanmu lelah setelah malam hari pentas. Maka Nyi meminta kau menjemur hari Senin karena telah cukup istirahat.”

    Ibu meneruskan penjelasannya. “Itulah mengapa Nyi minta kau simpan di tempat kering serta kau asapi untuk menjaga kayu itu tetap utuh, tak dimakan hewan kecil atau menunda lapuk termakan usia. Perlakuan Nyi selama ini bukan kesyirikan. Bau wangi ratus itu pun untuk mengusir binatang kecil, mengurangi bau tak sedap.”

    Kutipan tersebut menunjukkan bahwa topeng diberikan perawatan khusus agar kondisinya tetap baik dan awet.

    Jadi, pilihan jawaban yang benar adalah topeng-topeng tersebut perlu dijaga kondisinya.

    Ingin cari soal-soal AKM?

    Hubungi Kami
    7.

    Manakah perilaku yang meneladani nilai-nilai utama dalam cerita di atas?

    Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Tepat atau Tidak Tepat!

    Pembahasan:

    Untuk menjawab soal tersebut, kita perlu melihat nilai yang ditonjolkan dalam cerita, yaitu sikap Banun sebagai protagonis (tokoh utama). Sikap positif Banun yaitu kerja keras, kesederhanaan, dan tanggung jawab, serta tidak membalas atau membela diri meski difitnah.

    Sekarang, kita bahas masing-masing opsi.

    • Raka membantu temannya yang terjatuh dari sepeda → tidak tepat. Perilaku Raka adalah kebaikan hati untuk menolong orang yang kesusahan. Ini tidak ditunjukkan oleh Banun ataupun tokoh lainnya dalam cerita.
    • Bima menyapa temannya saat mereka bertemu di jalan → kurang tepat. Perilaku Bima menunjukkan sopan santun, seperti yang ditunjukkan oleh Banun ketika menolak pinangan Palar. Namun, sikap ini bukan merupakan nilai utama yang ditonjolkan dalam cerita.
    • Laila bangun lebih awal untuk membantu ibunya berdagang → tepat. Perilaku Laila menunjukkan tanggung jawab dan kerja keras, seperti sikap Banun dalam cerita.
    • Nindy selalu belajar sepulang sekolah agar nilainya baik → tepat. Perilaku Nindy mencerminkan kerja keras dan ketekunan, seperti sikap Banun dalam cerita.

    Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah Tidak Tepat, Tidak Tepat, Tepat, dan Tepat.

    8.

    Dan di atas bangunan-bangunan
    menunduk bendera setengah tiang

    Makna kiasan pada larik tersebut menggambarkan peristiwa ….

    A

    suasana berkabung yang dirasakan di berbagai tempat

    B

    keprihatinan masyarakat atas tekanan yang mereka alami

    C

    ketegangan masyarakat akibat situasi perjuangan yang berat

    D

    rasa duka mendalam atas gugurnya pejuang dalam perjuangan rakyat

    E

    kesedihan bersama masyarakat terhadap peristiwa yang menyayat hati

    Pembahasan:

    Untuk menjawab soal tersebut, kita perlu memahami makna kiasan pada larik menunduk bendera setengah tiang. Ungkapan tersebut tidak dimaknai harfiah, tetapi sebagai simbol duka cita nasional atas suatu peristiwa besar.

    • suasana berkabung yang dirasakan di berbagai tempat → tidak tepat. Makna ini terlalu umum dan tidak menunjukkan sebab duka yang dimaksud dalam puisi.
    • keprihatinan masyarakat atas tekanan yang mereka alami → tidak tepat. Larik tersebut tidak menekankan tekanan hidup, tetapi duka atas peristiwa yang terjadi.
    • ketegangan masyarakat akibat situasi perjuangan yang berat → tidak tepat. Pada larik tersebut, yang digambarkan bukan ketegangan, melainkan ungkapan duka.
    • rasa duka mendalam atas gugurnya pejuang dalam perjuangan rakyat → tepat. Bendera setengah tiang merupakan simbol berkabung karena kematian tokoh atau pejuang, sesuai dengan konteks puisi tentang perjuangan dan pengorbanan.
    • kesedihan bersama masyarakat terhadap peristiwa yang menyayat hati → tidak tepat. Makna ini terlalu luas dan tidak menunjukkan gugurnya pejuang.

    Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah rasa duka mendalam atas gugurnya pejuang dalam perjuangan rakyat.

    Daftar dan dapatkan akses ke puluhan ribu soal lainnya!

    Buat Akun Gratis