Cermati penggalan drama berikut!

Rio : Iya, ambillah saja mangga-mangga di dalam karung itu. Aku sudah tidak akan berjualan mangga lagi! (menunjuk beberapa karung di sudut gudang)

Dewa : Kamu kapok setelah kebijakan pemerintah itu keluar? (ikut mengawasi beberapa pekerja yang mengambil dengan rakus. Hisapan rokok terakhir di tangannya dan puntung rokok dibuang sembarangan di dalam gudang tersebut)

Rio : (menggeleng) Aku akan pindah haluan, De. Aku tidak akan mau berjualan bahan pangan lagi. Aku tidak mau berbisnis lagi.

Dewa : (terkejut setengah melongo) Apa??


Kata tidak baku dalam dialog tersebut beserta pembenarannya adalah ....

A

kapok → jera

B

hisapan → isapan

C

sembarangan → sembarang

D

terkejut → terkejud

Pembahasan:

Kata baku adalah salah satu unsur kebahasaan yang penting dalam drama. Kata baku memiliki pengertian yaitu kata yang sudah sesuai dengan kaidah kebahasaan bahasa Indonesia yaitu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kata baku sering digunakan dan diperhatikan saat menulis suatu tulisan yang bersifat resmi.

Mari kita cermati satu per satu kata baku yang terdapat pada pilihan jawaban tersebut.

  • Kapok menurut KBBI berarti: jera; sudah tidak akan berbuat lagi. Sehingga baik kapok dan jera adalah kata yang baku.
  • Sembarangan (merupakan bentukan kata dari kata sembarang dengan akhiran -an.) memiliki arti: tidak dengan pilih-pilih; tidak dengan pandang-memandang; asal ... saja. Sedangkan sembarang memiliki arti: sebarang; apa (siapa, di mana, bilamana) saja; asal ... saja. Sehingga baik sembarang maupun sembarang merupakan kata baku.
  • Terkejut (merupakan bentukan kata dasar kejut dan diberi awalan ter-) menurut KBBI berarti: terperanjat; kaget. Kata terkejut di dalam penggalan drama tersebut sudah merupakan kata yang baku. Pembenaran dalam pilihan tersebut adalah terkejud (dengan huruf d) adalah salah. Terkejud bukan kata baku di dalam bahasa Indonesia.
  • Hisapan bukanlah kata baku dalam bahasa Indonesia. Kata dasar dari kata tersebut adalah isap dengan tambahan akhiran -an. Kata hisapan seharusnya isapan. Kata isapan sendiri dalam KBBI berarti: yang telah diisap; hasil mengisap.

Sehingga berdasarkan uraian tersebut, kata tidak baku yang terdapat di dalam penggalan drama tersebut adalah hisapan dan seharusnya diganti dengan kata baku yaitu isapan.

Apabila dimasukkan di dalam penggalan drama tersebut maka akan menjadi:

Rio : Iya, ambillah saja mangga-mangga di dalam karung itu. Aku sudah tidak akan berjualan mangga lagi! (menunjuk beberapa karung di sudut gudang)

Dewa : Kamu kapok setelah kebijakan pemerintah itu? (ikut mengawasi beberapa pekerja yang mengambil dengan rakus. Isapan rokok terakhir di tangannya dan puntung rokok dibuang sembarangan di dalam gudang tersebut)

Rio : (menggeleng) Aku akan pindah haluan, De. Aku tidak akan mau berjualan bahan pangan lagi. Aku tidak mau berbisnis lagi.

Dewa : (terkejut setengah melongo) Apa??

Bahasa Indonesia Kelas 8 Menulis Drama Struktur dan Kebahasaan Teks Drama KD3.18
Ingin latihan soal-soal dengan topik yang sama?

Coba kuis

Ingin cari soal-soal dengan topik yang sama?

Bank Soal


Ayo daftar untuk mendapatkan 43.974 soal latihan!

Daftar sekarang!

Soal Populer Hari Ini