Cermati teks berikut!

Upacara Ma'Nene

Upacara mayat berjalan di Tana Toraja sangat terkenal dan sudah menjadi budaya unik dan khas daerah tersebut. Dalam bahasa setempat, upacara ini disebut Ma'Nene. Ritual ini dilakukan setiap tiga tahun sekali dan biasanya pada bulan Agustus. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, bencana hama akan menyerang sawah dan ladang mereka jika ritual ini tidak terlaksana.

Asal mulanya ritual ini berawal dari seorang pemburu binatang bernama Pong Rumasek. Suatu hari Pong menemukan sebuah jasad orang yang sudah meninggal di hutan. Oleh Pong, jasad ini dibawanya pulang untuk diberi pakaian dan dikuburkan dengan layak. Sejak saat itu, Pong dilimpahi berkah saat berladang dan berburu. Oleh karena itu, ia percaya bahwa jasad manusia harus tetap dirawat dan dihormati. Pong mengajarkan kepercayaan ini pada masyarakat tempat ia tinggal, yang terus melakukan ritual tersebut hingga saat ini.

Prosesi Ma'Nene itu sendiri diawali dengan kunjungan ke lokasi makam leluhur setempat. Setibanya di lokasi, para tetua lalu membaca doa dalam bahasa Toraja Kuno. Setelah itu mayat dikeluarkan dan dibersihkan sekujur tubuhnya dengan kuas atau kain bersih. Kemudian mayat dipakaikan baju baru dan dibaringkan kembali di dalam peti. Selama prosesi, beberapa lelaki membentuk lingkaran dan bernyanyi serta menari untuk menyemangati keluarga yang ditinggalkan.

Berdasarkan teks nonfiksi di atas, Pong menjadi percaya akan pentingnya merawat jasad manusia karena ia ....

A

ingin jasadnya kelak tetap dirawat oleh keturunannya

B

diberi tahu oleh arwah jasad yang dirawatnya

C

diajarkan oleh orang tuanya

D

mengalami keberuntungan setelah merawat dan menguburkan jasad yang ditemuinya di hutan

Pembahasan:

Isi teks yang bercerita tentang kepercayaan Pong terhadap perawatan jasad terdapat pada paragraf kedua kalimat kelima. Karena yang ditanyakan adalah alasan kepercayaan tersebut, maka perlu kita cermati teks sebelum atau sesudah kalimat ini.

Perhatikan paragraf kedua kalimat ketiga hingga kelima:

Oleh Pong, jasad ini dibawanya pulang untuk diberi pakaian dan dikuburkan dengan layak. Sejak saat itu, Pong dilimpahi berkah saat berladang dan berburu. Oleh karena itu, ia percaya bahwa jasad manusia harus tetap dirawat dan dihormati.

Dari teks di atas dapat disimpulkan bahwa pilihan yang tepat adalah karena ia mengalami keberuntungan setelah merawat dan menguburkan jasad yang ditemuinya di hutan.

Ingin latihan soal-soal dengan topik yang sama?

Coba kuis

Ingin cari soal-soal dengan topik yang sama?

Bank Soal


Ayo daftar untuk mendapatkan 34.991 soal latihan!

Daftar sekarang!

Soal Populer Hari Ini