Diketahui:
Terdapat 13 telepon genggam dalam kondisi baik dan 2 telepon genggam dalam kondisi rusak.
Semua telepon genggam dimasukkan kardus.
Dilakukan pengujian dengan cara mengambil dan menguji satu per satu secara acak tanpa pengembalian.
Ditanya:
Peluang diperoleh 2 telepon genggam rusak pada dua pengujian yang pertama=?
Jawab:
Misalkan S adalah ruang sampel dari suatu percobaan dengan tiap anggota S memiliki kesempatan muncul yang sama.
Jika A adalah suatu kejadian dan A adalah himpunan bagian dari S, maka peluang kejadian A adalah
P(A)=n(S)n(A)
dengan
n(A) adalah banyaknya anggota himpunan A
n(S) adalah banyaknya anggota ruang sampel S.
Dalam kasus ini, pada pengambilan pertama dimisalkan K1 yaitu banyak telepon genggam yang rusak, dimisalkan n(A)=2, sedangkan banyak telepon genggam seluruhnya dimisalkan n(S1)=13+2=15. Maka P(A)=n(S1)n(A)=152.
Pada pengembalian kedua dimisalkan K2 yaitu banyak telepon genggam yang rusak menjadi n(B)=1, sedangkan banyak telepon genggam seluruhnya dimisalkan n(S2)=14. Maka P(B)=n(S2)n(B)=141.
Sehingga peluang pada kejadian ini dapat dilakukan mengalikan peluang kejadian P(A), P(B) dengan memperhatikan bahwa P(B) adalah kejadian bersyarat dengan syarat kejadian K1.
Diperoleh, peluang terambilnya dua telepon genggam yang rusak satu per satu tanpa pengembalian adalah
n(S1)n(A)⋅n(S2)n(B)=152⋅141=1051.
Jadi, 1051 adalah peluang terambilnya dua telepon genggam yang rusak satu per satu tanpa pengembalian.