Hifa merupakan sel-sel penyusun tubuh jamur yang memanjang membentuk benang. Hifa pada jenis jamur tertentu memiliki sekat antarsel yang disebut septum (jamak: septa). Septa memiliki celah sehingga sitoplasma antarsel satu dengan yang lainnya dapat berhubungan. Adapun jenis jamur lain yang hifanya tidak memiliki septa, tubuh jamur tersebut merupakan hifa yang panjang dengan banyak inti, yang disebut dengan hifa senositik.

Gambar (a) hifa berseptum dan (b) hifa senositik (tanpa septum).
sumber: id.wikipedia.org
Jadi, sel tubuh jamur bersifat senositik artinya tidak bersekat dan berinti banyak.