Tubuh jamur terdiri dari sel-sel eukariotik yang memiliki dinding sel dari zat kitin. Fungi tidak memiliki klorofil sehingga termasuk organisme heterotrof.
Tubuh jamur makroskopis terdiri atas banyak sel (multiseluler). Sel-sel penyusun tubuh jamur makroskopis memanjang membentuk benang yang disebut hifa. Hifa yang bercabang-cabang membentuk miselium menyebabkan perluasan bidang absorpsi atau penyerapan nutrisi. Hifa pada sebagian miselium juga mampu berdiferensiasi membentuk alat reproduksi untuk menghasilkan spora.

sumber: dosenpendidikan.com
Jadi, sel penyusun tubuh jamur makroskopis yang membentuk benang disebut hifa.
*Miselium adalah hifa bercabang-cabang yang membentuk jaringan.
*Septa adalah hifa yang memiliki sekat antarsel.
*Asepta adalah hifa yang tidak memiliki sekat antarsel.
*Haustorium adalah ujung hifa yang menembus jaringan inang dan berfungsi menyerap makanan.