Andi menguji makanan dengan menggunakan reagen kalium iodida. Hasil pengujiannya berwarna biru tua. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa makanan yang diuji Andi mengandung zat makanan ....
A
amilum
B
protein
C
gula
D
lemak
Pembahasan:
Lugol pertama kali ditemukan oleh dokter berkebangsaan Prancis bernama Jean Guillaume A. Lugol, pada tahun 1829 sebagai terapi untuk tuberkulosis. Saat itu, Jean Lugol menggabungkan 5% iodin dengan 10% kalium iodida dengan air suling.
Lugol bermanfaat sebagai obat untuk gangguan kelenjar tiroid dan cairan antiseptik. Selain itu, lugol juga berfungsi untuk menguji kandungan amilum atau karbohidrat pada makanan. Caranya adalah dengan meneteskan larutan lugol pada bahan makanan yang akan diuji. Setelah itu, amati perubahan warnanya. Jika bahan makanan menghasilkan warna biru kehitaman maka makanan positif mengandung amilum.
Dari soal diketahui, makanan yang diuji oleh Andi menghasilkan warna biru tua setelah ditetesi lugol atau reagen kalium iodida. Kesimpulannya, makanan tersebut positif mengandung amilum atau karbohidrat.
Pengujian untuk zat-zat lain sebagai berikut.
Pengujian kandungan gula menggunakan larutan Benedict/Fehling A dan Fehling B → Jika mengandung gula, larutan akan berwarna biru kehijauan, kuning sampai merah bata.
Pengujian kandungan protein menggunakan larutan Millon atau Biuret → Jika mengandung protein, larutan akan berwarna merah muda sampai ungu.
Pengujian kandungan lemak menggunakan kertas buram → Jika mengandung lemak, kertas buram akan menjadi transparan.