Bacalah penggalan cerita berikut!
Rumahku tidak mewah ataupun indah. Melainkan hanya rumah kumuh yang sederhana. Tetapi ibuku selalu mengajarkanku bersyukur untuk menerima takdir yang diberikan oleh Allah. Namaku Putri Jelita. Panggil aku Putri.
“Kita tidak perlu hidup kaya, nak.” ucap ibuku pada suatu hari. Itulah yang menyentuh hatiku. Walaupun ayahku sudah tiada, itu bukanlah akhir.

Pagi-pagi sekali aku segera ke sumur untuk mandi. Ibuku tidak mampu membayar tagihan air, aku hanya menurut dan terus bersyukur. Karena kesederhanaan itu indah.
“Huh ... dingin sekali. Tapi aku harus mandi dan pergi ke sekolah” ujarku saat tiba di sumur.
Setelah mandi aku segera pulang dan mengenakan seragam sekolahku. Dan sarapan dengan tempe goreng dan nasi.
(sumber: Kesederhanaan yang Indah, oleh Adelia Putri Marzuki http://cerpenmu.com/cerpen-anak/kesederhanaan-yang-indah.html)
Pernyataan yang sesuai dengan cerpen di atas ialah ....