Latihan Fisika Kelas XI Hukum I Termodinamika
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 2
2. 0
3. 0
4. 0
5. 0
6+. 0
  • Pilgan

    Suatu proses adiabatik dengan  = 3 terjadi pada sebuah mesin yang awalnya berada pada kondisi  = 280 K dan  = 10 L. Lalu, volume gas pada mesin dipampatkan menjadi seperempatnya. Berapa suhu gas akhir pada mesin?

    A

    1.000 K

    B

    2.120 K

    C

    4.480 K

    D

    3.240 K

    E

    1.060 K

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Proses adiabatik dengan γ\gamma = 3

    Suhu awal T1T_1 = 280 K

    Volume awal V1V_1 = 10 L

    Volume akhir V2V_2 = 14V1\frac{1}{4}V_1 = 2,5 L

    Ditanya:

    Suhu akhir T2T_2 = ?

    Jawab:

    Proses adiabatik merupakan suatu proses di mana tidak ada aliran kalor yang masuk maupun keluar dari suatu sistem. Sehingga transfer energi antara sistem dan lingkungan yang terjadi hanya berupa usaha. Hubungan suhu dan volume pada proses ini adalah T1V1γ1=T2V2γ1T_1V_1^{\gamma-1}=T_2V_2^{\gamma-1} di mana PP adalah tekanan, TT adalah suhu, dan γ\gamma merupakan rasio kalor spesifik.

    T1V1γ1=T2V2γ1T_1V_1^{\gamma-1}=T_2V_2^{\gamma-1}

    Dengan melakukan penataan ulang terhadap persamaan tersebut, didapat

    T2=T1(V1V2)γ1T_2=T_1\left(\frac{V_1}{V_2}\right)^{\gamma-1}

    =280(102,5)31=280\left(\frac{10}{2,5}\right)^{3-1}

    =280(4)2=280\left(4\right)^2

    =4.480=4.480 K

    Jadi, suhu akhirnya menjadi 4.480 K.


  • Pilgan

    Berapa besar energi dalam yang dimiliki oleh 3 mol gas neon pada suhu 227 °C? ( = 8,31 J/mol.K)

    A

    25.254,5 J

    B

    18.697,5 J

    C

    21.522,5 J

    D

    30.523,5 J

    E

    23.141,5 J

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Gas neon merupakan jenis gas monoatomik.

    Jumlah mol gas nn = 3 mol

    Suhu gas TT = 227 °C = 500 K

    Konstanta gas ideal RR = 8,31 J/mol.K

    Ditanya:

    Energi dalam UU = ?

    Jawab:

    Energi dalam adalah total energi yang dikandung dalam sebuah sistem dengan mengecualikan energi kinetik pergerakan sistem sebagai satu kesatuan dan energi potensial sistem akibat gaya-gaya dari luar. Pada gas monoatomik, besarnya energi dalam adalah U=32nRTU=\frac{3}{2}nRT di mana nn merupakan jumlah mol gas, RR merupakan konstanta gas ideal yang besarnya 8,31 J/mol.K, dan TT merupakan suhu gas yang dinyatakan dalam kelvin.

    U=32nRTU=\frac{3}{2}nRT

    =32(3)(8,31)(500)=\frac{3}{2}\left(3\right)\left(8,31\right)\left(500\right)

    =18.697,5=18.697,5 J

    Jadi, besar energi dalam yang dimiliki gas neon adalah sebesar 18.697,5 J.

  • Pilgan

    Perhatikan pernyataan berikut!

    1. Tekanan berubah
    2. Suhu tetap
    3. Volume tetap
    4. Usaha bernilai 

    Yang merupakan ciri-ciri proses isobarik adalah ....

    A

    (1), (2), dan (3)

    B

    (4) saja

    C

    (1) dan (3)

    D

    semua benar

    E

    (2) dan (4)

    Pembahasan:

    Proses isobarik merupakan suatu proses termodinamika yang terjadi pada tekanan yang tetap, volume berubah, dan suhu berubah. Ciri-ciri proses ini adalah kurva yang berbentuk horizontal pada grafik tekanan terhadap volume. Besarnya usaha yang dilakukan oleh gas pada proses isobarik adalah W=P(V2V1)W=P\left(V_2-V_1\right) dimana PP adalah tekanan dan VV adalah volume.

    Jadi, yang merupakan ciri-ciri proses isobarik adalah (4) saja.

  • Pilgan

    Berikut yang merupakan kurva siklus termodinamika adalah ....

    A

    B

    C

    D

    E

    Pembahasan:

    Perhatikan gambar tersebut satu per satu!

    gambar ini merupakan proses yang terjadi di volume tetap atau proses isokhorik.

    gambar ini merupakan proses yang tidak terjadi di volume maupun tekanan tetap, tapi bentuknya yang berupa kurva menandakan proses ini merupakan proses isotermal atau adiabatis.

    gambar ini merupakan proses yang terjadi di tekanan tetap atau proses isobarik.

    gambar ini merupakan proses yang tidak terjadi di volume maupun tekanan tetap, tetapi bukan proses isotermal/adiabatis. Sehingga, ini merupakan proses termodinamika umum.

    gambar ini merupakan gabungan dari beberapa proses termodinamika hingga membentuk sebuah siklus.

    Jadi, yang merupakan kurva siklus termodinamika adalah gambar berikut.

  • Pilgan

    Perhatikan siklus kerja gas berikut!

    Besarnya usaha yang dilakukan oleh gas pada tiap siklus tersebut adalah ....

    A

    10 kJ

    B

    50 kJ

    C

    40 kJ

    D

    30 kJ

    E

    20 kJ

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Kurva siklus kerja gas:

    PAP_{\text{A}} = PBP_{\text{B}} = 15 kPa

    PCP_{\text{C}} =PDP_{\text{D}} = 5 kPa

    VAV_{\text{A}} = VDV_{\text{D}} = 2 m3

    VBV_{\text{B}} = VCV_{\text{C}} = 3 m3

    Ditanya:

    Usaha total tiap siklus, Wtot W_{\text{tot }}= ?

    Jawab:

    Usaha yang dilakukan pada sebuah siklus merupakan penjumlahan dari usaha-usaha pada masing-masing langkahnya.

    Pada kurva ini, terdapat proses isobarik dan proses isokhorik. Proses isobarik merupakan proses termodinamika yang terjadi pada tekanan konstan dan dapat digambarkan dengan kurva lurus horizontal pada grafik tekanan terhadap volume. Proses isokhorik merupakan proses termodinamika yang terjadi pada volume konstan dan dapat digambarkan dengan kurva lurus vertikal pada grafik tekanan terhadap volume.

    Besarnya usaha pada proses isobarik adalah W=P(V2V1)W=P\left(V_2-V_1\right) dimana PP adalah tekanan dan VV adalah volume sementara besarnya usaha pada proses isokhorik adalah 0 karena tidak terjadi perubahan volume gas.

    Hitung besarnya usaha di tiap langkahnya.

    Pada A-B

    WAB=P(V BVA)W_{\text{AB}}=P\left(V_{\text{ B}}-V_{\text{A}}\right) (proses isobarik)

    =15(32)=15\left(3-2\right)

    =15=15 kJ

    Pada B-C

    WBC=0W_{\text{BC}}=0 J (proses isokhorik)

    Pada C-D

    WCD=P(VDVC)W_{\text{CD}}=P\left(V_{\text{D}}-V_{\text{}\text{C}}\right) (proses isobarik)

    =5(23)=5\left(2-3\right)

    =5=-5 kJ

    Pada D-A

    WDA=0W_{\text{DA}}=0 J (proses isokhorik)

    Sehingga besar usaha totalnya,

    Wtot=WAB+WBC+WCD+WDAW_{\text{tot}}=W_{\text{AB}}+W_{\text{BC}}+W_{\text{CD}}+W_{\text{DA}\text{}}

    =15+0+(5)+0=15+0+\left(-5\right)+0

    =10=10 kJ

    Jadi, besar usaha total yang dihasilkan tiap siklus tersebut adalah 10 kJ.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut!

    Besarnya perubahan energi dalam pada sistem tersebut adalah ....

    A

    -100 J

    B

    100 J

    C

    0 J

    D

    200 J

    E

    -200 J

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Diagram aliran energi dari sebuah sistem termodinamika.

    QmasukQ_{\text{masuk}} = 300 J

    QkeluarQ_{\text{keluar}} = -200 J (bernilai negatif karena dilepaskan dari sistem ke lingkungan)

    Ditanya:

    Perubahan energi dalam ΔU\Delta U = ?

    Jawab:

    Energi dalam merupakan energi yang dimiliki oleh sistem terkait dengan interaksi antar partikel di dalam sistem tersebut. Nilai absolutnya sulit dihitung. Namun, perubahan energi dalam (ΔU\Delta U) nya dapat dihitung dengan mudah. Selama proses termodinamika terjadi, energi dalam dapat berkurang maupun bertambah.

    Menurut hukum kekekalan energi, besarnya perubahan energi dalam suatu sistem adalah:

    ΔU=QW\Delta U=Q-W, di mana Q merupakan kalor yang diterima dari lingkungan dan W merupakan usaha yang diberikan ke lingkungan. Kalor yang dilepas ke lingkungan akan bernilai negatif serta usaha yang diberikan oleh lingkungan juga akan bernilai negatif.

    ΔU=QW\Delta U=Q-W

    =(Qmasuk+Q keluar)0=\left(Q_{\text{masuk}}+Q_{\text{ keluar}}\right)-0

    =(300+(200))=\left(300+\left(-200\right)\right)

    =100=100 J

    Jadi, besarnya perubahan energi dalam adalah 100 J.

  • Pilgan

    Berikut yang merupakan kurva proses isobarik adalah ....

    A

    B

    C

    D

    E

    Pembahasan:

    Perhatikan gambar tersebut satu per satu!

    gambar ini merupakan proses yang terjadi di volume tetap atau proses isokhorik.

    gambar ini merupakan proses yang tidak terjadi di volume maupun tekanan tetap, tapi bentuknya yang berupa kurva menandakan proses ini merupakan proses isotermal atau adiabatis.

    gambar ini merupakan proses yang terjadi di tekanan tetap atau proses isobarik.

    gambar ini merupakan proses yang tidak terjadi di volume maupun tekanan tetap, tetapi bukan proses isotermal/adiabatis. Sehingga, ini merupakan proses termodinamika umum.

    gambar ini merupakan gabungan dari beberapa proses termodinamika hingga membentuk sebuah siklus.

    Jadi, yang merupakan kurva proses isobarik adalah gambar berikut.

  • Pilgan

    Sebanyak 3 mol gas ideal dengan suhu 127°C memiliki tekanan sebesar 4 atm. Gas tersebut mengembang secara isotermik sehingga tekanannya menjadi 2 atm. Jika  = 8,31 J/mol.K dan ln 2 = 0,7, maka besarnya usaha yang dilakukan oleh gas tersebut adalah ....

    A

    10.000 J

    B

    11.114 J

    C

    7.980,4 J

    D

    6.980,4 J

    E

    9.701 J

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Proses isotermal.

    Suhu TT = 127°C = 400 K

    Tekanan awal P1P_1 = 4 atm

    Tekanan akhir P2P_2 = 2 atm

    Konstanta gas umum RR = 8,31 J/mol.K

    Banyaknya molekul gas nn = 3 mol

    Ditanya:

    Usaha yang dilakukan WW = ?

    Jawab:

    Proses isotermal merupakan suatu proses termodinamika yang terjadi pada suhu konstan. Ciri-ciri proses ini adalah kurva yang berbentuk lengkungan yang condong ke bawah pada grafik tekanan terhadap volume.

    Besarnya usaha yang dilakukan oleh gas pada proses isotermal adalah W=nRTln(V2V1)W=nRT\ln\left(\frac{V_2}{V_1}\right) dimana nn merupakan jumlah mol gas, RR merupakan konstanta gas ideal, TT merupakan suhu, dan VV merupakan volume. Pada proses isotermal juga berlaku P1V1=P2V2P_1V_1=P_2V_2 dimana PP adalah tekanan dan VV adalah volume.

    Pertama-tama, cari perbandingan V2V1\frac{V_2}{V_1} terlebih dahulu. Dengan cara menyusun ulang persamaan P1V1=P2V2P_1V_1=P_2V_2 didapatkan V2V1=P1P2\frac{V_2}{V_1}=\frac{P_1}{P_2}. Sehingga,

    V2V1=P1P2\frac{V_2}{V_1}=\frac{P_1}{P_2}

    V2V1=42\frac{V_2}{V_1}=\frac{4}{2}

    V2V1=2\frac{V_2}{V_1}=2

    Lalu, hitung besarnya usaha yang dilakukan.

    W=nRTln(V2V1)W=nRT\ln\left(\frac{V_2}{V_1}\right)

    =(3)(8,31)(400)ln(2)=\left(3\right)\left(8,31\right)\left(400\right)\ln\left(2\right)

    =9.972ln(2)=9.972\ln\left(2\right)

    =9.972(0,7)=9.972\left(0,7\right)

    =6.980,4=6.980,4 J

    Jadi, besarnya usaha yang dilakukan adalah 6.980,4 J.

  • Pilgan

    Suatu proses adiabatik dengan  = 2 terjadi pada sebuah mesin yang awalnya berada pada kondisi  = 300 K dan  = 10 L. Lalu, volume gas pada mesin dipampatkan menjadi setengahnya. Berapa suhu gas akhir pada mesin?

    A

    600 K

    B

    840 K

    C

    500 K

    D

    980 K

    E

    720 K

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Proses adiabatik dengan γ\gamma = 2

    Suhu awal T1T_1 = 300 K

    Volume awal V1V_1 = 10 L

    Volume akhir V2V_2 = 12V1\frac{1}{2}V_1 = 5 L

    Ditanya:

    Suhu akhir T2T_2 = ?

    Jawab:

    Proses adiabatik merupakan suatu proses di mana tidak ada aliran kalor yang masuk maupun keluar dari suatu sistem. Sehingga transfer energi antara sistem dan lingkungan yang terjadi hanya berupa usaha. Hubungan suhu dan volume pada proses ini adalah T1V1γ1=T2V2γ1T_1V_1^{\gamma-1}=T_2V_2^{\gamma-1} di mana PP adalah tekanan, TT adalah suhu, dan γ\gamma merupakan rasio kalor spesifik.

    T1V1γ1=T2V2γ1T_1V_1^{\gamma-1}=T_2V_2^{\gamma-1}

    Dengan melakukan penataan ulang terhadap persamaan tersebut, didapat

    T2=T1(V1V2)γ1T_2=T_1\left(\frac{V_1}{V_2}\right)^{\gamma-1}

    =300(105)21=300\left(\frac{10}{5}\right)^{2-1}

    =300(2)1=300\left(2\right)^1

    =600=600 K

    Jadi, suhu akhirnya menjadi 600 K.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut!

    Besarnya perubahan energi dalam pada sistem tersebut adalah ....

    A

    -100 J

    B

    -200 J

    C

    200 J

    D

    0 J

    E

    100 J

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Diagram aliran energi dari sebuah sistem termodinamika.

    QmasukQ_{\text{masuk}} = 300 J

    QkeluarQ_{\text{keluar}} = -200 J (bernilai negatif karena dilepaskan dari sistem ke lingkungan)

    WmasukW_{\text{masuk}} = -200 J (bernilai negatif karena diberikan dari lingkungan ke sistem)

    WkeluarW_{\text{keluar}} = 100 J

    Ditanya:

    Perubahan energi dalam ΔU\Delta U = ?

    Jawab:

    Energi dalam merupakan energi yang dimiliki oleh sistem terkait dengan interaksi antar partikel di dalam sistem tersebut. Nilai absolutnya sulit dihitung. Namun, perubahan energi dalam (ΔU\Delta U) nya dapat dihitung dengan mudah. Selama proses termodinamika terjadi, energi dalam dapat berkurang maupun bertambah.

    Menurut hukum kekekalan energi, besarnya perubahan energi dalam suatu sistem adalah:

    ΔU=QW\Delta U=Q-W, di mana Q merupakan kalor yang diterima dari lingkungan dan W merupakan usaha yang diberikan ke lingkungan. Kalor yang dilepas ke lingkungan akan bernilai negatif serta usaha yang diberikan oleh lingkungan juga akan bernilai negatif.

    ΔU=QW\Delta U=Q-W

    =(Qmasuk+Q keluar)(Wmasuk+Wkeluar)=\left(Q_{\text{masuk}}+Q_{\text{ keluar}}\right)-\left(W_{\text{masuk}}+W_{\text{keluar}}\right)

    =(300+(200))((200)+100)=\left(300+\left(-200\right)\right)-\left(\left(-200\right)+100\right)

    =100(100)=100-\left(-100\right)

    =200=200 J

    Jadi, besarnya perubahan energi dalam adalah 200 J.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 329.542 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.