Latihan Fisika Kelas X Konsep Impuls dan Momentum
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
∞
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
∞
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 5
2. 3
3. 2
4. 0
5. 0
6+. 0
  • Pilgan

    Neymar menendang bola yang datang ke arahnya dengan kecepatan 12 m/s. Neymar mendang bola bermassa 0,9 kg ke arah yang berlawanan dengan gaya rata-rata 900 N hingga kecepatan bola menjadi 28 m/s. Lama kaki Neymar bersentuhan dengan bola adalah selama ....

    A

    36 ms

    B

    12 ms

    C

    16 ms

    D

    10 ms

    E

    24 ms

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa bola m = 0,9 kg

    Kecepatan awal v1 = 12 m/s

    Kecepatan akhir v2 = 28 m/s

    Gaya F = 900 N

    Ditanya:

    Selang waktu Δt\Delta t = ?

    Dijawab:

    Berdasarkan konsep, impuls merupakan hasil kali gaya impulsif dengan selang waktu dan dinyatakan dengan

    I = FΔtI\ =\ F\Delta t

    Sedangkan momentum merupakan ukuran kesukaran untuk memberhentikan gerak suatu benda melalui hasil perkalian antara massa dengan kecepatan benda.

    p = mvp\ =\ mv

    Selanjutnya, impuls yang dikerjakan pada suatu benda juga sama dengan perubahan momentum yang dialami benda tersebut dan dinyatakan dengan persamaan

    I = ΔpI\ =\ \Delta p

    FΔt=ΔpF\Delta t=\Delta p 

    sehingga massa bola bowling dapat diperoleh melalui

    FΔt=ΔpF\Delta t=\Delta p

    FΔt=m(v2−v1)F\Delta t=m\left(v_2-v_1\right)

    Δt=m(v2−v1)F\Delta t=\frac{m\left(v_2-v_1\right)}{F}

    Δt=0,9(28−12)900\Delta t=\frac{0,9\left(28-12\right)}{900}

    Δt=14,4900\Delta t=\frac{14,4}{900}

    Δt=0,016\Delta t=0,016 s

    Δt=16\Delta t=16 ms

    Jadi, lama kaki Neymar bersentuhan dengan bola adalah selama 16 ms.

  • Pilgan

    Roket Falcon 9 milik Elon Musk yang bermassa 550 ton berhasil diluncurkan pada 7 Januari 2020 dengan misi mengantarkan satelit Starlink ke luar angkasa.

    See the source image

    Sumber: https://www.teslarati.com/

    Jika setelah 1 menit kecepatannya menjadi 240 m/s dan massanya berubah menjadi 500 ton, maka gaya dorong roket falcon 9 adalah sebesar ....

    A

    200 kN

    B

    2.200 kN

    C

    120 kN

    D

    132 kN

    E

    2.000 kN

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa awal roket m1 = 550 ton = 550.000 kg

    Massa akhir roket m2 = 500 ton = 500.000 kg

    Selang waktu Δt\Delta t = 1 menit = 60 s

    Kecepatan roket v = 240 m/s

    Ditanya:

    Gaya dorong F = ?

    Dijawab:

    Pada roket, perubahan momentum terjadi di dalam roket berupa perubahan massa gas. Prinsip peluncuran roket sesuai dengan hukum III Newton, Gaya oleh semburan gas pada roket besarnya sama dengan gaya oleh roket pada semburan gas namun arahnya berlawanan. Gaya inilah yang disebut sebagai gaya dorong roket dan menyebabkan roket dapat terdorong ke atas. Pada kasus roket dan pesawat jet, hukum II Newton dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan momentum dimana Gaya merupakan perubahan momentum terhadap waktu sehingga

    F=ΔpΔtF=\frac{\Delta p}{\Delta t}

    F=Δ(mv)ΔtF=\frac{\Delta\left(mv\right)}{\Delta t}

    Persamaan tersebut menunjukkan bahwa perubahan momentum tidak hanya dipengaruhi oleh perubahan kecepatan, namun juga dapat dipengaruhi oleh perubahan massa. Jika massa suatu sistem berubah, maka momentumnya juga berubah. Maka,

    F=Δ(mv)ΔtF=\frac{\Delta\left(mv\right)}{\Delta t}

    F=Δm(v)ΔtF=\frac{\Delta m\left(v\right)}{\Delta t}

    F=(550.000−500.000)(240)60F=\frac{\left(550.000-500.000\right)\left(240\right)}{60}

    F=200.000F=200.000

    F=200F=200 kN

    Jadi, besar gaya dorong roket Falcon 9 adalah 200 kN.

  • Pilgan

    Bola kasti bermassa 200 gram dilemparkan tegak lurus terhadap dinding dengan kecepatan konstan sebesar 10 m/s. Bola kasti tersebut saling kontak dengan dinding selama 0,1 sekon dan kemudian bola kasti tersebut dipantulkan kembali oleh tembok dengan kecepatan sebesar 5 m/s. Besarnya gaya kontak antara bola kasti dan dinding tersebut sebesar ….

    A

     N

    B

     N

    C

     N

    D

     N

    E

     N

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa m=200m=200 gram =0,2=0,2 kg

    Kecepatan pertama v1=10v_1=10 m/s

    Selang waktu Δt=0,1\Delta t=0,1 s

    Kecepatan kedua v2=−5v_2=-5 m/s (bernilai negatif karena awahnya berlawaan dengan arah semulanya)

    Ditanya:

    Gaya kontak F=?F=?

    Dijawab:

    Gambaran bola kasti memantul pada tembok.

    Impuls adalah gaya kontak sesaat atau gaya yang bekerja pada benda dalam waktu yang sangat singkat. Impuls juga dapat dimaknai sebagai besaran yang dapat menyebabkan benda mengalami perubahan momentum. Impuls dapat dihitung dengan persamaan berikut.

    I=FΔtI=F\Delta t

    Selain itu, impuls juga dapat dihitung dengan persamaan berikut.

    I=mΔvI=m\Delta v

    Kemudian kita gabungkan kedua persamaan tersebut menjadi persamaan berikut.

    FΔt=mΔvF\Delta t=m\Delta v

    F=mΔvΔtF=\frac{m\Delta v}{\Delta t}

    Jadi, gaya kontak dapat dicari dengan persamaan berikut.

    F=mΔvΔtF=\frac{m\Delta v}{\Delta t}

    F=m(v2−v1)ΔtF=\frac{m\left(v_2-v_1\right)}{\Delta t}

    F=(0,2)(−5−10)0,1F=\frac{\left(0,2\right)\left(-5-10\right)}{0,1}

    F=(0,2)(−15)0,1F=\frac{\left(0,2\right)\left(-15\right)}{0,1}

    F=−30,1F=\frac{-3}{0,1}

    F=−30F=-30 N (negatif menandakan arah gaya berlawanan dengan arah bola semula)

    Jadi, besarnya gaya kontak antara bola kasti dan dinding tersebut sebesar 3030 N.

  • Pilgan

    Rama menendang bola yang bermassa 0,2 kg ke arah Alif dengan kecepatan v. Kemudian Alif menendang bola dengan gaya F. Setelah bola menyentuh kaki Alif selama 0,25 s, kecepatan bola berubah menjadi 3v. Jika kecepatan bola yang ditendang Rama dan selang waktu bola menyentuh kaki Alif adalah sama namun gaya yang diberikan Alif pada bola menjadi 1/5 kali semula, maka kecepatan akhir bola berubah menjadi ....

    A

    1,4v

    B

    1,1v

    C

    1,3v

    D

    1,0v

    E

    1,2v

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa bola m = 0,2 kg

    Gaya pertama F = F

    Gaya kedua F'= 1/5 F

    Selang waktu Δt\Delta t1 = Δt\Delta t2 = 0,25 s

    Kecepatan awal bola v1 = v1' = v

    Kecepatan akhir bola saat diberi gaya pertama v2 = 3v

    Ditanya:

    Kecepatan akhir bola saat diberi gaya kedua v2' = ?

    Dijawab:

    Berdasarkan konsep, impuls merupakan hasil kali gaya impulsif dengan selang waktu dan dinyatakan dengan

    I = FΔtI\ =\ F\Delta t

    Sedangkan momentum merupakan ukuran kesukaran untuk memberhentikan gerak suatu benda melalui hasil perkalian antara massa dengan kecepatan benda.

    p = mvp\ =\ mv

    Selanjutnya, impuls yang dikerjakan pada suatu benda juga sama dengan perubahan momentum yang dialami benda tersebut dan dinyatakan dengan persamaan

    I = ΔpI\ =\ \Delta p

    FΔt=ΔpF\Delta t=\Delta p 

    FΔt=p2−p1F\Delta t=p_2-p_1

    sehingga untuk menemukan kecepatan akhir bola saat diberi gaya 1/5 F, dapat menggunakan perbandingan

    I1I2=Δp1Δp2\frac{I_1}{I_2}=\frac{\Delta p_1}{\Delta p_2}

    FΔtF′Δt=p2−p1p2′−p1′\frac{F\Delta t}{F'\Delta t}=\frac{p_2-p_1}{p'_2-p'_1}

    FΔtF′Δt=m(v2−v1)m(v2′−v1′)\frac{F\Delta t}{F'\Delta t}=\frac{m\left(v_2-v_1\right)}{m\left(v_2'-v_1'\right)}

    F(0,25)15F(0,25)=0,2(3v−v)0,2(v2′−v)\frac{F\left(0,25\right)}{\frac{1}{5}F\left(0,25\right)}=\frac{0,2\left(3v-v\right)}{0,2\left(v_2'-v\right)}

    F15F=2v(v2′−v)\frac{F}{\frac{1}{5}F}=\frac{2v}{\left(v_2'-v\right)}

    5FF=2v(v2′−v)\frac{5F}{F}=\frac{2v}{\left(v_2'-v\right)}

    5F(v2′−v)=(F)(2v)5F\left(v_2'-v\right)=\left(F\right)\left(2v\right)

    5v2′−5v=2v5v_2'-5v=2v

    5v2′=7v5v_2'=7v

    v2′=75v=1,4vv_2'=\frac{7}{5}v=1,4v

    Jadi, kecepatan akhir bola setelah ditendang dengan gaya 1/5F berubah menjadi 1,4v.

  • Pilgan

    Grafik di atas menyatakan gaya yang bekerja pada suatu partikel bermassa 0,2 gram dari t = 0 s hingga t = 8 s. Jika pada saat t = 0 s partikel dalam keadaan diam. Berapakah energi kinetik partikel setelah 8 s ?

    A

    21,5 kJ

    B

    20,5 kJ

    C

    30,0 kJ

    D

    22,5 kJ

    E

    32,5 kJ

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa partikel m = 0,2 gram = 0,0002 kg

    Selang waktu Δt\Delta t = 8 s

    Kecepatan awal pertikel v0 = 0 m/s →\rightarrow diam

    Ditanya:

    Energi kinetik EK = ?

    Dijawab:

    Impuls termasuk besaran vektor dimana arah impuls searah dengan arah gaya impulsif. Jika gaya impulsif F berubah terhadap waktu dan ditunjukkan dalam bentuk grafik F-t, maka impuls sama dengan luas daerah di bawah grafik F-t. Sehingga untuk menentukan energi kinetik partikel, hitung terlebih dahulu impuls partikel dan kecepatan akhir partikel berdasarkan grafik F-t Grafik tersebut dapat diuraikan menjadi dua bangun yaitu segitiga dan trapesium:

    Maka,

    alas segitiga a = 4

    tinggi segitiga t = 3

    alas atas trapesium c = 2

    alas bawah trapesium d = 4

    tinggi trapesium t = -3

    sehingga

    I = ΔpI\ =\ \Delta p

    Luas segitiga+Luas Trapesium = m(vt−v0)Luas\ segitiga +Luas\ Trapesium\ =\ m\left(v_t-v_0\right)

    12at+12(c+d)t=m(vt−0)\frac{1}{2}at+\frac{1}{2}\left(c+d\right)t=m\left(v_t-0\right)

    12(4)(3)+12(2+4)(−3)=0,0002vt\frac{1}{2}\left(4\right)\left(3\right)+\frac{1}{2}\left(2+4\right)\left(-3\right)=0,0002v_t

    6−9=0,0002vt6-9=0,0002v_t

    −3=0,0002vt-3=0,0002v_t

    vt=−30,0002v_t=-\frac{3}{0,0002}

    vt=−15.000v_t=-15.000 m/s

    Menentukan energi kinetik partikel

    Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena geraknya. Secara matematis, energi kinetik sebanding dengan massa benda dan kuadrat kecepatan benda.

    EK=12mv2EK=\frac{1}{2}mv^2

    sehingga energi kinetik dari partikel adalah

    EK =12mv2EK\ =\frac{1}{2}mv^2

    EK=12(0,0002)(15.000)2EK=\frac{1}{2}\left(0,0002\right)\left(15.000\right)^2

    EK=(0,0001)(225.000.000)EK=\left(0,0001\right)\left(225.000.000\right)

    EK=22.500EK=22.500 J

    EK =22,5EK\ =22,5 kJ

    Jadi, energi kinetik partikel setelah 8 s adalah 22,5 kJ.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut.

    Grafik tersebut merupakan grafik perubahan gaya terhadap waktu pada suatu benda. Impuls yang bekerja pada benda tersebut dari awal hingga akhir adalah 9 N s. Dengan demikian, nilai a sebesar ....

    A

    

    B

    

    C

    

    D

    

    E

    

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Grafik perubahan gaya terhadap waktu pada suatu benda.

    Ditanya:

    Nilai a a=?\text{a}=?

    Dijawab:

    Impuls adalah gaya kontak sesaat atau gaya yang bekerja pada benda dalam waktu yang sangat singkat.

    Jika ada grafik perubahan gaya terhadap waktu, maka impulsnya dapat dicari dengan mencari luas grafik.

    I=Luas segitigaI=\text{Luas segitiga}

    9=12(alas)(tinggi)9=\frac{1}{2}\left(\text{alas}\right)\left(\text{tinggi}\right)

    9=12(6−0)(a−0)9=\frac{1}{2}\left(6-0\right)\left(\text{a}-0\right)

    9=3 a9=3\ \text{a}

    a=93\text{a}=\frac{9}{3}

    a=3\text{a}=3 N

    Jadi, nilai nilai a sebesar 33.

  • Pilgan

    Batu raksasa bermassa 20 kg bergerak lurus dari keadaan diam ketika didorong oleh Toph dengan gaya mendatar F yang berubah terhadap waktu yaitu F = 2t2 + 10, dengan F dalam N dan t dalam s. Pernyataan berikut yang benar tentang gerak batu raksasa tersebut saat t = 5 s adalah ....

    A

    energi kinetik batu 2.250 J

    B

    percepatan batu 2 m/s

    C

    kecepatan batu 30 m/s

    D

    momentum batu 225 kg m/s

    E

    perpindahan batu 35 m

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa batu m = 20 kg

    Gaya F = (2t2 + 10) N

    Kecepatan awal v0 = v1 = 0 m/s

    Selang waktu Δ\Deltat = 5 s

    Ditanya:

    Pernyataan yang benar?

    p? vt? a? s? EK?

    Dijawab:

    Berdasarkan tipe soal, kita harus menganalisis masing-masing pilihan jawaban yang ada agar dapat mengetahui pernyataan mana yang benar.

    1) Menentukan Gaya yang diberikan Toph saat t= 5 s

    F = (2t2 + 10) N

    F = (2 (5)2 + 10) N

    F = (2 (25) + 10) N

    F = (50 + 10) N

    F = 60 N

    2) Menentukan impuls yang terjadi

    I = FΔtI\ =\ F\Delta t

    I = (60 N)(5 s)

    I = 300 Ns

    3) Menentukan momentum batu

    Untuk menentukan momentum batu berkaitan dengan impuls batu dengan Toph. Hal ini disebabkan kerena impul yang dikerjakan suatu benda sama dengan perubahan momentum yang dialami benda, dimana dapat dinyatakan dalam persamaan yaitu:

    I =  Δ\Delta p = p2 - p1

    Karena mula-mula batu berada dalam keadaan diam, maka momentum awal batu adalah nol diperoleh dari

    p1 = mv1

    p1 = (20 kg)(0 m/s)

    p1 = 0 kg m/s

    Sehingga,

    I = Δ\Deltap

    I = p2 - p1

    I = p2 - 0

    I = p2 = 300 kg m/s

    Maka, momentum batu adalah 300 kg m/s

    4) Menentukan kecepatan batu

    Apabila telah diperoleh hasil dari momentum batu, maka dapat dihitung kecepatan batu saat t= 5 s yaitu:

    p2 = mv2

    300 = 20v2

    v2 = 30020\frac{300}{20}

    v2 = 15 m/s

    Maka, kecepatan batu adalah 15 m/s

    5) Menetukan Percepatan Batu

    Peristiwa ini merupakan salah satu aplikasi dari Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB). Dalam konsep GLBB terdapat persamaan yaitu:

    vt = v0 + at atau a = vt−v0t\frac{vt-v0}{t}

    sehingga

    a = vt−v0t\frac{vt-v0}{t}

    a = 15−05\frac{15-0}{5}

    a = 3 m/s2

    Maka, percepatan batu adalah 3 m/s2

    6) Menentukan perpindahan batu

    Selama bergerak hingga t = 5 s, batu pasti mengalami perpindahan dimana berdasarkan konsep GLBB dapat dinyatakan dalam persamaan

    s = v0t + 12\frac{1}{2}at2

    sehingga

    s = v0t + 12\frac{1}{2}at2

    s = 0 + 12\frac{1}{2}(3)(5)2

    s = 12\frac{1}{2}(3)(25)

    s = 37,5 m

    Maka, perpindahan batu adalah 37,5 m

    7) Menentukan energi kinetik batu

    Energi kinetik merupakan energi yang dimiliki benda ketika benda bergerak dengan kecepatan tertentu dan dinyatakan dalam persamaan:

    EK = 12\frac{1}{2} mv2

    Karena telah diperoleh kecepatan batu, maka:

    EK = 12\frac{1}{2} mv2

    EK = 12\frac{1}{2} (20)(15)2

    EK = (10)(225)

    EK = 2.250 J

    Maka, energi kinetik batu saat t = 5 s adalah 2.250 J

    Jadi, berdasarkan hasil analisis jawaban, pernyataan yang benar yaitu energi kinetik batu 2.250 J.

  • Pilgan

    Aang menjatuhkan bola mainan Momo dan Appa secara bersamaan dari ketinggian yang sama yaitu 5 meter. Jika massa bola Momo dan Bola Appa masing-masing 20 gram dan 50 gram, serta percepatan gravitasi adalah 10 m/s2, maka perbandingan momentum bola Momo dan Appa saat menumbuk tanah adalah ....

    A

    5 : 2

    B

    1 : 5

    C

    1 : 1

    D

    2 : 3

    E

    2 : 5

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Ketinggian h = 5 m

    Massa bola Momo mM = 20 gram = 0,02 kg

    Massa bola Appa mA = 50 gram = 0,05 kg

    Percepatan gravitasi g = 10 m/s2

    Ditanya:

    Perbandingan momentum pM : pA = ?

    Dijawab:

    Jatuhnya bola Momo dan bola Appa merupakan aplikasi dari gerak jatuh bebas, sehingga kecepatan awal kedua benda v0 = 0 m/s. Karena keduanya dijatuhkan pada ketinggian yang sama, maka kecepatan jatuh kedua bola adalah sama. Hal ini disebabkan karena pada gerak jatuh bebas tidak dipengaruhi oleh massa namun hanya dipengaruhi oleh percepatan gravitasi, sehingga kecepatan bola Momo dan bola Appa adalah

    v = 2gh\sqrt{2gh}

    v = (2 )( 10)( 5)\sqrt{(2\ )(\ 10)(\ 5)}

    v = 100\sqrt{100}

    v = 10 m/s

    Momentum didefinisikan sebagai perkalian antara massa dan kecepatan, sehingga:

    pM : pA = mM v : mA v

    pM : pA = (20 kg)(10 m/s) : (50 kg)(10 m/s)

    pM : pA = 200 kg m/s : 500 kg m/s

    Jika disederhanakan, maka

    pM : pA = 2 : 5

    Jadi, perbadingan momentum antara bola Momo dan bola Appa adalah 2 : 5 .

  • Pilgan

    Meelo, Ikki, dan Jinora mendapatkan tugas dari ibu Pema untuk berbelanja di supermarket. Saat di supermarket, Meelo bermain troli belanja dengan Ikki dan Jinora. Ikki yang bermassa 20 kg dan Jinora yang bermassa 33 kg menaiki troli, sedangkan Meelo mendorong troli berserta mereka berdua seperti pada gambar, lalu melepaskannya.

    Sebelum didorong oleh Meelo, troli berisi Ikki dan Jinora dalam keadaan diam. Namun setelah didorong oleh Meelo dengan gaya mendatar F yang berubah terhadap waktu yaitu F = t2 + 7t + 12, dengan F dalam N dan t dalam s, troli beserta Ikki dan jInora bergerak dengan kecepatan tertentu. Jika massa troli adalah 1,0 kg dan troli bergerak pada lantai yang licin, maka besar energi kinetik yang dihasilkan saat t = 6 s adalah ....

    A

    50 J

    B

    1.000 J

    C

    2.700 J

    D

    2.650 J

    E

    1.650 J

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa Ikki mIkki = 20 kg

    Massa Jinora mJinora = 33 kg

    Massa Troli mTroli = 1,0 kg

    Gaya F = (t2 + 7t + 12) N

    Kecepatan awal v0 = 0 m/s ⟶\longrightarrow dalam keadaan diam

    Selang waktu Δ\Deltat = 6 s

    Ditanya:

    Energi kinetik EK = ?

    Dijawab:

    1) Menentukan Gaya yang diberikan Meelo saat t= 6 s

    F = (t2 + 7t + 12) N

    F = ((6)2 + 7(6) + 12) N

    F = (36 + 42 + 12) N

    F = 90 N

    2) Menentukan impuls yang terjadi

    I = FΔtI\ =\ F\Delta t

    I = (90)(6)I\ =\ \left(90\right)\left(6\right)

    I = 540I\ =\ 540 N

    2) Menentukan kecepatan troli berisi Ikki dan Jinora

    Untuk menentukan momentum batu berkaitan dengan impuls troli dengan Meelo. Hal ini disebabkan kerena impul yang dikerjakan suatu benda sama dengan perubahan momentum yang dialami benda, dimana dapat dinyatakan dalam persamaan yaitu:

    I = Δp=m(v2−v1)I\ =\ \Delta p=m\left(v_2-v_1\right)

    Massa yang digunakan dalam hal ini merupakan massa gabungan antara massa troli, massa Ikki, dan massa Jinora, sehingga

    I=Δp=(mtroli+mIkki+mJinora)(v2−v1)I=\Delta p=\left(m_{\text{troli}}+m_{\text{Ikki}}+m_{\text{Jinora}}\right)\left(v_2-v_1\right)

    Karena mula-mula batu berada dalam keadaan diam, maka momentum awal batu adalah nol diperoleh dari

    p1=(mtroli+mIkki+mJinora)(v1)p_1=\left(m_{\text{troli}}+m_{\text{Ikki}}+m_{\text{Jinora}}\right)\left(v_1\right)

    p1=(1+20+30)(0)p_1=\left(1+20+30\right)\left(0\right)

    p1=0p_1=0 kg m/s

    Sehingga,

    I = Δp=p2−p1I\ =\ \Delta p=p_2-p_1

    I = Δp=p2−0I\ =\ \Delta p=p_2-0

    I=(mtroli+mIkki+mJinora)(v2)I=\left(m_{\text{troli}}+m_{\text{Ikki}}+m_{\text{Jinora}}\right)\left(v_2\right)

    540= (54)(v2)540=\ \left(54\right)\left(v_2\right)

    v2=54054v_2=\frac{540}{54}

    v2=10v_2=10 m/s

    Maka, kecepatan troli berisi Ikki dan Jinora adalah 10 m/s

    3) Menentukan energi kinetik troli berisi Ikki dan Jinora

    Energi kinetik merupakan energi yang dimiliki benda ketika benda bergerak dengan kecepatan tertentu dan dinyatakan dalam persamaan:

    EK=12mv2EK=\frac{1}{2}mv^2

    Karena telah diperoleh kecepatannya, maka:

    EK=12mv2EK=\frac{1}{2}mv^2

    EK=12(mtroli+mIkki+mJinora)(v2)2EK=\frac{1}{2}\left(m_{\text{troli}}+m_{\text{Ikki}}+m_{\text{Jinora}}\right)\left(v_2\right)^2

    EK=12(54)(10)2EK=\frac{1}{2}\left(54\right)\left(10\right)^2

    EK=2.700EK=2.700 J

    Jadi, energi kinetik yang dihasilkan saat t = 6 s adalah 2.700 J.

  • Pilgan

    Sebuah bola bermassa 300 gram dilemparkan ke arah tembok dengan gaya 0,3 N sehingga memantul ke arah pelemparnya. Jika impulsnya sebesr 0,045 N s, maka selang waktu bola menyentuh tembok sebesar ....

    A

     s

    B

     s

    C

     s

    D

     s

    E

     s

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa m=300m=300 gram

    Gaya F=0,3F=0,3 N

    Impuls I=0,045I=0,045 s

    Ditanya:

    Selang waktu Δt=?\Delta t=?

    Dijawab:

    Impuls adalah gaya kontak sesaat atau gaya yang bekerja pada benda dalam waktu yang sangat singkat. Impuls juga dapat dimaknai sebagai besaran yang dapat menyebabkan benda mengalami perubahan momentum. Impuls dapat dihitung dengan persamaan berikut.

    I=FΔtI=F\Delta t

    0,045=0,3Δt0,045=0,3\Delta t

    Δt=0,0450,3\Delta t=\frac{0,045}{0,3}

    Δt=0,15\Delta t=0,15 s

    Jadi, selang waktu bola menyentuh tembok sebesar 0,150,15 s.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 380.868 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.