Cermati puisi di bawah ini!

Hampa

Sepi di luar. Sepi menekan mendesak

Lurus kaku pohonan. Tak bergerak

Sampai ke puncak. Sepi memagut

Tak satu kuasa melepas renggut

Segala menanti. Menanti. Menanti


Sepi

Tambah ini menanti jadi mencekik

Memberat mencekung punda

Sampai binasa segala. Belum apa-apa

Udara bertuba. Setan bertampik

Ini sepi terus ada. Dan menanti


(Karya: Chairil Anwar)


Puisi di atas termasuk contoh puisi lirik yang berjenis ....

A

elegi

B

ode

C

serenada

D

balada

Pembahasan:

Jenis puisi berdasarkan cara penyair mengungkapkan isi atau gagasannya dibagi menjadi tiga jenis, yaitu puisi naratif, puisi deskriptif, dan puisi lirik. 

Puisi di atas termasuk puisi lirik. Puisi lirik itu sendiri adalah puisi yang berisi luapan batin penyair yang bersumber dari pengalaman, sikap maupun suasana batin yang dirasakan oleh penyair tersebut. Puisi lirik dibagi menjadi elegi, ode dan serenada. Elegi adalah puisi di mana penyair mengungkapkan perasaan duka. Serenada adalah sajak yang disampaikan penyair yang berisi tentang percintaan dan dapat dinyanyikan. Ode adalah ungkapan pujaan terhadap seseorang, suatu hal atau suatu keadaan dari penyairnya.

Apabila kita menganalisis puisi tersebut, maka isi puisi tersebut adalah penggambaran bentuk kesepian dan kehampaan yang dirasakan penyair saat merindukan seseorang. Kesepian dan kehampaan ini tergambarkan dalam penuh kedukaan yang tidak kunjung hilang.

Berdasarkan teori di atas, puisi berjudul Hampa karangan Chairil Anwar tersebut berjenis elegi.

Bahasa Indonesia Kelas 8 Menulis Puisi Unsur-unsur puisi KD3.7
Ingin latihan soal-soal dengan topik yang sama?

Coba kuis

Ingin cari soal-soal dengan topik yang sama?

Bank Soal


Ayo daftar untuk mendapatkan 44.646 soal latihan!

Daftar sekarang!

Soal Populer Hari Ini