Cermati teks berikut!

Musibah Titanic

RMS Titanic adalah sebuah kapal penumpang yang tenggelam di Samudra Atlantik Utara pada tanggal 15 April 1912. Penyebabnya adalah tabrakan dengan gunung es yang berada di antara Southampton, Inggris dan New York, Amerika Serikat. Musibah ini memakan korban jiwa sebanyak 1.514 penumpang. Banyaknya jumlah korban jiwa dan kerugian yang dialami menjadikan Titanic nama kapal yang paling dikenal sepanjang sejarah.

Titanic

sumber: historyextra.com

Tengah malam empat hari setelah meninggalkan pelabuhan Southampton, Titanic menabrak sebuah gunung es. Tabrakan ini terjadi di sisi kanan kapal dan mengoyak lima dari enam belas kompartemen kedap airnya. Selama dua setengah jam berikutnya, kapal perlahan terisi air yang masuk dari lubang tersebut. Sebagian sekoci penyelamat sudah diluncurkan dalam keadaan setengah penuh, ketika diketahui bahwa ternyata sekoci yang tersedia tidak mencukupi untuk semua penumpang dan awak kapal. Karena protokol "wanita dan anak-anak dahulu", kebanyakan pria ditinggalkan di kapal. Tepat sebelum pukul 2.20, Titanic tenggelam bersama semua penumpang yang masih tertinggal.

Musibah ini menjadi pelajaran yang berharga untuk regulasi dan operasi dalam kapal, terutama dalam memastikan kelengkapan sekoci dan alat penyelamatan lainnya. Salah satu warisan terpenting dari bencana ini adalah penetapan Konvensi Internasional untuk Keselamatan Penumpang di Laut, yang masih mengatur keselamatan laut sampai sekarang.

Menurut teks nonfiksi di atas, hal-hal berikut menjadi penyebab banyaknya jumlah korban musibah, kecuali ....

A

sekoci penyelamat tidak mencukupi

B

protokol "wanita dan anak-anak dahulu"

C

cuaca sangat dingin

D

sekoci yang ada tidak diisi penuh

Pembahasan:

Berdasarkan isi teks paragraf kedua, hal-hal berikut mungkin menjadi penyebab banyaknya jumlah korban:

  • sekoci tidak diisi penuh,
  • sekoci tidak cukup untuk jumlah orang,
  • cuaca dingin (karena ada gunung es) sehingga orang-orang yang berada di air meninggal kedinginan.

Dari pilihan-pilihan jawaban yang ada, protokol "wanita dan anak-anak dahulu" bukan merupakan penyebab banyaknya jumlah korban. Hal ini merupakan penyebab banyaknya jumlah korban pria, karena wanita dan anak-anak dipersilahkan masuk sekoci lebih dahulu. Para pria yang tertinggal di kapal akhirnya banyak yang meninggal karena tenggelam dan cuaca dingin di air.

Ingin latihan soal-soal dengan topik yang sama?

Coba kuis

Ingin cari soal-soal dengan topik yang sama?

Bank Soal


Ayo daftar untuk mendapatkan 39.972 soal latihan!

Daftar sekarang!

Soal Populer Hari Ini