Bacalah teks berikut dengan cermat!

Perang Diponegoro

Perang Diponegoro berawal dari kekecewaan Pangeran Diponegoro atas campur tangan Belanda terhadap istana dan tanah tumpah darahnya. Kekecewaan itu memuncak ketika Patih Danureja atas perintah Belanda memasang tonggak-tonggak untuk membuat rel kereta api melewati makam leluhurnya.

Dipimpin Pangeran Diponegoro, rakyat Tegalrejo menyatakan perang melawan Belanda tanggal 20 Juli 1825. Diponegoro dibantu oleh Pangeran Mangkubumi sebagai penasihat, Pangeran Ngabehi Jayakusuma sebagai panglima, dan Sentot Ali Basyah Prawiradirja sebagai panglima perang. Pangeran Diponegoro juga didukung oleh para ulama dan bangsawan. Daerah-daerah lain di Jawa ikut berjuang melawan Belanda, salah satunya Kyai Mojo dari Surakarta yang mengobarkan Perang Sabil.

Pada tahun 1827, Belanda mendatangkan bantuan dari Sumatra dan Sulawesi. Jenderal De Kock menerapkan taktik perang benteng stelsel. Taktik ini berhasil mempersempit ruang gerak pasukan Diponegoro. Banyak pemimpin pasukan Pangeran Diponegoro gugur dan tertangkap. Namun demikian, pasukan Diponegoro tetap gigih. Akhirnya, Belanda mengajak berunding. Dalam perundingan yang diadakan tanggal 28 Maret 1830 di Magelang, Pangeran Diponegoro ditangkap Belanda. Beliau diasingkan dan meninggal di Makassar.

Mengapa rakyat Tegalrejo menyatakan perang melawan Belanda?

A

Karena Jenderal De Kock menerapkan taktik perang benteng stelsel.

B

Karena Belanda mengasingkan Pangeran Diponegoro.

C

Karena Belanda mendatangkan bantuan dari Sumatra dan Sulawesi.

D

Karena Belanda membuat rel kereta api melewati makam leluhur.

Pembahasan:

Teks narasi sejarah adalah teks yang berisi peristiwa sejarah dan disampaikan dalam bentuk narasi (urutan cerita). Dalam menemukan informasi pada teks narasi sejarah dapat menggunakan panduan 5W dan 1H. Why (mengapa), digunakan untuk menanyakan penyebab terjadinya suatu kejadian dalam teks.

Pada paragraf pertama dijelaskan bahwa Patih Danureja atas perintah Belanda memasang tonggak-tonggak untuk membuat rel kereta api melewati makam leluhur sehingga membuat Pangeran Diponegoro kecewa. Akibatnya, Pangeran Diponegoro bersama rakyat Tegalrejo menyatakan perang melawan Belanda.

Ingin latihan soal-soal dengan topik yang sama?

Coba kuis

Ingin cari soal-soal dengan topik yang sama?

Bank Soal


Ayo daftar untuk mendapatkan 40.636 soal latihan!

Daftar sekarang!

Soal Populer Hari Ini