Cermati teks berikut!

Persahabatan Kelinci dan Monyet

Di suatu hutan hiduplah dua sahabat, si kelinci dan si monyet. Mereka tiap hari bertemu di bawah pohon rindang dan saling bertukar cerita. Namun ada kebiasaan si monyet yang tidak disukai kelinci, yaitu selalu menggaruk-garuk sekujur tubuhnya ketika berbicara. Begitu juga kebiasaan si kelinci yang selalu mengendus-endus dan menggerakkan telinganya tidak disukai oleh si monyet.

Suatu hari si kelinci menegur si monyet tentang kebiasaannya itu. Sebaliknya, si monyet juga mencela kebiasaan si kelinci. Akhirnya mereka setuju untuk masing-masing menghentikan kebiasaannya tersebut. Pada pertemuan mereka keesokan harinya, si kelinci berusaha untuk tidak mengendus-endus dan menggerakkan telinganya. Si monyet pun berusaha untuk tidak menggaruk tubuhnya. Akibatnya mereka gelisah dan tidak bertukar cerita seperti biasanya. Tidak tahan, akhirnya si kelinci mengusulkan untuk mulai bercerita terlebih dahulu.

"Monyet, kemarin sore aku mencium bau serigala di dekat semak-semak itu. Karena tidak yakin, aku mengendus-endusnya beberapa kali lagi. Supaya yakin, aku gerakkan telingaku untuk menangkap suara serigala. Ternyata memang tidak ada."

Tidak mau kalah, monyet juga bercerita,"Kelinci, kemarin sore aku pun lewat di dekat anak-anak monyet tetanggaku yang nakal. Satu dari mereka melempar kulit pisang ke kepalaku. Satu lagi melempar kulit pisang ke daguku. Lalu yang terakhir melemparnya ke bahu dan pahaku."

Mereka saling menyadari apa yang dilakukan oleh temannya. "Hei monyet, kamu menggaruk-garuk tubuhmu lagi!" Sahut si monyet,"Kelinci, kamu pun mengendus-endus dan menggerakkan telingamu!" Mendengarkan tuduhan masing-masing, mereka pun tertawa terbahak-bahak. Setelah itu, mereka pun sepakat untuk tidak lagi mempermasalahkan kebiasaan sahabatnya itu.

Apa yang terjadi ketika kelinci bercerita tentang pengalamannya kemarin sore?

A

Ia menggaruk-garuk tubuhnya sembari bercerita.

B

Monyet menggaruk-garuk tubuhnya sembari mendengar kelinci bercerita.

C

Ia mengendus-ngendus dan menggerakkan telinganya sembari bercerita.

D

Monyet tertawa terbahak-bahak.

Pembahasan:

Isi teks tentang kelinci bercerita tentang pengalamannya terdapat pada paragraf ketiga. Untuk mengetahui apa yang terjadi ketika kelinci bercerita, perhatikan kalimat ini:

Sahut si monyet,"Kelinci, kamu pun mengendus-endus dan menggerakkan telingamu!"

Monyet menyadari bahwa kelinci melakukan kebiasaannya tersebut saat sedang bercerita. Siasat kelinci yaitu seolah-olah endusan dan gerakan telinganya adalah bagian dari cerita. Jadi jawaban yang tepat adalah "ia mengendus-ngendus dan menggerakkan telinganya sembari bercerita".

Ingin latihan soal-soal dengan topik yang sama?

Coba kuis

Ingin cari soal-soal dengan topik yang sama?

Bank Soal


Ayo daftar untuk mendapatkan 34.732 soal latihan!

Daftar sekarang!

Soal Populer Hari Ini