Video Prakarya SMP Tahapan Budi Daya Ternak Hias

Kenapa Telinga Kelinci Terkadang Berwarna Merah?

Budi Daya Ternak Hias Tahapan Budi Daya Ternak Hias K13 Kurikulum 2013 Prakarya
Kuis
Rangkuman

Siswa

Ingin latihan soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Guru

Ingin akses bank soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Soal Populer Hari Ini

Hasil dari (125)23\left(125\right)^{\frac{2}{3}} adalah...

Matematika Level 9 Bilangan Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar Bilangan Berpangkat Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Matematika

Kebiasaan memakai celana berbahan ketat akan mengganggu sistem reproduksi. Pada laki-laki, kebiasaan ini dapat meningkatkan suhu pada daerah kelamin. Apa akibat dari kondisi tersebut?

IPA Level 9 Biologi Sistem Reproduksi Manusia Struktur dan Fungsi Sistem Reproduksi Kelas IX Kurikulum 2013 K13 IPA

Baca teks berikut ini dengan cermat.

Akibat adanya virus corona, segala jenis kegiatan belajar mengajar dalam lembaga pendidikan formal diliburkan untuk sementara waktu. Format pengajaran pun harus berubah. Sebagai gantinya guru dan siswa melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring/online. Namun kegiatan tersebut seringkali mengalami kendala. Hal itulah yang membuat seorang guru di Sumenep memutuskan datang ke rumah masing-masing siswa.

Guru tersebut adalah Avan Fathurrahman. Avan merupakan guru di Sekolah Dasar Negeri Batuputih Laok 3, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, ia menceritakan perjuangannya mengajar di masa pandemi.

Pembelajaran dari rumah mewajibkan Avan memberikan instruksi dan materi pelajaran melalui gawai. Namun hal itu tidak semudah yang diharapkan. Penyebabnya adalah karena tak semua siswa memiliki gawai untuk belajar dari rumah. Jika pun mereka memiliki gawai, tak semua siswa tahu cara pemakaiannya. Selain itu, orangtua siswa sibuk bekerja di sawah, sehingga mereka tak memiliki waktu untuk membimbing anaknya.

Karena kendala tersebut, Avan mengaku terpaksa melanggar imbauan dari pemerintah. Ia berkeliling ke rumah-rumah siswa tiga kali dalam seminggu. Avan harus rela menempuh jarak yang lumayan jauh dan trek yang lumayan sulit karena masuk ke desa-desa. "Bahkan jika hujan, saya harus jalan kaki ke rumah siswa," ungkapnya ketika ditanyai mengenai kesulitannya dalam mengajar. "Saya sadar ini melanggar imbauan pemerintah, tapi mau gimana lagi?"

Unggahan Avan di Facebooknya tersebut kemudian viral. Banyak warganet yang tersentuh dan mendukung Avan. Sebuah akun yang bernama Uti Nyiut memberi komentar, "Semoga selalu diberi kesehatan, ya, Pak. Semoga ilmu yang diajarkan menjadi berkah." Akun lain yang bernama Rubi Rubiarsih juga memberi komentar, "Guru teladan, baik dijadikan contoh untuk semua guru di Indonesia."

Avan adalah guru yang sangat peduli terhadap keberlangsungan belajar siswanya. Semangatnya dalam mengajar bagaikan matahari yang senantiasa menyinari bumi. Ia rela mengorbankan waktu dan tenaganya agar siswanya bisa mendapat pelajaran yang layak. Inisiatifnya tersebut juga tetap ia sertai dengan kesadaran mematuhi protokol kesehatan.

(Sumber: Liputan6.com, dengan penyesuaian)

Penggunaan kata ekspresif dalam teks di atas terdapat pada paragraf ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Cerita Inspiratif Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Inspiratif KD3.12 Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Bahasa Indonesia

Percobaan membuat pelangi buatan dengan kaca.

Langkah kerja:

(1) Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.

(2) Buatlah ruangan menjadi gelap tanpa ada lubang cahaya yang masuk ke dalam ruangan.

(3) Masukkan kaca ke dalam toples secara serong miring.

(4) Sorotkan cahaya lampu senter ke hadapan kaca dalam toples. Dan perhatikan apa yang terjadi.

(5) Tuangkan air ke dalam toples kaca yang telah disiapkan.

(6) Pelangi akan muncul dari sudut kaca.

Urutan langkah-langkah percobaan tersebut yang benar adalah ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Laporan Percobaan Menulis Laporan Percobaan KD4.2 Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Bahasa Indonesia

Cermati cerpen berikut!

Ayah dan ibunya sudah meninggal, tapi sebuah masalah berat kini menjeratnya. Dia bercerita, sertifikat rumah dan tanah peninggalan orang tua justru tergadaikan.

”Kakakku itu, masih sama sifatnya seperti kau mengenalnya dulu. Hanya kini, semakin tua dia semakin tidak tahu diri.”

”Ulahnya?” dia mengangguk.

”Kau tahu, rumah dan tanah yang tidak seberapa luas ini adalah milik kami paling berharga. Tapi aku tidak kuasa untuk menolak kemauannya mencari pinjaman modal usaha dengan mengagunkan semuanya. Aku percaya padanya, peduli padanya. Tapi, dia tidak memiliki rasa yang sama terhadapku. Dia mengkhianati kepercayaanku. Usahanya kandas dan kini beban berat ada di pundakku.” Terbayang sosok kakaknya dahulu, seorang remaja putus sekolah yang selalu menyusahkan orangtua dengan kenakalan-kenakalannya. Kini setelah beranjak tua, masih pula dia menyusahkan adik satu-satunya.

”Kami akan bertahan,” katanya tersenyum saat melepas saya setelah hari beranjak sore. Ada kesungguhan dalam suaranya.

Sepanjang perjalanan pulang, pikiran saya tidak pernah lepas dari sahabat saya yang baik itu. Saya malu. Sebagai sahabat, saya merasa belum pernah berbuat baik padanya. Tidak pula yakin akan mampu melakukan seperti yang dilakukannya untuk menolong saya di malam itu. Dia telah membuktikan bahwa keberanian dan rasa tanggung jawab yang besar bisa timbul dari sebuah persahabatan yang tulus.

Mata saya kemudian melirik seragam dinas yang tersampir di sandaran jok belakang. Sebagai jaksa yang baru saja menangani satu kasus perdata, seragam itu belum bisa membuat saya bangga. Nilainya jelas jauh lebih kecil dibanding nilai persahabatan yang saya dapatkan dari sebuah seragam cokelat Pramuka. Tapi dia tidak tahu, dengan seragam dinas itu, sayalah yang akan mengeksekusi pengosongan tanah dan rumahnya.

(Dikutip dari cerpen berjudul "Seragam". Sumber: kompas.com)

Permasalahan yang dihadapi oleh pemeran sampingan dalam cerpen tersebut adalah ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Cerita Pendek Identifikasi Unsur Cerita Pendek KD3.5 Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Bahasa Indonesia

Cermati cerpen berikut!

Pertanyaan Misterius Ayah

Hari ini ayah tidak berangkat kerja, dan Dani libur sekolah. Dani yang sedang mengerjakan PR-nya melihat ayahnya sedang sibuk memperbaiki sepeda motornya.

Lantas Dani mendekati ayahnya. "Ada yang bisa Dani bantu, Yah?" tanyanya polos. "Boleh-boleh," jawab ayah. Ayah banyak bercerita tentang sepeda motor pada Dani, Dani pun menikmatinya. "Kalau sudah besar nanti kamu mau jadi apa?" tanya ayah padanya. "Aku ingin jadi pembalap, Yah, seperti Rossi," jawab Dani spontan. "Oh, ya? Hebat kamu. Tapi pembalap harus tahu bagian yang terpenting dari motor, kamu tahu?" tanya ayah. Dani pun berpikir, apa ya yang paling penting? Pada keesokan harinya saat lagi sarapan, Dani menjawab pertanyaan yang diajukan ayah kemarin. Bagian terpenting dari sepeda motor adalah roda, karena tanpa adanya roda motor tidak bisa berjalan. Mendengar jawaban dari Dani, ayah menjawab, "Pintarnya, tapi sayangnya bukan itu."

Dani pun tidak menyerah, setiap hari ia selalu mencoba menjawabnya. Mungkin jawabannya adalah kunci, karena tanpa kunci, motor tidak bisa menyala.

Tapi ayah selalu berkata, "Semakin hari semakin pintar ya, tapi jawabannya belum tepat."

Dani masih belum menyerah. Sampai selesai liburan pun, sesekali ayah menanyakan pertanyaan itu, dan setiap Dani menjawab, pasti ayah berkata, "Kamu sangat pintar, tapi jawabannya kurang tepat, terus dicoba ya."

Karena terus seperti itu, lama-kelamaan Dani mulai bosan. Karena jawaban yang diberikannya belum tepat. Sampai saat ini, ayah tidak pernah mau memberikan jawaban yang sebenarnya. "Jangan kamu bosan jawabnya, karena ini pertanyaan sangat mudah, teruslah berusaha," kata ayah setiap kali Dani mengeluh.

Sesudah Dani lulus SMP, Dani melanjutkan ke SMK dan mengambil jurusan otomotif. Dani pun menanyakan pada gurunya, apa bagian terpenting dari sepeda motor. Jawaban gurunya adalah accu, karena motor takkan bisa menyala tanpa accu.

Dani yakin jawabannya kali ini pasti benar. Sepulang sekolah sambil menunggu dijemput ayah, ia menanyakan pada teman-temannya, apa yang paling penting dari sepeda motor. Bermacam-macam jawaban yang ia dapatkan dari mereka, mulai dari mesin, busi, rem, lampu, sampai bensin dan oli.

Saat di perjalanan Dani menjawab pertanyaan ayah, semua jawabannya yang telah ia dapatkan diceritakan pada ayahnya, namun tetap saja jawaban dari ayah, "Coba lagi." Dani pun mulai berpikir ayah pasti mempermainkannya. Selama perjalanan ia tak berbicara sepatah katapun pada ayahnya.

Sampai di sebuah lampu merah, mereka melihat seorang nenek bersama cucunya sedang mengemis. Ayah memberikan sejumlah uang sambil berkata, "Tolong berikan ini pada mereka, kita masih dibagi rezeki, kita harus saling berbagi."

Dani pun memberikan uang itu ke pengemis tersebut. Hatinya pun tersentuh melihatnya.

Malam harinya, di ruang tamu ayah menyuruh Dani duduk di dekatnya. Ayahnya menasehati Dani supaya jadi anak yang baik dan suka menolong. Dani pun mendengarkan dengan cermat.

"Jadi kamu benar-benar ingin tahu jawaban dari pertanyaan ayah?" tanya ayah secara tiba-tiba. Dani pun bingung dan mengangguk, karena telah bosan dihantui pertanyaan misterius dari ayah. "Kamu tahu, di antara semua jawaban yang kamu berikan, memang tidak ada satupun yang salah, namun ayah ingin kamu belajar sesuatu dari pertanyaan ini. Kamu tahu, bagian terpenting dari sepeda motor adalah 'sadel'," jawab ayah. Dani terkejut, "Apa alasannya, Yah?" tanyanya. Ayah tersenyum dan berkata, "Kau tahu kenapa? Karena dengan sadel, kita bisa membonceng dan berbagi kebahagiaan dengan siapa saja di atas sepeda motor kita. Seperti itu pula harusnya kita hidup, selalu berbagi ke sesama dan memberi selama kita masih diberi rezeki dan waktu untuk hidup di atas muka bumi ini."

(Sumber: materibindo.com)

Salah satu nilai kehidupan yang menonjol dalam cerpen tersebut adalah ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Cerita Pendek Identifikasi Unsur Cerita Pendek KD3.5 Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Bahasa Indonesia

Perhatikan kutipan cerpen berikut!

(1) Suara TV yang dinyalakan mengusikku. (2) Aku bangkit dan berjalan menuju ruang tengah. (3) Pemandangan di TV berlayar 60 inci membuatku terkejut. (4) Bom teroris yang diledakkan di daerah Gaza kembali menjadi sorotan berita. (5) Sontak aku mencari smartphoneku di saku dan mulai menghubungi seseorang.

Latar tempat yang berada di kutipan cerpen tersebut ditunjukkan oleh kalimat bernomor ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Cerita Pendek Identifikasi Unsur Cerita Pendek KD3.5 Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Bahasa Indonesia

Agar didapatkan ayam dengan kualitas daging dan telur yang baik, dilakukan pemuliaan hewan dengan cara ....

IPA Level 9 Biologi Pewarisan Sifat Makhluk Hidup Pemuliaan Makhluk Hidup Kelas IX Kurikulum 2013 K13 IPA

Salah satu ciri kebahasaan teks diskusi adalah penggunaan kata yang menunjukkan sikap pembaca. Kata tersebut adalah ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Teks Diskusi Struktur dan Kebahasaan Teks Diskusi KD4.9 Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Bahasa Indonesia

Di bagian barat Amerika Serikat terdapat deretan pegunungan yaitu ....

IPS Level 9 Geografi Benua-Benua di Dunia Kondisi Alam Beberapa Negara di Dunia Kelas IX Video Kurikulum 2013 K13 IPS

Cek Contoh Kuis Online

Kejar Kuis

Cek Contoh Bank Soal

Kejar Soal