Video IPA SMP Konsep Listrik Statis

Konsep Listrik Statis

Fisika Listrik Konsep Listrik Statis Video Kurikulum 2013 K13 IPA LOTS Memahami
Kuis
Rangkuman

Siswa

Ingin latihan soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Guru

Ingin akses bank soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Soal Populer Hari Ini

Alat kelamin luar pada perempuan terdiri atas ....

IPA Level 9 Biologi Sistem Reproduksi Manusia Struktur dan Fungsi Sistem Reproduksi Kelas IX Kurikulum 2013 K13 IPA

Bentuk sederhana dari (8p)3\left(8p\right)^3adalah...

Matematika Level 9 Bilangan Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar Bilangan Berpangkat Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Matematika

Cermati paragraf ini!

Pondasi dalam berumah tangga adalah kepercayaan, kata Ayah dulu. Aku tidak pernah faham mengenai hal tersebut hingga pada suatu hari aku mengalaminya sendiri. Nasehat itu seolah menjadi peringatan awal akan hancurnya hubunganku sekarang.

Perbaikan kata yang tidak baku dalam paragraf tersebut adalah ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Cerita Pendek Struktur dan Kebahasaan Cerita Pendek KD4.5 Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Bahasa Indonesia

Baca teks berikut ini dengan cermat.

Akibat adanya virus corona, segala jenis kegiatan belajar mengajar dalam lembaga pendidikan formal diliburkan untuk sementara waktu. Format pengajaran pun harus berubah. Sebagai gantinya guru dan siswa melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring/online. Namun kegiatan tersebut seringkali mengalami kendala. Hal itulah yang membuat seorang guru di Sumenep memutuskan datang ke rumah masing-masing siswa.

Guru tersebut adalah Avan Fathurrahman. Avan merupakan guru di Sekolah Dasar Negeri Batuputih Laok 3, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, ia menceritakan perjuangannya mengajar di masa pandemi.

Pembelajaran dari rumah mewajibkan Avan memberikan instruksi dan materi pelajaran melalui gawai. Namun hal itu tidak semudah yang diharapkan. Penyebabnya adalah karena tak semua siswa memiliki gawai untuk belajar dari rumah. Jika pun mereka memiliki gawai, tak semua siswa tahu cara pemakaiannya. Selain itu, orangtua siswa sibuk bekerja di sawah, sehingga mereka tak memiliki waktu untuk membimbing anaknya.

Karena kendala tersebut, Avan mengaku terpaksa melanggar imbauan dari pemerintah. Ia berkeliling ke rumah-rumah siswa tiga kali dalam seminggu. Avan harus rela menempuh jarak yang lumayan jauh dan trek yang lumayan sulit karena masuk ke desa-desa. "Bahkan jika hujan, saya harus jalan kaki ke rumah siswa," ungkapnya ketika ditanyai mengenai kesulitannya dalam mengajar. "Saya sadar ini melanggar imbauan pemerintah, tapi mau gimana lagi?"

Unggahan Avan di Facebooknya tersebut kemudian viral. Banyak warganet yang tersentuh dan mendukung Avan. Sebuah akun yang bernama Uti Nyiut memberi komentar, "Semoga selalu diberi kesehatan, ya, Pak. Semoga ilmu yang diajarkan menjadi berkah." Akun lain yang bernama Rubi Rubiarsih juga memberi komentar, "Guru teladan, baik dijadikan contoh untuk semua guru di Indonesia."

Avan adalah guru yang sangat peduli terhadap keberlangsungan belajar siswanya. Semangatnya dalam mengajar bagaikan matahari yang senantiasa menyinari bumi. Ia rela mengorbankan waktu dan tenaganya agar siswanya bisa mendapat pelajaran yang layak. Inisiatifnya tersebut juga tetap ia sertai dengan kesadaran mematuhi protokol kesehatan.

(Sumber: Liputan6.com, dengan penyesuaian)

Majas perumpamaan dalam teks di atas terdapat pada paragraf ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Cerita Inspiratif Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Inspiratif KD3.12 Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Bahasa Indonesia

Berikut yang merupakan bagian pembahasan laporan percobaan adalah ...

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Laporan Percobaan Struktur dan Kebahasaan Laporan Percobaan KD3.2 Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Bahasa Indonesia

Cermati cerpen berikut!

Pertanyaan Misterius Ayah

Hari ini ayah tidak berangkat kerja, dan Dani libur sekolah. Dani yang sedang mengerjakan PR-nya melihat ayahnya sedang sibuk memperbaiki sepeda motornya.

Lantas Dani mendekati ayahnya. "Ada yang bisa Dani bantu, Yah?" tanyanya polos. "Boleh-boleh," jawab ayah. Ayah banyak bercerita tentang sepeda motor pada Dani, Dani pun menikmatinya. "Kalau sudah besar nanti kamu mau jadi apa?" tanya ayah padanya. "Aku ingin jadi pembalap, Yah, seperti Rossi," jawab Dani spontan. "Oh, ya? Hebat kamu. Tapi pembalap harus tahu bagian yang terpenting dari motor, kamu tahu?" tanya ayah. Dani pun berpikir, apa ya yang paling penting? Pada keesokan harinya saat lagi sarapan, Dani menjawab pertanyaan yang diajukan ayah kemarin. Bagian terpenting dari sepeda motor adalah roda, karena tanpa adanya roda motor tidak bisa berjalan. Mendengar jawaban dari Dani, ayah menjawab, "Pintarnya, tapi sayangnya bukan itu."

Dani pun tidak menyerah, setiap hari ia selalu mencoba menjawabnya. Mungkin jawabannya adalah kunci, karena tanpa kunci, motor tidak bisa menyala.

Tapi ayah selalu berkata, "Semakin hari semakin pintar ya, tapi jawabannya belum tepat."

Dani masih belum menyerah. Sampai selesai liburan pun, sesekali ayah menanyakan pertanyaan itu, dan setiap Dani menjawab, pasti ayah berkata, "Kamu sangat pintar, tapi jawabannya kurang tepat, terus dicoba ya."

Karena terus seperti itu, lama-kelamaan Dani mulai bosan. Karena jawaban yang diberikannya belum tepat. Sampai saat ini, ayah tidak pernah mau memberikan jawaban yang sebenarnya. "Jangan kamu bosan jawabnya, karena ini pertanyaan sangat mudah, teruslah berusaha," kata ayah setiap kali Dani mengeluh.

Sesudah Dani lulus SMP, Dani melanjutkan ke SMK dan mengambil jurusan otomotif. Dani pun menanyakan pada gurunya, apa bagian terpenting dari sepeda motor. Jawaban gurunya adalah accu, karena motor takkan bisa menyala tanpa accu.

Dani yakin jawabannya kali ini pasti benar. Sepulang sekolah sambil menunggu dijemput ayah, ia menanyakan pada teman-temannya, apa yang paling penting dari sepeda motor. Bermacam-macam jawaban yang ia dapatkan dari mereka, mulai dari mesin, busi, rem, lampu, sampai bensin dan oli.

Saat di perjalanan Dani menjawab pertanyaan ayah, semua jawabannya yang telah ia dapatkan diceritakan pada ayahnya, namun tetap saja jawaban dari ayah, "Coba lagi." Dani pun mulai berpikir ayah pasti mempermainkannya. Selama perjalanan ia tak berbicara sepatah katapun pada ayahnya.

Sampai di sebuah lampu merah, mereka melihat seorang nenek bersama cucunya sedang mengemis. Ayah memberikan sejumlah uang sambil berkata, "Tolong berikan ini pada mereka, kita masih dibagi rezeki, kita harus saling berbagi."

Dani pun memberikan uang itu ke pengemis tersebut. Hatinya pun tersentuh melihatnya.

Malam harinya, di ruang tamu ayah menyuruh Dani duduk di dekatnya. Ayahnya menasehati Dani supaya jadi anak yang baik dan suka menolong. Dani pun mendengarkan dengan cermat.

"Jadi kamu benar-benar ingin tahu jawaban dari pertanyaan ayah?" tanya ayah secara tiba-tiba. Dani pun bingung dan mengangguk, karena telah bosan dihantui pertanyaan misterius dari ayah. "Kamu tahu, di antara semua jawaban yang kamu berikan, memang tidak ada satupun yang salah, namun ayah ingin kamu belajar sesuatu dari pertanyaan ini. Kamu tahu, bagian terpenting dari sepeda motor adalah 'sadel'," jawab ayah. Dani terkejut, "Apa alasannya, Yah?" tanyanya. Ayah tersenyum dan berkata, "Kau tahu kenapa? Karena dengan sadel, kita bisa membonceng dan berbagi kebahagiaan dengan siapa saja di atas sepeda motor kita. Seperti itu pula harusnya kita hidup, selalu berbagi ke sesama dan memberi selama kita masih diberi rezeki dan waktu untuk hidup di atas muka bumi ini."

(Sumber: materibindo.com)

Salah satu nilai kehidupan yang menonjol dalam cerpen tersebut adalah ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Cerita Pendek Identifikasi Unsur Cerita Pendek KD3.5 Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Bahasa Indonesia

Cermati penggalan cerpen di bawah ini!

”Sampai kapan pun ibu akan tinggal di sini. Ibu ingin selalu mengenang ayahmu di rumah ini. Tak mungkin ibu meninggalkan tempat ini. Jika pergi dari sini berarti ibu meninggalkan ayahmu. Tak mungkin. Makna ayahmu bagi ibu terlalu dalam, Nak.” Begitu jawaban ibu setiap kali aku mengajaknya untuk tinggal bersama. Mas Budi juga selalu khawatir pada ibu dan mendesakku untuk mengajaknya tinggal bersama kami. Namun, ibu selalu menolaknya. Aku pun mengalah, setiap aku ada keperluan ke kota di mana rumah ibu dekat dengan kota itu, aku menyempatkan diri mampir ke rumah ibu, tentunya sudah minta izin pada Mas Budi. Dan, Mas Budi pun mengizinkan dan mendukung penuh apa yang aku lakukan, kecuali sikapku pada ibu yang belum bisa berubah: aku masih memendam bara di hati pada ibu. Awalnya aku berniat akan bersikap ramah, tetapi ketika bertatap muka dengannya, aku tak mampu melakukannya.

Aku selalu teringat ketika ibu memaki-makiku tanpa sebab; menghukumku ketika telat pulang karena mengerjakan PR secara berkelompok di rumah teman. Jika ada ayah pun ibu kerap membentak dan menghukumku, apalagi jika tidak ada ayah. Misalnya ketika tak sengaja aku memecahkan piring yang baru saja kucuci. Sumpah serapah ibu seperti peluru yang diberondongkan dari sebuah senapan ke arahku.

(Sumber: bebas.kompas.id)

Ringkasan yang tepat dari penggalan cerpen di atas adalah ...

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Cerita Pendek Menulis Cerita Pendek KD3.6 Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Bahasa Indonesia

Berikut merupakan ciri-ciri teks laporan percobaan, kecuali ...

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Laporan Percobaan Struktur dan Kebahasaan Laporan Percobaan KD3.2 Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Bahasa Indonesia

Membuat Slime Tanpa Boraks

Berdasarkan judul tersebut, penulisan tujuan laporan percobaan yang tepat adalah ...

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Laporan Percobaan Menulis Laporan Percobaan KD4.2 Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Bahasa Indonesia

Nilai xx yang memenuhi persamaan x23x10=0x^2-3x-10=0 adalah...

Matematika Level 9 Bilangan Persamaan Kuadrat Akar-Akar Persamaan Kuadrat Kelas IX Kurikulum 2013 K13 Matematika

Cek Contoh Kuis Online

Kejar Kuis

Cek Contoh Bank Soal

Kejar Soal