Cermati puisi berikut!

Aku

Kalau sampai waktuku

‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu

Tidak juga kau

               Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulan yang terbuang

               Biar peluru menembus kulitku

               Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari

               Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak peduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi!


(Karya: Chairil Anwar)


Makna konotasi dalam kalimat bait ketiga tersebut memiliki arti ....

A

penyair tersebut bukanlah seseorang yang penting

B

penyair adalah binatang jalang yang terbuang

C

penyair menangisi perubahannya menjadi binatang jalang

D

penyair menghilang bersama kawanan binatang jalang

Pembahasan:

Makna konotasi adalah makna kalimat yang tidak memiliki arti sebenarnya (harafiah) dari kalimat aslinya atau bisa disebut makna ambigu. Makna konotasi banyak ditemukan di dalam puisi sehingga makna sebuah puisi menjadi tersurat. Makna konotasi ini mengandung ungkapan-ungkapan atau kiasan tertentu.

Mari kita cermati bait ketiga yang mengandung makna konotasi tersebut.

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang

Dalam larik tersebut terdapat makna konotasi. Penyair tidak serta merta menggambarkan dirinya adalah binatang jalang secara harafiah. Apabila kita cermati, dari kumpulannya terbuang kalimat ini memiliki arti bahwa binatang jalang tadi tersisihkan dari kumpulannya. Sesuatu atau seseorang yang tersisihkan dari kumpulannya berarti tidak memiliki sesuatu atau harga yang penting. Sehingga, arti sesungguhnya dari makna konotasi aku ini binatang jalang dari kumpulannya terbuang adalah penyair tersebut bukanlah seseorang yang penting.

Ingin latihan soal-soal dengan topik yang sama?

Coba kuis

Ingin cari soal-soal dengan topik yang sama?

Bank Soal


Ayo daftar untuk mendapatkan 39.546 soal latihan!

Daftar sekarang!

Soal Populer Hari Ini