Cermati teks berikut!

Tudung Merah

Suatu hari Tudung Merah disuruh ibunya untuk mengantar keranjang makanan kepada neneknya yang tinggal sendiri di tengah hutan. Pesan ibunya,"Jalan yang cepat dan jangan berhenti hingga sampai ke tempat nenek." Tetapi ketika melewati sekelompok bunga yang cantik, Tudung Merah tidak tahan untuk mengaguminya,"Akan kupetik bunga-bunga ini untuk nenek. Ia pasti senang menerimanya!"

Kebetulan sang serigala berada di dekat Tudung Merah dan mendengar ujarannya. Serigala lantas bergegas menuju rumah nenek dan berhasil sampai sebelum Tudung Merah. Setibanya di rumah nenek, ia mengunci sang nenek di dalam lemari dan berpura-pura menjadi nenek. Mengenakan daster nenek, ia berbaring menunggu Tudung Merah di ranjang.

Ketika Tudung Merah tiba, ia terheran-heran melihat sosok berdaster yang ada di ranjang nenek.

"Telinga nenek besar sekali!" seru Tudung Merah. "Supaya aku bisa mendengarmu lebih jelas," jawab sang serigala.

"Mata nenek besar sekali!" seru Tudung Merah. "Supaya aku bisa melihatmu lebih jelas," jawab sang serigala.

"Tangan nenek besar sekali!" seru Tudung Merah. "Supaya aku bisa memelukmu dengan erat," jawab sang serigala.

"Mulut nenek besar sekali!" seru Tudung Merah. "Supaya aku bisa memakanmu!" jawab sang serigala sambil menerkam Tudung Merah.

Tudung Merah menjerit kaget dan berhasil melarikan diri dari terkaman serigala. Dikejar sang serigala, ia pun berlari dan menjerit minta tolong. Jeritan Tudung Merah terdengar oleh seorang pemburu yang segera berlari menghampirinya. Untunglah sang pemburu tiba pada waktunya dan berhasil mengusir sang serigala. Tudung Merah pun berterima kasih pada sang pemburu dan membebaskan neneknya dari lemari. Mereka lalu menikmati bersama keranjang makanan yang dibawa oleh Tudung Merah.

Watak Tudung Merah dan serigala pada cerita di atas adalah ....

A

penakut (Tudung Merah); serakah (serigala)

B

murah hati (Tudung Merah); pemarah (serigala)

C

pemberontak (Tudung Merah); pembohong (serigala)

D

tidak patuh (Tudung Merah); licik (serigala)

Pembahasan:

Watak/penokohan adalah cara pengarang melukiskan tokoh-tokoh yang ada di dalam cerita. Menentukan watak tokoh dapat melalui cara langsung dan tidak langsung. Penyampaian watak secara langsung adalah melalui deskripsi watak tokoh oleh pengarang itu sendiri. Deskripsi ini berupa kalimat-kalimat penjelasan mengenai watak tokoh dalam teks. Penyampaian watak secara tidak langsung adalah melalui percakapan antartokoh, pikiran tokoh, tindakan tokoh, serta pendapat tokoh lain.

Dalam cerita di atas, watak Tudung Merah disampaikan lewat tindakannya yang tidak mematuhi peringatan ibunya untuk jalan cepat dan tidak berhenti hingga sampai di rumah nenek. Sebaliknya, ia berhenti untuk memetik bunga dan terdengar oleh sang serigala. Akibatnya, serigala berniat buruk ingin memakannya dan menunggunya di rumah nenek.

Di lain hal, watak serigala disampaikan lewat tindakannya yang berpura-pura menjadi nenek untuk menjebak Tudung Merah. Ini adalah tindakan licik, yang artinya banyak akal yang buruk; pandai menipu; culas; curang, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Jadi jawaban yang tepat adalah tidak patuh (Tudung Merah); licik (serigala).

Ingin latihan soal-soal dengan topik yang sama?

Coba kuis

Ingin cari soal-soal dengan topik yang sama?

Bank Soal


Ayo daftar untuk mendapatkan 34.574 soal latihan!

Daftar sekarang!

Soal Populer Hari Ini