Bank Soal Bahasa Indonesia SD Mengubah Puisi Menjadi Prosa

Soal

Parafrasa yang tepat untuk puisi tersebut adalah ...

A

Kemacetan akibat jam pulang kerja mulai terjadi. Kamu terjebak di tempat kerja karena hujan mengguyur dan membasahi semuanya. Kamu termenung dan terjebak sendirian bersama luka di sana. Tidak ada yang datang untukmu. Kamu merasa baik-baik saja dengan itu meskipun bunyi-bunyi klakson yang nyaring membuat kesepian makin melanda.

B

Saat-saat menyedihkan kembali datang. Hujan turun bersamaan dengan jam pulang kerja yang baru saja lewat. Bunyi kemacetan jalan disertai klakson dan serapah pengguna jalan terdengar di balik jendela kantor. Kamu terjebak sendirian di dalamnya karena hujan. Sesaat kamu sadar bahwa kamu sendirian, terjebak bersama luka. Tidak ada yang datang mengobati lukamu.

C

Jam pulang kerja, mobil, dan motor sibuk mencuri jalannya. Engkau terjebak di tempat kerja karena hujan menguyup segalanya. Engkau terjebak sendiri saja bersama luka. Tangismu pun pecah seketika. Engkau sadar tak seorang pun datang menjemputmu. Pula klakson-klakson yang saling menyahut bukanlah untukmu. Tiada satu pun yang untukmu.

D

Pada saat jam pulang kerja, mobil, dan motor sibuk berebut jalan untuk segera sampai di rumah. Kamu terjebak di tempat kerja karena di luar hujan deras. Kamu terjebak sendirian bersama luka. Tangismu pun pecah ketika kamu sadar tak ada seorang pun yang datang menjemputmu, bahkan suara klakson di jalanan yang saling menyahut bukanlah untukmu. Tidak ada satu pun yang memanggilmu.

Pembahasan:

Parafrasa adalah pengungkapan atau penguraian kembali sebuah teks menjadi bentuk susunan kata yang lain. Pengubahan susunan kata ini bertujuan untuk menjelaskan makna yang tersembunyi yang terdapat di dalam teks.

Cara untuk membuat parafrasa dari sebuah puisi adalah dengan menguraikan kembali isi puisi secara tertulis dalam bentuk prosa dengan menggunakan kalimat sendiri. Selain itu, kita dapat menambah atau mengurangi kata untuk membuat larik puisi tersebut menjadi lebih mudah dipahami.

Bentuk parafrasa dari puisi di atas dapat digambarkan seperti berikut.

Pada saat jam pulang kerja;

Mobil dan motor sibuk mencuri berebut jalan untuk segera sampai di rumah;

Engkau kamu terjebak di tempat kerja

karena di luar hujan deras menguyup segalanya;

Engkau kamu terjebak sendirian saja

bersama luka;

Tangismu pun pecah seketika ketika

Engkau kamu sadar tak ada seorang pun yang datang menjemputmu;

Pula klakson-klakson bahkan suara klakson di jalanan

yang saling menyahut bukanlah untukmu.

: tiada tidak ada satu pun yang untukmu memanggilmu

Maka dari itu, parafrasa yang tepat untuk puisi tersebut adalah

Pada saat jam pulang kerja, mobil, dan motor sibuk berebut jalan untuk segera sampai di rumah. Kamu terjebak di tempat kerja karena di luar hujan deras. Kamu terjebak sendirian bersama luka. Tangismu pun pecah ketika kamu sadar tak ada seorang pun yang datang menjemputmu, bahkan suara klakson di jalanan yang saling menyahut bukanlah untukmu. Tidak ada satu pun yang memanggilmu.

Video
03 Mei 2020
Kehidupan Dunia Laut Dalam
Rangkuman
15 Januari 2021
Gagasan Pokok Teks | Bahasa Indonesia | Kelas 4...

Siswa

Ingin latihan soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Guru

Ingin akses bank soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Soal Populer Hari Ini

Cek Contoh Kuis Online

Kejar Kuis

Cek Contoh Bank Soal

Kejar Soal