Rangkuman IPA SMP Partikel Penyusun Materi

Partikel Penyusun Materi | IPA | Kelas 9 | KD 3.8 & KD 4.8

Kimia Partikel Penyusun Materi Kuis Mengetahui LOTS

Partikel Penyusun Benda Mati dan Makhluk Hidup

Molekul dalam Benda Mati dan Makhluk Hidup 

  • Setiap benda dan makhluk hidup tersusun oleh molekul-molekul. Molekul ini tersusun atas partikel yang lebih kecil, yaitu atom. 
  • Atom merupakan suatu materi yang tidak dapat dibagi lagi secara kimiawi.
  • Contoh atom: H, N,  Na, Cl, K, O, Ca, Br, dan Kr.


Atom dan Partikel Penyusunnya


Elektron, Proton, Neutron

  • Elektron adalah partikel subatom yang bermuatan negatif.
  • Proton adalah partikel subatom yang bermuatan positif.
  • Neutron adalah partikel subatom yang tidak bermuatan atau netral.
  • Proton dan neutron mempunyai ukuran yang sama dan jauh lebih besar daripada elektron.
  • Inti dari sebuah atom mengandung proton dan neutron.
  • Elektron bergerak di luar inti.
  • Jumlah proton (juga dikenal sebagai nomor atom) menentukan unsur. 

Kuis
5 Soal Level: Reguler
08 Juni 2020
Bilangan Cacah dan Pecahan Sederhana
Lihat
Rangkuman
16 Maret 2020
Komponen dan Interaksi Ekosistem

Siswa

Ingin latihan soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Guru

Ingin akses bank soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Soal Populer Hari Ini

Baca teks berikut ini dengan cermat.

Akibat adanya virus corona, segala jenis kegiatan belajar mengajar dalam lembaga pendidikan formal diliburkan untuk sementara waktu. Format pengajaran pun harus berubah. Sebagai gantinya guru dan siswa melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring/online. Namun kegiatan tersebut seringkali mengalami kendala. Hal itulah yang membuat seorang guru di Sumenep memutuskan datang ke rumah masing-masing siswa.

Guru tersebut adalah Avan Fathurrahman. Avan merupakan guru di Sekolah Dasar Negeri Batuputih Laok 3, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, ia menceritakan perjuangannya mengajar di masa pandemi.

Pembelajaran dari rumah mewajibkan Avan memberikan instruksi dan materi pelajaran melalui gawai. Namun hal itu tidak semudah yang diharapkan. Penyebabnya adalah karena tak semua siswa memiliki gawai untuk belajar dari rumah. Jika pun mereka memiliki gawai, tak semua siswa tahu cara pemakaiannya. Selain itu, orangtua siswa sibuk bekerja di sawah, sehingga mereka tak memiliki waktu untuk membimbing anaknya.

Karena kendala tersebut, Avan mengaku terpaksa melanggar imbauan dari pemerintah. Ia berkeliling ke rumah-rumah siswa tiga kali dalam seminggu. Avan harus rela menempuh jarak yang lumayan jauh dan trek yang lumayan sulit karena masuk ke desa-desa. "Bahkan jika hujan, saya harus jalan kaki ke rumah siswa," ungkapnya ketika ditanyai mengenai kesulitannya dalam mengajar. "Saya sadar ini melanggar imbauan pemerintah, tapi mau gimana lagi?"

Unggahan Avan di Facebooknya tersebut kemudian viral. Banyak warganet yang tersentuh dan mendukung Avan. Sebuah akun yang bernama Uti Nyiut memberi komentar, "Semoga selalu diberi kesehatan, ya, Pak. Semoga ilmu yang diajarkan menjadi berkah." Akun lain yang bernama Rubi Rubiarsih juga memberi komentar, "Guru teladan, baik dijadikan contoh untuk semua guru di Indonesia."

Avan adalah guru yang sangat peduli terhadap keberlangsungan belajar siswanya. Semangatnya dalam mengajar bagaikan matahari yang senantiasa menyinari bumi. Ia rela mengorbankan waktu dan tenaganya agar siswanya bisa mendapat pelajaran yang layak. Inisiatifnya tersebut juga tetap ia sertai dengan kesadaran mematuhi protokol kesehatan.

(Sumber: Liputan6.com, dengan penyesuaian)

Penggunaan kata ekspresif dalam teks di atas terdapat pada paragraf ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Cerita Inspiratif Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Inspiratif KD3.12

Penyakit epididimitis ditandai dengan ....

IPA Level 9 Biologi Sistem Reproduksi Manusia Kesehatan Organ Reproduksi

Baca teks berikut ini dengan cermat.

Seorang remaja asal Thailand yang tinggal di timur laut Provinsi Kalasin sedang menjadi buah bibir. Remaja tersebut menjadi buah bibir lantaran menjual lukisannya, mayoritas bergambar pemandangan desa, untuk memenuhi tanggungan biaya kuliahnya.

Remaja bernama Krittamet Saisaen, atau yang akrab disapa Earth tersebut bercita-cita menjadi seorang arsitek. Remaja berusia 18 tahun tersebut mengenang kesukaannya melukis pertama kali, yaitu ketika menemani ibunya saat dirawat di rumah sakit. Hobi menggambarnya memang sudah dimulai sejak ia masih kecil. Oleh karena itu, ia sangat berkeinginan menjadi seorang arsitek yang ahli mendesain bangunan.

Earth ingin mendaftar kuliah di Arsom Silp Institute of The Arts, Bangkok. Namun, biaya yang harus ia bayar untuk bisa menempuh kuliah di sana sebesar 60 ribu baht atau lebih dari 27 juta untuk satu semesternya. Untuk meraih gelar sarjana, ia harus menyelesaikan 10 semester atau memerlukan biaya sekitar 270 juta. Biaya kuliah yang sangat tinggi tersebut tak mampu ia penuhi. Apalagi orangtua Earth sudah tidak ada. Ibunya telah meninggal dunia dan ayahnya meninggalkannya beserta adiknya.

Earth tak patah semangat. Ia berharap bisa mendapatkan uang dengan menjual lukisannya. Ia menjual lukisannya kepada tetangga dengan harga 20 sampai 50 baht, atau sekitar 10 ribu sampai 23 ribu rupiah. Meskipun dibayar sedikit, ia tak patah semangat. Ia terus memoles keterampilannya lewat guru seninya dan video tutorial di Youtube.

Kehidupan Earth membaik setelah kisahnya tersebar di berbagai media sosial. Akibat hal tersebut, ia kemudian kebanjiran pesanan membuat lukisan. Pesanan lukisan tersebut dibayar dengan harga 1000 sampai 2000 bath.

Kerja keras Earth mengasah keterampilan dan gigih menjual lukisan akhirnya menuai hasil. Earth menjadi bukti sebagai anak muda yang berjuang meraih cita-citanya meskipun banyak halangan. Dari penghasilan yang ia dapatkan tersebut ia juga bercita-cita membangun pondok ramah lingkungan untuk mengajari anak-anak melukis.

(Sumber: Liputan6.com, dengan penyesuaian)

Bagian komplikasi dalam cerita inspiratif di atas terdapat pada paragraf ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Cerita Inspiratif Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Inspiratif KD3.12

Cermati pidato berikut!

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam sejahtera untuk kita semua,

Yang saya hormati Bapak Ibu Wali Murid sekalian,

Dan anak-anak yang saya banggakan,

Pertama-tama, izinkanlah saya untuk menyampaikan gagasan dan pesan terkait dengan kenakalan remaja yang semakin marak di tengah perkembangan teknologi dan komunikasi saat ini. Di tengah gempuran perkembangan teknologi dan komunikasi, banyak anak-anak muda yang sukses dalam meniti kehidupan dan prestasi. Namun, di balik itu tidak sedikit juga yang terjerumus ke dalam kenakalan remaja seperti pergaulan dan sosial yang salah.


Kalimat pembuka untuk mengawali isi pidato tersebut yang tepat adalah ...

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Pidato Persuasif Struktur dan Kebahasaan Pidato Persuasif KD3.4

Cermati kutipan novel di bawah ini!

Perempuan muda itu berteriak kepada seorang kakek di hadapannya, "Jangan sampai aku bertemu kamu lagi di masa depan! Gara-gara kamu, aku dipecat!"

Kakek yang sudah berusia 60 tahunan itu menatap perempuan itu ragu di balik gurat wajahnya yang terlihat jelas. Perempuan itu masih sibuk mengomelinya karena sebagai driver ojek online, ia tidak sanggup ngebut di atas kecepatan standar. Bahkan mereka hampir menabrak seseorang ketika perempuan itu terus berteriak kepada kakek tersebut karena terlalu lambat menjalankan sepeda motornya.

"Maafkan saya, Mbak," ucap kakek tersebut masih menunduk. Mendung gelap menggantung di langit, menutupi matahari yang hampir tenggelam. Sesaat kemudian, hujan deras turun. "Lihat sekarang aku terjebak hujan di sini denganmu! Dasar pembawa sial!" bentak perempuan itu lagi.

"Ayah!" tiba-tiba terdengar suara lelaki memanggil. Baik kakek tua dan perempuan muda itu menoleh. Laki-laki dengan jas birunya membuka payung lebar-lebar dan tergesa mendekati kakek tua itu.

"Ah, Ayah.. Sudah kubilang jangan bekerja lagi. Seharusnya Ayah di rumah saja." Kakek tua itu tertawa mendengar anaknya kembali menasihatinya. Sesaat laki-laki yang ternyata adalah atasan perempuan muda itu menoleh kepada perempuan muda itu. "Ternyata keputusan saya memecat kamu tidak salah. Saya melihat kamu memaki Ayah saya yang tidak bisa mengebut di jalan. Kalau kamu sadar, perihal telatnya kamu di kantor ini adalah kesalahanmu sendiri yang tidak bisa memperkirakan waktu. Sudahlah, percuma saya berbicara. Ayo, Ayah.. Kita pulang." Laki-laki itu merangkul Ayahnya hangat dan mereka pun berjalan beriringan menuju mobil untuk pulang.

Latar waktu dari kutipan novel di atas adalah ....

Bahasa Indonesia Level 9 Membaca Buku Fiksi dan Nonfiksi Hubungan Unsur-unsur Buku Fiksi dan Nonfiksi KD4.13

Jika kerucut memiliki jari-jari 7 cm dan tinggi 24 cm, maka luas selimut kerucut adalah ... cm2.

Matematika Level 9 Geometri Bangun Ruang Sisi Lengkung Luas dan Volume Bangun Ruang Sisi Lengkung

Pabrik industri berbahan kayu mulai banyak menerapkan teknologi biopulping dalam proses pengolahan mereka. Berikut pernyataan yang benar tentang teknologi biopulping adalah ….

IPA Level 9 Fisika Teknologi Ramah Lingkungan Prinsip Teknologi Ramah Lingkungan

Berdasarkan gambar di atas, ada berapa pasangan bangun datar yang kongruen?

Matematika Level 9 Geometri Kesebangunan dan Kongruen Kekongruenan

Perhatikan gambar kedua segitiga di bawah ini!

\triangle CED dan  \triangle\ CGF adalah sebangun. Manakah di bawah ini yang bukan merupakan pasangan sisi yang bersesuaian!

Matematika Level 9 Geometri Kesebangunan dan Kongruen Kesebangunan

Setiap atom memiliki massa tertentu. Massa suatu atom bergantung pada jumlah proton dan neutron. Mengapa massa elektron tidak ikut berpengaruh?

IPA Level 9 Kimia Partikel Penyusun Materi Partikel Penyusun Benda Mati dan Makhluk Hidup

Cek Contoh Kuis Online

Kejar Kuis

Cek Contoh Bank Soal

Kejar Soal