Bank Soal Bahasa Indonesia SD Mengubah Puisi Menjadi Prosa

Soal

Pilgan

Kudengar Suaramu Makin Lirih

Kudengar suara rintihmu makin lirih

Karena angka-angka kian banyak saja jumlah nolnya yang

terucap dari mulut para pedagang dan terpatri di label makanan

di pasar dan toko-toko


Kudengar suara rintihmu makin lirih

karena jadwal makanmu makin jarang

jumlah makanan pengganjal perutmu makin mengecil

bahkan kadang luput singgah

karena angin buru-buru menerbangkannya kembali

sebelum sempat kau tangkap dengan tangan gemetarmu


Walau kian lirih

merintihlah selagi kau masih bisa

merintihlah sebelum mulutmu beku

karena tak ada lagi makanan yang sempat singgah di mulutmu


Yogyakarta, 25 Maret 2012

(Puisi karya Wiyatmi dalam buku kumpulan puisi Suara dari Balik Kabut)

Parafrasa yang tepat untuk bait kedua puisi tersebut adalah ...

A

Aku mendengar rintihanmu yang makin lirih karena jadwal makanmu yang makin jarang dan jumlah makanan pengganjal perutmu makin kecil. Bahkan, terkadang tidak ada makanan yang bisa kau dapatkan dengan tangan gemetarmu.

B

Aku tidak lagi mendengar rintihanmu setiap kali kamu tidak mendapatkan makanan. Makin mahalnya makanan karena kondisi membuatmu makin tidak mampu untuk mengisi perutmu.

C

Merintihlah selagi kamu bisa. Jangan menyerah untuk menyuarakan kesakitanmu. Dapatkan makanan dengan terus merintih lirih. Merintihlah sampai kesakitanmu didengar.

D

Tidak ada yang mendengar rintihan kesakitanmu selama ini, bahkan hingga nilai makanan makin melambung tinggi dan tidak ada lagi makanan yang tersisa di jalanan. Bertahanlah dalam kesesakan dan kesakitanmu. Janganlah berhenti menyuarakan kesedihanmu.

Pembahasan:

Parafrasa adalah pengungkapan atau penguraian kembali sebuah teks menjadi bentuk susunan kata yang lain. Pengubahan susunan kata ini bertujuan untuk menjelaskan makna yang tersembunyi yang terdapat di dalam teks.

Cara untuk membuat parafrasa dari sebuah puisi adalah dengan menguraikan kembali isi puisi secara tertulis dalam bentuk prosa dengan menggunakan kalimat sendiri. Selain itu, kita dapat menambah atau mengurangi kata untuk membuat larik puisi tersebut menjadi lebih mudah dipahami.

Bentuk parafrasa untuk bait kedua dapat digambarkan seperti berikut.

Kudengar Aku mendengar suara rintihmu kesakitanmu yang makin makin lirih

karena jadwal makanmu yang makin makin jarang

dan jumlah makanan pengganjal perutmu makin mengecil makin kecil

bahkan kadang luput singgah terkadang tidak ada

karena angin buru-buru menerbangkannya kembali

sebelum sempat kau tangkap makanan yang bisa kau dapatkan dengan tangan gemetarmu.

Maka dari itu, parafrasa yang tepat untuk bait kedua puisi tersebut adalah

Aku mendengar rintihanmu yang makin lirih karena jadwal makanmu yang makin jarang dan jumlah makanan pengganjal perutmu makin kecil. Bahkan, terkadang tidak ada makanan yang bisa kau dapatkan dengan tangan gemetarmu.

Video
03 Mei 2020
Kehidupan Dunia Laut Dalam
Rangkuman
15 Januari 2021
Gagasan Pokok Teks | Bahasa Indonesia | Kelas 4 | Tema 1 Indahnya Kebersamaan | Subtema 1 Keragam...

Siswa

Ingin latihan soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Guru

Ingin akses bank soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Soal Populer Hari Ini

Cek Contoh Kuis Online

Kejar Kuis

Cek Contoh Bank Soal

Kejar Soal