Bank Soal Bahasa Indonesia SMP Identifikasi Informasi Teks Tanggapan

Soal

Pilgan

Bacalah kutipan teks berikut!

Begitu banyak pertentangan tentang kebijakan Ujian Nasional sebagai alat evaluasi akhir pendidikan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem berusaha meluruskan berbagai pernyataan mengenai kebijakan penghapusan UN. Menurutnya bahasa yang tepat bukanlah menghapus UN tetapi mengganti sistem UN menjadi asesmen kompetensi minimum yang hampir mirip seperti PISA, yaitu literasi, numerasi, plus satu survei karakter.

(Sumber: edukasi.kompas.com, dengan penyesuaian)

Berikut yang merupakan tanggapan pro terhadap isi teks adalah ...

A

Langkah yang diambil menteri pendidikan kurang tepat, karena UN merupakan alat evaluasi akhir yang dapat mengukur prestasi belajar siswa selama menjalankan proses belajar di sekolah.

B

Menteri Pendidikan sangat berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap proses pembelajaran agar siswa dapat berkembang menjadi pribadi yang sukses dan berkarakter.

C

Menteri pendidikan mengambil langkah yang tepat karena tidak menjadikan UN sebagai tolok ukur kelulusan melainkan menggantinya menjadi asesmen minimum dan survei karakter, sesuai dengan pernyataan merdeka belajar.

D

Penyelenggaraan USBN dilakukan untuk menilai kompetensi siswa yang dapat dilakukan dalam bentuk tes tertulis atau bentuk penilaian komprehensif seperti protofolio dan penugasan dengan begitu guru dan sekolah lebih merdeka dalam penilaian hasil belajar siswa.

Pembahasan:

Pada teks tanggapan kritis terdapat tanggapan pro dan kontra atau tanggapan yang mendukung dan melemahkan pernyataan.

Mari kita analisis satu persatu jawaban di atas.

*Langkah yang diambil menteri pendidikan kurang tepat, karena UN merupakan alat evaluasi akhir yang dapat mengukur prestasi belajar siswa selama menjalankan proses belajar di sekolah. → Merupakan tanggapan kontra karena ada pernyataan kurang tepat.

*Menteri Pendidikan sangat berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap proses pembelajaran agar siswa dapat berkembang menjadi pribadi yang sukses dan berkarakter. → Bukan merupakan tanggapan dari isu teks di atas karena menanggapi masalah lain, yaitu pelayanan proses pembelajaran.

*Menteri pendidikan mengambil langkah yang tepat karena tidak menjadikan UN sebagai tolok ukur kelulusan melainkan menggantinya menjadi asesmen minimum dan survei karakter, sesuai dengan pernyataan merdeka belajar. → Merupakan tanggapan pro dari isu teks di atas karena ada pernyataan yang mendukung, yaitu Menteri pendidikan mengambil langkah yang tepat.

*Penyelenggaraan USBN dilakukan untuk menilai kompetensi siswa yang dapat dilakukan dalam bentuk tes tertulis atau bentuk penilaian komprehensif seperti protofolio dan penugasan dengan begitu guru dan sekolah lebih merdeka dalam penilaian hasil belajar siswa.→ Bukan merupakan tanggapan dari isu teks di atas karena menanggapi masalah lain, yaitu USBN.

Jadi, jawaban yang tepat adalah Menteri pendidikan mengambil langkah yang tepat karena tidak menjadikan UN sebagai tolok ukur kelulusan melainkan menggantinya menjadi asesmen minimum dan survei karakter, sesuai dengan pernyataan merdeka belajar.

Video
03 Mei 2020
Kehidupan Dunia Laut Dalam
Rangkuman
15 Januari 2021
Gagasan Pokok Teks | Bahasa Indonesia | Kelas 4 | Tema 1 Indahnya Kebersamaan | Subtema 1 Keragam...

Siswa

Ingin latihan soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Guru

Ingin akses bank soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Soal Populer Hari Ini

Cek Contoh Kuis Online

Kejar Kuis

Cek Contoh Bank Soal

Kejar Soal