Bacalah penggalan novel berikut!
"Congratulations! Selamat, penduduk bumi! Kita baru saja mendapatkan bayi yang kesepuluh miliar!"
Tulisan itu ada di mana-mana pagi ini. Di layar-layar super-tipis stasiun kereta bawah tanah, di papan iklan gedung-gedung, di dinding bus kota, bahkan di lampu lalu lintas perempatan jalan. Huruf-hurufnya bergerak, diikuti gambar kembang api meletus, simbol perayaan. Satu-dua pejalan kaki mendongak, memperhatikan.
"Kamu jangan sampai tertinggal, Lail!" seorang wanita berusia 35 tahun berseru. Dia sedang berjalan cepat melewati trotoar.
Sementara gerimis jatuh dari langit. Butir airnya lembut menerpa wajah.
Anak perempuan yang berjalan di belakangnya mengangguk, buru-buru mengejar ibunya. Tadi dia mendongak, bukan memperhatikan tulisan-tulisan itu, tetapi asyik menatap butir air gerimis. Usianya tiga belas tahun, dengan rambut panjang tergerai. Dia mengenakan seragam sekolah baru, sepatu baru, juga tas baru.
(Dikutip dari novel berjudul "Hujan" karya Tere Liye)
Sudut pandang dari penggalan buku fiksi tersebut adalah ....