Latihan IPS Kelas VI Agresi Militer Belanda
# 2
Pilgan

Agresi Militer Belanda II mengakibatkan munculnya perjanjian ....

A

Roem Royen

B

Linggajati

C

Renville

D

Konferensi Meja Bundar

Pembahasan:

Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948 mendapat berbagai protes dari dalam maupun luar negeri. Indonesia kemudian melaporkan Agresi Militer Belanda II ke Dewan Keamanan PBB. PBB dan negara-negara lain mendesak Belanda dan Indonesia untuk segera mengadakan perundingan, sehingga tidak ada lagi peperangan.

Untuk menindaklanjuti usulan dari PBB tersebut, pada tanggal 7 Mei 1949 Belanda dan Indonesia sepakat menandatangani perjanjian yang diberi nama Perjanjian Roem-Royen. Roem Royen diambil dari nama pemimpin perwakilan dari Indonesia dan Belanda, yaitu Roem dan Royen.

Dalam perundingan Roem-Royen menghasilkan persetujuan berikut.

  1. Indonesia dan Belanda sepakat untuk menghentikan tembak-menembak dan bekerja sama menciptakan keamanan
  2. Pemerintah Belanda akan segera mengembalikan pemerintahan Indonesia ke Yogyakarta
  3. Belanda harus membebaskan para pemimpin Indonesia yang ditahan Belanda
  4. Indonesia dan Belanda sepakat untuk menyelenggarakan Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag

Kesimpulannya Agresi Militer Belanda II mengakibatkan munculnya perjanjian Roem-Royen.