Latihan AKM Literasi Kelas II Teks Informasi
# 7
Pilgan

Krisis Iklim Dunia

Teks 1

Perubahan iklim merupakan isu yang makin menjadi perhatian para ilmuwan, aktivis lingkungan, dan juga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kesimpulan sejumlah ilmuwan yang tergabung dalam Intergovernmental Panel on Climate Change dalam laporan komprehensif mengenai keadaan iklim di berbagai daerah di dunia menegaskan ada bahaya di masa depan yang layak diperhatikan.

Laporan yang dirilis pada tanggal 9 Agustus 2021 ini menjadi peringatan terhadap manusia akan bahaya dari perubahan iklim. Bahkan, Sekjen PBB, Antonio Guterres, menyebut bahwa laporan itu sebagai kode merah bagi manusia. Dalam laporan tersebut dikatakan bahwa manusia merupakan pelaku utama dari krisis iklim yang terjadi. Pasalnya, emisi dari gas rumah kaca akibat aktivitas manusia telah menyumbang 1,1 derajat Celcius peningkatan panas bumi.

Berbeda dengan laporan yang pernah diterbitkan di tahun 2013 yang menyatakan bahwa dampak dari perubahan iklim masih samar. Laporan IPCC terbitan 2021 menegaskan bahwa tidak ada jalan untuk memutar balik. Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa saat ini krisis iklim sudah di depan mata. Laporan ini diharapkan dapat menjadi acuan kebijakan bagi pemerintah di berbagai negara untuk mengurangi risiko krisis iklim pada masa depan.

(Sumber: tirto.id dengan penyesuaian)


Teks 2

Dunia sedang dalam keadaan mengkhawatirkan. Bahaya pemanasan global dan perubahan iklim makin tidak terkendali. Laporan panel iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa suhu bumi telah meningkat 1,1 derajat Celcius sejak abad ke-19. Apabila tidak ada penanganan signifikan, suhu bumi akan naik 1,5 derajat Celcius dalam 20 tahun. Pada laporan Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) yang dirilis kemarin, para ilmuwan menyebut manusia adalah penyebab utama pemanasan global. 

Upaya mengurangi emisi karbon dioksida atau gas rumah kaca juga dianggap tak mampu menghilangkan seluruh dampak pemanasan global. Akibat perubahan iklim sudah terjadi di seluruh penjuru dunia dalam beberapa waktu belakangan ini. Laporan itu juga memperingatkan bencana selanjutnya dapat lebih buruk. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menggambarkan laporan itu sebagai kode merah untuk kemanusiaan. 

Melihat laporan tersebut banyak pemimpin dunia turut menyampaikan komentar serta komitmennya dalam menghadapi perubahan iklim. Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, pada akun Twitter-nya menyatakan siap untuk melawan pemanasan global. Di Indonesia, Menteri Keuangan, Sri Mulyani, turut menyampaikan kekhawatirannya terhadap perubahan iklim. Dia menambahkan dalam melawan perubahan iklim diperlukan kerja sama antara pemerintah, swasta, dan internasional untuk mencapai komitmen pengurangan emisi karbon. 

(Sumber: katadata.co.id dengan penyesuaian)

Bahkan, Sekjen PBB Antonio Guterres menyebut laporan itu sebagai kode merah bagi manusia.

Berdasarkan kutipan tersebut, alasan penyebutan laporan krisis iklim sebagai kode merah bagi manusia adalah ....

(Pilih semua jawaban benar.)

A

manusia diharuskan untuk bergegas mengatasi kerusakan iklim di bumi

B

krisis iklim sudah menjadi isu terkini bagi para ilmuwan dan tokoh dunia

C

manusialah yang dapat diandalkan dalam memperbaiki kerusakan iklim

D

manusia menjadi pelaku utama dari kerusakan iklim yang terjadi di bumi

E

kerusakan iklim menjadi musibah yang tak terhindarkan di masa yang akan datang