Bacalah puisi berikut dengan seksama!
Walau
Walau penyair besar
takkan sampai sebatas Allah
dulu pernah kuminta Tuhan
dalam diri
sekarang tak
kalau mati
mungkin matiku bagai batu tamat bagai pasir tamat
jiwa membumbung dalam baris sajak
tujuh puncak membilang-bilang
nyeri hari mengucap-ucap
di butir pasir kutulis rindu rindu
walau huruf habislah sudah
alif bataku belum sebatas Allah
(Karya: Sutardji Calzoum Bachri)
Isi dari puisi tersebut adalah ....