Latihan Bahasa Indonesia Kelas VIII Simpulan Isi Puisi
# 5
Pilgan

Cermati puisi berikut!

Ratapan Daud

–Kematian Absalom

 

Akhirnya pergi juga kau. Tanpa berpamit.

Tanpa restu kecuali kesumat. Karena kau

kupanggil pulang untuk tak kuampuni.

 

Betapa sakit dan sepi.

Betapa malam-malam penuh hantu,

penuh mimpi berduri, anakku.

 

Barangkali tanpa setahuku,

sering kau terbangun tengah malam

berpeluh lalu berteriak ngeri.

 

Dulu kau akan memanggilku

dan kuusap kepalamu

sementara kau dekap pinggangku erat.

 

Akulah hantu itu bagimu.

Betapa perih diremehkan

dan dianggap tiada ayah sendiri.

 

Lebih daripada tak diampuni sekalian.

Jiwamu tergantung antara ampunanku

dan rindumu berjumpa.

 

Ada tapi tiada. Pernah kau titip isyarat

mendekatkan diri sebelum akhirnya

pahit hatimu, bertahun kuabaikan.

 

Akulah hantu bagimu.

Engkau yang terindah dari semua,

tapi engkau tiada. Terhilang.

 

September, 2014


(Karya: Cyprianus Bitin Berek)


Pernyataan yang tepat yang terdapat pada puisi tersebut adalah ....

A

hubungan ayah dan anak yang tidak harmonis

B

kehampaan karena ditinggalkan oleh kekasih

C

kehidupan akan menjadi lebih baik tanpa orang yang dibenci

D

angan-angan yang pupus dan harapan yang mati