Cermati puisi berikut!
Ratapan Daud
–Kematian Absalom
Akhirnya pergi juga kau. Tanpa berpamit.
Tanpa restu kecuali kesumat. Karena kau
kupanggil pulang untuk tak kuampuni.
Betapa sakit dan sepi.
Betapa malam-malam penuh hantu,
penuh mimpi berduri, anakku.
Barangkali tanpa setahuku,
sering kau terbangun tengah malam
berpeluh lalu berteriak ngeri.
Dulu kau akan memanggilku
dan kuusap kepalamu
sementara kau dekap pinggangku erat.
Akulah hantu itu bagimu.
Betapa perih diremehkan
dan dianggap tiada ayah sendiri.
Lebih daripada tak diampuni sekalian.
Jiwamu tergantung antara ampunanku
dan rindumu berjumpa.
Ada tapi tiada. Pernah kau titip isyarat
mendekatkan diri sebelum akhirnya
pahit hatimu, bertahun kuabaikan.
Akulah hantu bagimu.
Engkau yang terindah dari semua,
tapi engkau tiada. Terhilang.
September, 2014
(Karya: Cyprianus Bitin Berek)
Pernyataan yang tepat yang terdapat pada puisi tersebut adalah ....