Seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi virus COVID-19 yang dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium RT-PCR atau swab-test disebut dengan kasus konfirmasi.
Kasus konfirmasi dibagi menjadi dua, yaitu:
- kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik),
- kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik).
"Simptom" artinya gejala, sedangkan "a" artinya tidak. Jadi asimptomatik artinya tidak bergejala.
Secara lengkap, asimptomatik adalah seseorang yang terinfeksi coronavirus dan tidak menunjukkan gejala sama sekali. Hal ini bisa disebabkan imunitas tubuh yang cukup kuat untuk melawan coronavirus. Asimptomatik biasanya terjadi pada usia-usia muda.