Latihan Bahasa Indonesia Kelas VI Mengubah Puisi Menjadi Prosa
#
7
Pilgan
Parafrasa bait kedua puisi tersebut adalah ...
A
Waktu terus saja berjalan seiring usia kita yang semakin bertambah, dari anak-anak, remaja, sampai dewasa. Terkadang kita harus beristirahat karena lelah dan jenuh sebab tidak kunjung sampai ke tujuan hidup kita, tidak juga menemukan yang kita cari, seperti pemahaman tentang arti kehidupan kita dan arti kebahagiaan. Kita pun masih terus berjuang dengan fisik yang makin hari mulai rapuh.
B
Waktu adalah aliran sungai panjang yang tidak ada titik akhirnya. Banyak kendaraan saling menyalip, seperti rakit, dayung, sampai perahu. Tidak perlu saling berebut untuk menjadi satu karena jalur kehidupan setiap kendaraan berbeda-beda titik ujungnya. Kecepatannya pun berbeda. Jadi, jangan panik apabila kamu belum kunjung menemukan arti kehidupan dan arti kebahagiaan, tidak seperti orang lain yang sudah menemukannya lebih dahulu.
C
Kita adalah manusia-manusia yang berkejaran dengan waktu yang tidak pernah melambat untuk menunggu siapa pun. Tidak ada satu pun manusia di bumi ini yang pernah memiliki kekuatan untuk melambatkan, memutar ulang, dan mempercepat waktu. Waktu adalah satuan tidak terbatas yang misterius.
D
Sungai waktu itu terus mengalir dari hulu ke hilir. Ketidakberdayaan manusia untuk memperlambat lajunya membuat setiap manusia harus mengikuti alur yang dimiliki oleh waktu. Waktu tidak menunggu siapa pun yang pemalas. Mereka yang malas akan terhanyut ke dalam putaran waktu penyesalan yang tidak berujung.