Cermati penggalan teks eksplanasi berikut!

(Sumber gambar: ntbprov.go.id)
Angin puting beliung adalah salah satu fenomena alam yang dapat menghancurkan segala sesuatu yang diterjangnya. Angin ini berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus. Pada umumnya, lama kejadian angin puting beliung ini adalah lima menit. Beberapa sebutan angin puting beliung di Indonesia, antara lain Angin Bohorok di daerah Sumatera dan Leysus di daerah Jawa.
Angin puting beliung biasanya terjadi pada siang hari pada saat musim pancaroba, tetapi tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada musim kemarau dan musim hujan. Sebelum terjadinya angin puting beliung, suhu udara biasanya panas dan pengap. Suhu udara dan radiasi akibat sinar matahari kemudian memicu pertumbuhan awan secara vertikal. Tak lama kemudian, awan-awan putih tadi akan berubah warna menjadi awan hitam yang mengumpul. Setelah itu, terjadi pergolakan arus udara naik dan turun dengan kecepatan yang cukup tinggi di dalam awan tersebut. Arus udara yang turun dengan kecepatan tinggi lalu menjadi angin yang menghembus ke permukaan bumi secara tiba-tiba dan berjalan secara acak.
(Dikutip dari berbagai sumber)
Gagasan utama dari paragraf kedua teks tersebut adalah ....