Menunggu Hujan
aku masih setia menunggumu
mengguyurkan rindu tanah-tanah tandus
yang akan menumbuhkan rumput, padi,
dan ilalang yang memekarkan hati para petani.
aku masih setia menyambutmu
sambil membaca ulang kenangan
masa kanak-kanak
berlarian di pematang berpayung daun pisang
kembali dari sekolah
Yogyakarta, 6 Desember 2012
(Puisi karya Wiyatmi dalam buku kumpulan puisi Suara dari Balik Kabut)