Latihan Bahasa Indonesia Kelas IV Cerita Rakyat
# 8
Pilgan

Cermati teks berikut!

Bawang Merah Bawang Putih (Labu)

Ilustrasi by Pramana for kejarcita

Alkisah, hiduplah seorang janda dan dua putrinya di sebuah desa. Nama kedua putri itu adalah Bawang Merah dan Bawang Putih. Sifat keduanya saling bertentangan. Bawang Merah anaknya malas, sombong, dan dengki. Sebaliknya, Bawang Putih adalah anak yang rajin, sabar, dan baik hati. Namun demikian, ibu mereka lebih menyayangi Bawang Merah. Mereka menyuruh Bawang Putih yang mengerjakan pekerjaan rumah. Mencuci baju, memasak, membersihkan rumah adalah tugas Bawang Putih. Bawang Putih melakukan itu semua tanpa mengeluh.

Suatu pagi, sepotong cucian Bawang Putih hanyut terbawa arus sungai. Ketika sadar cuciannya hilang, Bawang Putih merasa sangat cemas. Ia menyusuri sungai, namun cuciannya tidak juga ketemu. Akhirnya ia bertemu dengan seorang nenek yang mengaku tahu di mana cucian itu berada. Sang Nenek berjanji akan mengembalikannya jika Bawang Putih membantunya bekerja. Bawang Putih pun menyanggupinya. Hari menjelang sore ketika Bawang Putih selesai membantu sang Nenek. Sang Nenek berterima kasih pada Bawang Putih dan menawarkan hadiah untuknya. "Bawang Putih, pilihlah labu kecil atau labu besar untuk dibawa pulang," ujar sang Nenek. Bawang Putih memilih labu kecil dan pulang ke rumah.

Setibanya di rumah, sang Ibu memarahinya karena pulang terlambat. Setelah dijelaskan oleh Bawang Putih, sang Ibu merebut labu itu dan membantingnya ke lantai. Alangkah terkejutnya mereka ketika perhiasan berharga keluar dari labu pecah itu. Sang Ibu segera menyuruh Bawang Merah pergi mencari nenek itu untuk diminta labu besarnya. Bawang Merah berangkat dan berhasil menemukan sang Nenek. Ia menolak membantu nenek tapi tetap meminta labu besarnya. Sang Nenek menuruti permintaannya. Bawang Merah membawa labu besar pulang menghadap ibunya. Mereka membanting labu besar ke lantai. Ooh! Alih-alih perhiasan berharga, ular-ular berbisalah yang keluar dari labu! Bawang Merah dan ibunya lari ketakutan. Setelahnya, mereka meminta maaf pada Bawang Putih.

Sang Ibu menyuruh Bawang Merah untuk meminta labu besar dari sang Nenek. Watak yang tercermin dari tindakan ini adalah ....

A

dengki

B

kikir

C

pongah

D

loba