Sebagai seorang insinyur yang bekerja di Cakra Yana Buana, sebuah perusahaan otomotif dalam negeri, Doel diminta merancang 2 tipe mobil yang akan diproduksi secara massal sesuai kebutuhan konsumen Indonesia. Ia membuat tabel spesifikasi teknik untuk performa dan kapasitas kedua mobil (mobil A dan mobil B) sebagai berikut:

Mobil tipe A memiliki performa akselarasi dari posisi diam ke kecepatan 100 km/jam dalam waktu 10 sekon sedangkan mobil tipe B untuk mencapai kecepatan yang sama membutuhkan waktu 12 sekon. Untuk rute luar kota atau jalur toll, mobil A dapat menempuh jarak sejauh 14 km tiap liter BBM sedangkan mobil B dapat menempuh jarak 16 km per liter BBM. Jika kedua mobil rancangan Doel bergerak pada lintasan lurus tanpa hambatan dengan kecepatan konstan 100 km/jam dan tangki bahan bakar terisi penuh, berapakah waktu tempuh masing-masing mobil dari posisi diam sampai dengan bahan bakar habis?