Latihan Bahasa Indonesia Kelas VIII Menulis teks persuasi
# 8
Pilgan

Baca teks berikut ini dengan cermat.

Ayo lawan berita hoax untuk mencegah timbulnya fitnah dan permusuhan! Mulai sekarang, mari lebih teliti dan kritis lagi setiap membaca berita atau informasi. Apabila kamu mendapat sebuah pesan atau berita, jangan langsung disebarkan. Perlu dicari tahu terlebih dahulu dari mana sumber beritanya dan seperti apa isi beritanya. Melawan hoax adalah upaya menyelamatkan teman, saudara, dan keluarga dari informasi yang sesat.

Paragraf rangkaian argumen yang tepat untuk melengkapi teks di atas adalah ...

A

Seiring dengan perkembangan teknologi maka akses akan informasi semakin terbuka lebih luas. Kita bisa mengetahui berita kriminal dari suatu daerah di benua Afrika, di kota Turki, atau di sebuah desa di Jepang. Kebebasan akses tersebut juga mempermudah kita ketika ingin menyampaikan sebuah berita atau informasi kepada khalayak umum.

B

Semakin terbukanya akses informasi ini kemudian juga menimbulkan dampak negatif, yaitu maraknya berita hoax. Kini kita bisa dengan mudah menemukan berita yang sumbernya tidak jelas, informasinya tidak valid, dan isi beritanya mengandung maksud negatif. Terhitung pada bulan April 2020, jumlah berita hoax mencapai 405 kasus. Berita hoax sangat berbahaya bagi masyarakat karena bisa menimbulkan fitnah, kebodohan, bahkan permusuhan.

C

Dengan demikian, maka perlu bagi kita semua untuk memberikan pengetahuan kepada keluarga kita tentang langkah-langkah yang benar dalam menerima informasi. Pengetahuan tersebut sekaligus menjadi bekal bagi diri kita agar tidak terjerumus ke dalam berita yang sesat. Dengan mencegah berita hoax, kita sekaligus mempertahankan kehidupan yang damai dan rukun.

D

Pada bulan Januari 2020, seorang pemuda diamankan oleh pihak yang berwenang karena didapati mengusir seorang warga dengan cara kekerasan. Pemuda tersebut mengusir seorang warga yang berstatus sebagai ODP (Orang Dalam Pengawasan) karena takut warga tersebut menyebarkan virus corona di desanya. Padahal warga ODP tersebut sudah memenuhi protokol kesehatan sampai waktu yang ditentukan. Namun pemuda tersebut percaya bahwa virus corona bisa menular lewat udara dan tatapan mata.