Latihan AKM Literasi Kelas II
# 4
Pilgan

Pembangunan dan Bencana Lingkungan

Banjir Bandang Terjang Turki, 5 Orang Tewas

(Sumber gambar: cnnindonesia.com)

Sore itu, seperti biasanya, Dimas dan Adi, kakaknya, mendengarkan berita melalui siaran Radio Republik Indonesia (RRI). Dua kakak beradik itu memang sangat suka mendengarkan siaran radio. Meskipun terlihat kuno dan ketinggalan zaman, bagi Dimas dan Adi, mendengarkan radio merupakan kegiatan yang menyenangkan. Beberapa menit sebelum saran berita di radio dimulai, mereka tak lupa menyiapkan camilan untuk disantap bersama.

Tak lama kemudian, suara penyiar RRI pun terdengar di telinga Dimas dan Adi. "Selamat sore, pemirsa. Di sore hari yang cerah ini saya akan membawakan berita seputar bencana lingkungan yang kerap melanda negeri kita tercinta, Indonesia," ucap penyiar tersebut membuka siaran radio sore itu. Dimas dan Adi pun mendengarkan dengan saksama.

"Seperti telah kita ketahui bersama, bumi saat ini sedang menghadapi berbagai masalah lingkungan yang serius. Enam masalah lingkungan yang utama tersebut, di antaranya, adalah ledakan jumlah penduduk, penipisan sumber daya alam, perubahan iklim global, kepunahan tumbuhan dan hewan, kerusakan habitat alam, serta peningkatan polusi dan kemiskinan. Dari hal tersebut, dapat dibayangkan betapa besar kerusakan alam yang terjadi karena jumlah populasi, konsumsi sumber daya alam, dan polusi yang meningkat padahal teknologi yang ada saat ini belum dapat menyelesaikan permasalahan tersebut."

"Para ahli menyimpulkan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh praktik pembangunan yang tidak memperhatikan kelestarian alam atau disebut pembangunan yang tidak berkelanjutan. Seharusnya, konsep pembangunan adalah memenuhi kebutuhan manusia saat ini dengan mempertimbangkan kebutuhan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhannya."

"Penerapan konsep pembangunan berkelanjutan saat ini ternyata jauh dari harapan. Kesulitan penerapannya terutama terjadi di negara berkembang, khususnya Indonesia. Sebagai contoh, setiap tahun di negara kita diperkirakan terjadi penebangan hutan seluas 3.180.243 ha (atau seluas lima puluh kali luas Kota Jakarta). Hal ini juga diikuti oleh punahnya flora dan fauna langka. Kenyataan ini sangat jelas menggambarkan kehancuran alam yang terjadi saat ini, yang diikuti bencana bagi manusia."

"Tahun 2005–2006, tercatat telah terjadi 330 bencana banjir, 69 bencana tanah longsor, 7 bencana letusan gunung berapi, 241 gempa bumi, dan 13 bencana tsunami. Bencana banjir dan tanah longsor itu disebabkan oleh perusakan hutan dan pembangunan yang mengabaikan kondisi alam."

"Bencana alam yang menimbulkan jumlah korban banyak terjadi karena praktik pembangunan yang dilakukan tanpa memperhatikan potensi bencana. Misalnya, banjir yang terjadi di Jakarta pada Februari 2007 dapat dipahami sebagai dampak pembangunan kota yang mengabaikan pelestarian lingkungan."

"Menurut tim ahli Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air, penyebab utama banjir di Jakarta adalah pembangunan kota yang mengabaikan fungsi daerah resapan air dan tampungan air. Hal ini diperparah dengan saluran drainase kota yang tidak terencana dan tidak terawat serta tumpukan sampah dan limbah di sungai. Akibatnya, debit air hujan yang tinggi menyebabkan bencana banjir yang tidak terelakkan."

"Masalah lingkungan tersebut merupakan masalah serius yang harus segera ditangani. Meskipun tidak mungkin menangani keenam masalah utama lingkungan tersebut, setidaknya harus dicari solusi untuk mencegah bertambah buruknya kondisi bumi."

"Para pendengar, demikianlah berita ini saya sampaikan. Saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam pembacaan berita ini. Terima kasih atas perhatian Anda semua." pungkas penyiar RRI menutup siaran berita sore itu. Setelah mendengarkan berita tersebut, Dimas dan Adi pun berdiskusi mengenai solusi atas permasalahan lingkungan serius yang tengah dihadapi Indonesia saat ini.

(Dikutip dari berbagai sumber)

Pernyataan yang menunjukkan argumen yang terdapat dalam teks di atas adalah ...

A

Para ahli menyimpulkan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh praktik pembangunan yang tidak memperhatikan kelestarian alam atau disebut pembangunan yang tidak berkelanjutan.

B

Bumi saat ini sedang menghadapi berbagai masalah lingkungan yang serius, di antaranya, adalah ledakan jumlah penduduk, penipisan sumber daya alam, dan perubahan iklim global.

C

Misalnya, banjir yang terjadi di Jakarta pada Februari 2007 dapat dipahami sebagai dampak pembangunan kota yang mengabaikan pelestarian lingkungan.

D

Meskipun tidak mungkin menangani keenam masalah utama lingkungan tersebut, setidaknya harus dicari solusi untuk mencegah bertambah buruknya kondisi bumi.