Video Matematika SD 2018/2019

Bangun Datar

USBN 2018/2019 LOTS Teknik Hitung
10 Soal Level: Reguler
01 Oktober 2019
2018/2019
Lihat
12 Februari 2019
Pertumbuhan ekonomi di Indonesia telah meningka...

Siswa

Ingin latihan soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Guru

Ingin akses bank soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis
14 Februari 2019
Food and drink
Lihat
14 Februari 2019
Transportation Vehicles For Children
Lihat
14 September 2020
Timun Mas
Lihat
--- !ruby/object:Level
concise_attributes:
- !ruby/object:ActiveModel::Attribute::FromDatabase
  name: id
  value_before_type_cast: 6
- !ruby/object:ActiveModel::Attribute::FromDatabase
  name: name
- !ruby/object:ActiveModel::Attribute::FromDatabase
  name: created_at
  value_before_type_cast: '2018-12-16 06:28:02.396355'
- !ruby/object:ActiveModel::Attribute::FromDatabase
  name: updated_at
  value_before_type_cast: '2018-12-16 06:28:02.414287'
- !ruby/object:ActiveModel::Attribute::FromDatabase
  name: numeric
  value_before_type_cast: 6
- !ruby/object:ActiveModel::Attribute::FromDatabase
  name: stage_id
  value_before_type_cast: 1
new_record: false
active_record_yaml_version: 2

Soal Populer Hari Ini

Baca teks berikut ini dengan cermat.

Akibat adanya virus corona, segala jenis kegiatan belajar mengajar dalam lembaga pendidikan formal diliburkan untuk sementara waktu. Format pengajaran pun harus berubah. Sebagai gantinya guru dan siswa melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring/online. Namun kegiatan tersebut seringkali mengalami kendala. Hal itulah yang membuat seorang guru di Sumenep memutuskan datang ke rumah masing-masing siswa.

Guru tersebut adalah Avan Fathurrahman. Avan merupakan guru di Sekolah Dasar Negeri Batuputih Laok 3, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, ia menceritakan perjuangannya mengajar di masa pandemi.

Pembelajaran dari rumah mewajibkan Avan memberikan instruksi dan materi pelajaran melalui gawai. Namun hal itu tidak semudah yang diharapkan. Penyebabnya adalah karena tak semua siswa memiliki gawai untuk belajar dari rumah. Jika pun mereka memiliki gawai, tak semua siswa tahu cara pemakaiannya. Selain itu, orangtua siswa sibuk bekerja di sawah, sehingga mereka tak memiliki waktu untuk membimbing anaknya.

Karena kendala tersebut, Avan mengaku terpaksa melanggar imbauan dari pemerintah. Ia berkeliling ke rumah-rumah siswa tiga kali dalam seminggu. Avan harus rela menempuh jarak yang lumayan jauh dan trek yang lumayan sulit karena masuk ke desa-desa. "Bahkan jika hujan, saya harus jalan kaki ke rumah siswa," ungkapnya ketika ditanyai mengenai kesulitannya dalam mengajar. "Saya sadar ini melanggar imbauan pemerintah, tapi mau gimana lagi?"

Unggahan Avan di Facebooknya tersebut kemudian viral. Banyak warganet yang tersentuh dan mendukung Avan. Sebuah akun yang bernama Uti Nyiut memberi komentar, "Semoga selalu diberi kesehatan, ya, Pak. Semoga ilmu yang diajarkan menjadi berkah." Akun lain yang bernama Rubi Rubiarsih juga memberi komentar, "Guru teladan, baik dijadikan contoh untuk semua guru di Indonesia."

Avan adalah guru yang sangat peduli terhadap keberlangsungan belajar siswanya. Semangatnya dalam mengajar bagaikan matahari yang senantiasa menyinari bumi. Ia rela mengorbankan waktu dan tenaganya agar siswanya bisa mendapat pelajaran yang layak. Inisiatifnya tersebut juga tetap ia sertai dengan kesadaran mematuhi protokol kesehatan.

(Sumber: Liputan6.com, dengan penyesuaian)

Majas perumpamaan dalam teks di atas terdapat pada paragraf ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Cerita Inspiratif Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Inspiratif KD3.12

Hasil dari y×y=....y\times y=....

Matematika Level 7 Aljabar Bentuk Aljabar Operasi Hitung Bentuk Aljabar

Hasil dari 28.615+7.308÷36×1514.674= ...28.615+7.308\div36\times15-14.674=\ ...

Matematika Level 6 Operasi Hitung Bilangan Bulat Operasi Hitung Bilangan Bulat Operasi Hitung Bilangan Bulat dan Pecahan Bilangan

Himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan nilai mutlak 2xx+3>12x-\left|x+3\right|>1 adalah ....

Matematika Wajib Level 10 Aljabar Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Pertidaksamaan Linear Satu Variabel dengan Nilai Mutlak

Baca teks berikut ini dengan cermat.

Bukan Uang, Sekolah Ini Minta Siswanya Bayar Pakai Sampah Plastik

Selama ini, plastik selalu dipandang sebagai masalah dan limbah yang mengotori lingkungan. Tapi sebenarnya sampah juga mempunyai nilai guna apabila didaur ulang. Bahkan bagi sebagian orang, sampah adalah barang yang berharga dan menjadi tumpuan hidup. Contohnya, ada sekolah di India yang meminta sampah plastik sebagai pengganti uang sekolah yang harus dibayar oleh siswa.

Akshar Foundation adalah sekolah yang menerapkan program penerimaan limbah plastik untuk didaur ulang. Sekolah yang berada di Desa Pamohi, Guwahati, India tersebut didirikan oleh Parmita Sharma dan Mazin Mukthar. Program daur ulang limbah yang diterapkan oleh sekolah mereka juga mengajak siswa terlibat dalam pengumpulan dan pemisahan sampah.

Ketika awal membuka Akshar Foundation, Parmita dan Mazin mengalami kesulitan. Sebagian besar orangtua tidak mau memasukkan anak-anak mereka ke sekolah. Penyebabnya adalah karena mereka tidak punya biaya untuk membayar uang sekolah anaknya. Para orang tua memilih mengajak anaknya untuk bekerja di pertambangan. Namun Parmita dan Mizan tak patah semangat. Mereka mempunyai satu misi ingin memberikan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Parmita dan Mazin pun akhirnya memulai program sekolah gratis untuk semua anak. Lebih tepatnya bukan gratis, melainkan mengganti uang sekolah dengan sampah plastik. Akshar Foundation mewajibkan para siswanya untuk mengumpulkan 25 buah sampah plastik per minggu dan membawanya ke sekolah. Program tersebut berawal ketika mereka menyadari ada masalah sosial dan lingkungan di sekitar sekolah mereka. Di sekolah, anak-anak belajar tentang pentingnya ramah lingkungan dan berperan aktif di masyarakat. Mereka juga belajar keterampilan yang sesuai dengan kesempatan kerja, seperti memasang panel surya, perkayuan, hingga memperbaiki peralatan elektronik.

Gerakan yang dilakukan Parmita dan Mazin didukung oleh masyarakat sekitar. Banyak toko dan rumah tangga yang menyebarkan pesan mereka dan ikut berperan dalam membersihkan daerah itu. Dukungan juga dirasakan dengan banyaknya anak yang mendaftar di Akshar Foundation. Sekolah yang bermula dengan 20 siswa tersebut kini sudah memiliki hampir 100 siswa yang berusia antara 4 - 15 tahun. Parmita dan Mizan berencana untuk membangun 100 sekolah serupa dalam 5 tahun ke depan.

(Sumber: Liputan6.com, dengan penyesuaian)

Tokoh utama dalam cerita di atas adalah ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Cerita Inspiratif Menulis Cerita Inspiratif KD4.12

Source: earthsky.org

Look at the picture above. Say the jobs that work over there.

Bahasa Inggris Level 4 Bahasa Inggris Jobs Vocabulary: Jobs

Beberapa tumbuhan memiliki batang berongga yang membantu mereka mengapung di atas air. Contoh tumbuhan yang memiliki ciri tersebut adalah …

IPA Level 4 Biologi Bagian Tubuh Hewan dan Tumbuhan Bagian Tubuh Tumbuhan

Jika sekolah dimulai pukul 07.0007.00 dan berakhir pukul 13.0013.00, berapa bagian dari satu hari waktu sekolah tersebut?

Matematika Level 7 Bilangan Bilangan dan Operasi Hitung Bilangan Operasi Hitung Pecahan

Cermati penggalan pidato persuasif berikut!

(1) Maraknya pemberitaan hoax dalam masyarakat seharusnya membuat kita semakin waspada. (2) Hoax atau berita bohong merupakan manipulasi media untuk menguntungkan pihak yang berkepentingan. (3) Dengan berkembangnya teknologi informasi, pembuatan berita bohong tersebut dapat dilakukan kapanpun dan di manapun. (4) Sehingga kita dapat menarik kesimpulan bahwa tidak semua berita yang kita dapatkan dari internet adalah benar adanya.


Kalimat yang mengandung kosakata emotif ditunjukkan oleh kalimat bernomor ....

Bahasa Indonesia Level 9 Menulis Pidato Persuasif Struktur dan Kebahasaan Pidato Persuasif KD3.4

Read the following dialogue and choose the right answer.

Opendoor Education

Source: digital-photography-school.com

Mrs. Jane: You will have a science project. Please, make a group consists of four people. Each group needs to bring a laptop. Do you get my point?

Students: Yes, Ma’am. We understand what you are saying.

According to the dialogue, we know that the students ....

Bahasa Inggris Level 8 Interraction between teachers and students Checking for Understanding Interaction between teachers and students Bahasa Inggris

Cek Contoh Kuis Online

Kejar Kuis

Cek Contoh Bank Soal

Kejar Soal