Contoh Soal

Sistem Reproduksi Manusia – IPA SMP

Sampel materi untuk guru yang ingin cari soal latihan. Temukan bank soal lengkap dan update dengan cara mendaftar gratis. Kirim soal-soal ini ke murid di kelas Bapak/Ibu Guru lewat Google Classroom, dalam bentuk kuis online, tautan kuis, file kuis, atau cetak langsung!

Daftar
Daftar untuk membagikan
    1.

    Penyakit epididimitis ditandai dengan ....

    A

    rasa nyeri dan pembengkakan pada testis

    B

    menurunnya sistem kekebalan tubuh

    C

    menurunnya berat badan secara drastis

    D

    sulit untuk buang air kecil

    Pembahasan:

    Penyakit epididimitis terjadi pada laki-laki, yaitu peradangan pada saluran epididimis akibat infeksi bakteri atau penyakit menular seksual (PMS). Penyakit ini umumnya ditandai dengan rasa nyeri dan pembengkakan pada testis.

    2.

    Bagian yang berbentuk seperti kantong kecil berukuran sekitar 5 cm, terletak di belakang kantong kemih, serta berfungsi menghasilkan zat-zat yang diperlukan untuk perkembangan sperma disebut ....

    A

    vesikula seminalis

    B

    kelenjar prostat

    C

    kelenjar Cowper

    D

    testis

    Pembahasan:

    Organ reproduksi pria memiliki kelenjar-kelenjar yang menghasilkan zat-zat yang dibutuhkan oleh sperma, seperti vesikula seminalis, kelenjar prostat, dan kelenjar Cowper.

    • Vesikula seminalis adalah bagian yang berbentuk seperti kantong kecil berukuran sekitar 5 cm, terletak di belakang kantong kemih, serta berfungsi menghasilkan zat-zat yang diperlukan untuk perkembangan sperma.
    • Kelenjar prostat adalah bagian yang berbentuk seperti kue donat yang terletak di bawah kantong kemih. Berfungsi menghasilkan cairan bersifat asam.
    • Kelenjar Cowper adalah bagian yang berbentuk seperti kacang yang terletak di bawah kelenjar prostat. Berfungsi menghasilkan lendir dan cairan bersifat basa.

    Jawaban yang tepat adalah vesikula seminalis.


    *Testis adalah tempat produksi sel sperma, tepatnya di tubulus seminiferus.

    Ingin coba latihan soal dengan kuis online?

    Kejar Kuis
    3.

    Pembentukan sel telur (ovum) terjadi di dalam ....

    A

    ovarium

    B

    tuba fallopi

    C

    rahim

    D

    endometrium

    Pembahasan:

    Pembentukan sel telur (ovum) terjadi di dalam ovarium. Ovarium atau indung telur terletak di sebelah kiri dan kanan rongga perut bagian bawah. Ovarium berjumlah sepasang dan memiliki bentuk seperti telur. Di dalam ovarium terdapat kumpulan sel yang disebut folikel. Di dalam folikel inilah sel telur (ovum) akan berkembang.

    *Tuba fallopi adalah saluran tempat terjadinya pembuahan atau fertilisasi.

    *Rahim (uterus) adalah organ yang memiliki dinding yang tebal dan berfungsi sebagai tempat perkembangan janin

    *Endometrium adalah dinding rahim.


    4.

    Alat kelamin luar pada perempuan terdiri atas ....

    A

    ovarium, serviks, uterus

    B

    tuba fallopi, infundibulum, fimbriae

    C

    vulva, labium, dan vagina

    D

    endometrium, uterus, serviks

    Pembahasan:

    Alat kelamin luar pada perempuan terdiri atas

    • vulva, suatu celah paling luar dari alat kelamin wanita yang dibatasi oleh sepasang bibir (kanan dan kiri). Ke dalam vulva bermuara dua saluran, yaitu saluran urine dan saluran kelamin (vagina)
    • labium, kedua bibir pada vulva
    • vagina, saluran kelamin, yang menghubungkan rahim dengan lingkungan luar.

    *Ovarium, tuba fallopi, infundibulum, fimbriae, uterus, endometrium, dan serviks adalah alat kelamin dalam perempuan.

    Ingin cari soal-soal HOTS?

    Soal HOTS
    5.

    Pada siklus menstruasi normal 28 hari, ovulasi akan terjadi pada hari ....

    A

    ke-5

    B

    ke-14

    C

    ke-21

    D

    ke-28

    Pembahasan:

    Siklus yang terjadi pada dinding rahim dibagi menjadi tiga, yaitu fase menstruasi, fase proliferasi, dan fase sekretori. Agar lebih jelas dapat dilihat pada gambar di atas.

    Fase menstruasi (hari ke-1 sampai ke-5). Fase ini terjadi jika sel telur tidak dibuahi oleh sel sperma. Pada saat itu, produksi hormon estrogen dan progesteron berkurang sehingga jumlahnya menurun. Hal ini menyebabkan dinding rahim meluruh dan perempuan mengalami menstruasi. Rendahnya kadar hormon estrogen dan progesteron juga memicu kelenjar hipofisis untuk menghasilkan hormon FSH (follicle stimulating hormone). Hormon ini akan memicu berkembangnya folikel dalam ovarium.

    Fase proliferasi (hari ke-6 sampai ke-14). Pada perkembangannya, folikel akan menghasilkan hormon estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini akan memicu penebalan dinding rahim. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan tempat melekatnya embrio apabila sel telur dibuahi oleh sel sperma.

    Sekitar hari ke-13, tingginya kadar estrogen menyebabkan kelenjar hipofisis memproduksi LH (leuteinizing hormone). LH akan memicu pelepasan sel telur dari folikel (ovulasi) pada hari ke-14. Folikel yang telah melepaskan sel telur akan berubah menjadi korpus luteum.

    Fase sekretori (hari ke-15 sampai ke-28). Pada fase ini, progesteron yang lebih berperan dalam penebalan dinding rahim. Jika pada fase ini sel telur tidak dibuahi (tidak terjadi fertilisasi) maka korpus luteum akan berubah menjadi korpus albikan. Korpus albikan hanya sedikit menghasilkan hormon estrogen dan progesteron. Akibatnya, jumlah kedua hormon akan menurun sehingga dinding rahim (endometrium) akan meluruh. Selanjutnya, siklus akan kembali ke fase menstruasi.

    6.

    Skrotum adalah bagian seperti kantung yang di dalamnya terdapat testis. Fungsi skrotum adalah ....

    A

    memproduksi getah atau cairan

    B

    tempat penyimpanan sementara sel sperma

    C

    menghasilkan sel sperma dan hormon testosteron

    D

    menjaga suhu testis agar sesuai untuk produksi sel sperma

    Pembahasan:

    Skrotum adalah bagian seperti kantung yang di dalamnya terdapat testis. Fungsi skrotum adalah menjaga suhu testis agar sesuai untuk produksi sel sperma.

    *Memproduksi getah atau cairan → fungsi dari kelenjar-kelenjar reproduksi.

    *Tempat penyimpanan sementara sel sperma → fungsi dari epididimis.

    *Menghasilkan sel sperma dan hormon testosteron → fungsi dari testis.

    Ingin cari soal-soal AKM?

    Hubungi Kami
    7.

    Perhatikan tahapan-tahapan dalam pembelahan mitosis berikut!

    Urutan tahapan dalam pembelahan mitosis yang tepat adalah ....

    A

    1 – 2 – 3 – 4

    B

    1 – 3 – 2 – 4

    C

    2 – 4 – 1 – 3

    D

    2 – 1 – 4 – 3

    Pembahasan:

    Pembelahan mitosis melalui 4 tahapan yang berkesinambungan, yaitu:

    (2) Profase. Pada tahap ini membran inti mulai rusak menjadi bagian-bagian kecil (fragmen) dan benang-benang kromatin memadat menjadi kromosom.

    (1) Metafase. Kromosom berjejer pada bidang-bidang pembelahan.

    (4) Anafase. Kromatid dari setiap kromosom memisah dan menuju kutub yang berlawanan. Pada akhir anafase kedua kutub sel memiliki kromosom dengan jumlah sama.

    (3) Telofase. Membran inti mulai kembali bergabung dan kromosom mulai meregang. Pada tahap akhir telofase, umumnya diikuti dengan pembelahan sitoplasma yang disebut dengan sitokinesis. Pada sitokinesis terbentuk cincin pembelahan yang berfungsi membagi sitoplasma sehingga terbentuk 2 sel anakan.

    Jadi urutan tahapan dalam pembelahan mitosis yang tepat adalah 2 – 1 – 4 – 3.

    

    8.

    Pada umumnya, seorang perempuan mengeluarkan satu sel telur setiap bulannya. Namun, pada beberapa kasus, perempuan dapat mengeluarkan dua sel telur sekaligus. Jika setiap sel telur dibuahi maka perempuan akan mengandung ....

    A

    bayi kembar dizigot

    B

    bayi kembar monozigot

    C

    bayi kembar identik

    D

    bayi kembar siam

    Pembahasan:

    Pada umumnya, seorang perempuan mengeluarkan satu sel telur setiap bulannya. Namun, pada beberapa kasus, perempuan dapat mengeluarkan dua sel telur dalam satu bulan. Jika setiap sel telur dibuahi maka perempuan akan mengandung bayi kembar dizigot.

    Bayi kembar dizigot akan hidup di dua kantung ketuban yang berbeda, memiliki tali pusat dan plasentanya masing-masing. Kembar ini biasanya tidak memiliki wajah yang mirip, hanya seperti saudara yang seumur saja, serta jenis kelaminnya dapat sama atau berbeda.

    Ingin tanya tutor?

    Tanya Tutor
    9.

    BPH (Benign Prostatic Hyperplasia) adalah kondisi di mana kelenjar prostat mengalami pembesaran. BPH dapat menyebabkan ....

    A

    penyempitan saluran uretra dan aliran urine tersendat

    B

    pembengkakan saluran uretra dan sering buang air kecil

    C

    kelenjar prostat tidak dapat menghasilkan cairan

    D

    peradangan dan disfungsi pada kelenjar prostat

    Pembahasan:

    BPH (Benign Prostatic Hyperplasia) adalah kondisi di mana kelenjar prostat mengalami pembesaran dari ukuran normal sekitar 20 gram. Peluang seorang laki-laki mengalami BPH meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Apalagi jika ditambah dengan gaya hidup yang kurang sehat, kurang berolahraga, obesitas, atau riwayat penyakit jantung dan diabetes. BPH dapat menyebabkan penyempitan saluran uretra sehingga akan kesulitan dalam memulai berkemih, aliran urine menjadi lemah dan tersendat, serta sering buang air kecil.

    sumber: lasvegasurology.com

    10.

    Kebiasaan memakai celana berbahan ketat akan mengganggu sistem reproduksi. Pada laki-laki, kebiasaan ini dapat meningkatkan suhu pada daerah kelamin. Apa akibat dari kondisi tersebut?

    A

    Pembengkakan pada kelenjar reproduksi.

    B

    Pembentukan sel sperma akan terganggu.

    C

    Produksi getah/cairan dari kelenjar reproduksi akan terhambat.

    D

    Penyempitan pada saluran urine dan sel sperma.

    Pembahasan:

    Kebiasaan memakai celana berbahan ketat akan mengganggu sistem reproduksi. Pada laki-laki, kebiasaan ini dapat meningkatkan suhu pada daerah kelamin, misalnya pada testis. Testis adalah tempat berlangsungnya pembentukan sel sperma (spermatogenesis). Suhu yang tinggi pada testis akan mengganggu proses spermatogenesis karena suhu yang dibutuhkan seharusnya lebih rendah.

    Daftar dan dapatkan akses ke puluhan ribu soal lainnya!

    Buat Akun Gratis